BERJULUK KYAI CILIK bagian 9
Mulai saat itu daerah Pandeglang, jika sampai ke pabrik Sosro, lalu bertanya tentang KYAI CILIK, maka semua angkot, tukang ojek akan segera tau, tiap hari ratusan bahkan ribuan tamu datang, dari yang pejabat sampai setarap Pak Soeharto, sampai menteri, para wakil rakyat, gubernur dan bupati, juga orang kecil penjual es keliling, atau penjual bakso dorong, semua diterima sama.
Jika Presiden datang belakangan maka dia harus bertemu belakangan, semua orang yang sakit dapat disembuhkan, jika ingin cukup dilihat maka bisa langsung dites di tempat, orang yang rusak ahlaqnya, preman, orang suka mabuk, jika bertemu Kyai Cilik, maka akan dengan segera menjadi sadar dan bertaubat,.
Muridnya berdatangan dari semua penjuru, bahkan ketika Kyai Cilik menemui tamu, maka 24 jam tak ada henti, beliau sering menjadi 5 tubuh untuk menemui tamu-tamunya, sehingga cukup masuk kamar, maka akan berganti menjadi orang baru yang segar bugar, karena tubuhnya telah berganti dengan tubuh yang lain.
Tak terhitung orang diIslamkan. Kyai Cilik selalu tak pernah membedakan orang lain agama atau orang Islam, pejabat tinggi atau orang kecil yang miskin, semua sama, tak pernah Kyai Cilik merasa dirinya orang hebat, tak pernah mengakui dirinya wali walau setiap jum'at sholat di Makkah, tawadhu'nya tak ditemukan di Kyai manapun, sehingga orang akan betah berlama-lama, cuma ingin mendengar sekedar petuahnya.
Bertahun telah berlalu, dan Kyai Cilik tak pernah berubah, juga jika beliau tak mau difoto, maka sekalipun difoto, maka tak akan ada gambarnya, juga tak pernah sekalipun kyai mau diliput masuk tivi, walau berbagai wartawan semua tivi swasta telah membujuknya, dan berhari-hari, bahkan berbulan-bulan menginap hanya minta ijin meliput, tapi tak pernah mendapat ijin, jika memaksakan diri, maka dijamin kamera akan terbakar.
Sehingga sekian tahun berlalu, dan sekalipun presiden berganti-ganti, jarang orang yang tau keberadaannya, kecuali yang beliau kehendaki untuk bertemu dengannya, bahkan sudah banyak cerita, jika orang yang tak di kehendaki bertemu, maka sepanjang waktu mencari juga hanya berputar-putar tidak menemukan alamatnya.
Apalagi kok seseorang dengan niat yang tidak benar, maka seringnya akan berputar-putar tak bertemu dengan Kyai Cilik, walau jelas banyak orang yang bertemu dengannya.
Kadang Kyai Sepuh jauh-jauh menemuinya, dan mencium tangannya, dan menangis minta dido'akan agar meninggal khusnul khotimah, sebagaimana juga Gus Dur yang menangis mencium tangannya minta dido'akan meninggal khusnul khotimah, dan ulama', juga habaib mendatanginya minta do'anya.
Sudah tak terhitung Abuya yang dalam bimbingannya, sudah tak terhitung Kyai yang menjadi kyai karena dijadikan kyai olehnya, pancarannya seperti matahari, menyinari setiap hati, dan sebagai mursyid toreqoh yang banyak mursyid dicetak di bawah bimbingannya.
Setiap gerak dan lakunya adalah tauladan, setiap katanya penuh hikmah, walau kadang disampaikan dengan canda, agar orang yang mendengar tidak tersinggung.
Seseorang yang dibimbing beliau, jika mengikuti apa yang beliau katakan, maka bisa dibuktikan keberhasilannya, sebab beliau melihat masa depan sehingga tau bagaimana seseorang itu harus melakukan tindakan yang benar, dalam usaha atau apapun yang harus dilakukan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar