Rabu, 07 Oktober 2020

"SILENT KILL PERSON" CHAPTER 13 PART 1

★HENING★ Part 13 (1) 



" PERTEMPURAN DAN SEORANG JENDRAL"




"..Tahan tembakan!!!",

Lettu Adam memberi instruksi, keadaan berubah hening seketika,

"Selamat datang... Saya tahu kalian datang untuk membawa saya..",

Sapa PM Ghoydee yang secara tiba-tiba berdiri di depan para pengawalnya,

"Apa yang bapak lakukan..?..",

Seorang pengawalnya bertanya dengan masih mengarahkan senjatanya ke Lettu Adam dan anggotanya,

"Sudahlah.. Semua ini kesalahanku dalam mengambil keputusan, perang ini terjadi karena tindakanku, jadi biarkan aku mempertanggung jawabkan perbuatanku..",

Jelas PM Ghoydee ke pengawalnya itu..

"Tapi pak..!",

Pengawalnya yang lain juga tak bisa terima pemimpinnya jatuh ke tangan musuh,

"Turunkan senjata kalian..! Ini perintah! Dan jangan ikuti aku..!",

PM Ghoydee berteriak tegas,

".. Si..siap pak..",

Para pengawalnya itu segera menurunkan senjata mereka,

"Nah.. Sekarang, bisakah kalian membiarkan para pengawalku tetap disini? mereka masih terlalu muda untuk ini..",

PM Ghoydee bertanya sambil memperhatikan para pengawalnya,
Lettu Adam tampak bingung, namun demi menghargai seorang pemimpin negara ini, ia menyanggupinya,

"Baik pak Perdana Mentri, saya akan membiarkan mereka untuk tetap disini setelah saya melucuti senjata mereka..", 

Jelas Lettu Adam,

"Terima kasih... Kalian prajurit yang baik, nah, sekarang hendak kemana kita..?",

PM Ghoydee sedikit bergurau kemudian berjalan maju meninggalkan ruangan itu beserta para pengawalnya sebagai tahanan terhormat prajurit indonesia, tampak salah seorang pengawalnya menyaksikannya berlalu dengan mata berkaca-kaca, merasa gagal dalam melaksanakan tugasnya, dan benar mereka masih terlalu muda.

............
Markas Militer Puea Thai Party, Bangkok..

"Pak maaf saya Lancang., tapi mengapa kita belum mengirim bantuan ke pasukan-pasukan yang bertempur di Istana PM Ghoydee..? Ini seperti sebuah kesalahan..!",

Jend. Tedo bertanya pada Panglima Katsuun, ia mulai merasakan suatu kejanggalan dalam perang ini,

"Apa kau hendak menuduhku dengan kata-kata provokasimu?!?",

Jawab Pang. Katsuun, mengagetkan beberapa orang yang ada dalam ruangan itu,

"Tidak panglima, saya hanya ingin memastikan bahwa PM Ghoydee tidak dalam bahaya..",

Tambah Jend. Tedo,

"kalau begitu.. Diamlah! dan jangan mengganggu konsentrasiku!",

Jawab Pang. Katsuun.

..........
Khao sam roi yot, Thailand..

Dua jet tempur tipe SU-27 tampak mengejar dua SU-27 juga secara terpisah, hanya sedikit torehan warna dan bendera negara yang terpasang di salah satu dua SU-27 itu yang membedakannya.

Aksi kejar-kejaran dan saling menghindar masih dilakukan ke 4 jet tempur canggih itu, duel kali ini tampak seimbang karena tak satupun dari mereka berhasil mendapatkan "Locking" untuk menembakkan Rudal, juga jarak yang terjaga dari mereka sehingga juga tidak bisa menembak dengan senjata mesin yang terpasang.

"..Garuda 1 ke Garuda 2.. Jika terus seperti ini kita akan kehabisan waktu..",

Letnan Yudha memberi tau di tengah-tengah usahanya mengendalikan SU-27 nya untuk menandingi SU-27 musuh,

"Diterima garuda 1, ada rencana?..",

Letnan Surya, pilot SU-27 garuda 2 bertanya balik.

"Sebaiknya kita gunakan formasi 118 ganti..",

Letn.Yudha mengusulkan,

"Diterima, laksanakan..!",

Sahut Letn. Surya.

Letnan Yudha segera mengarahkan jet tempurnya mendekati jet tempur Letnan Surya, mereka segera melesat bersama bersebelahan, ke dua SU-27 musuh tampak bingung dengan yang dilakukan mereka, membuat jet musuh terpaksa mengikuti pergerakan mereka, sehingga semua jet tempur yang tengah bertempur itu tampak berbaris dengan 2 jet tempur di depan, dan 2 di belakang terbang beriringan, namun mereka tak mengidahkannya karena mereka masing-masing telah mendapatkan "Locking" terhadap ke 2 jet tempur indonesia itu.

"Wwwuuuummmmppppp"

Deru jet-jet itu menggema di penjuru angkasa thailand,

"Sekarang...!!!",

Letnan Yudha berseru,

"Tash...Tash..Tash!!! "

Ke dua jet tempur itu secara bersamaan menembakkan sejumlah Flare, kemudian secara bersamaan mereka bermanuver ke kiri dan kanan, memutar dengan cepat mengandalkan tenaga SU-27 mereka yang disebut-sebut sebagai tandingan Hornet Amerika itu.

Pilot-pilot SU-27 musuh yang tak dikenal itu mendadak kaget, 2 jet tempur sasarannya menghilang di antara tembakan Flare tadi, mereka semakin kaget ketika kokpit mereka berdengung tanda bahaya,

"Tiiit.. Tiit" 

"Bssshhh... Bshhh wussssmmmmpppp!"

Dua buah rudal mengarah ke masing-masing dari mereka, dari jarak sedekat itu, sangat mustahil mereka bisa menghindar,
Flare mereka tembakan tapi..

"DUAAAMMMRRRRPPPPP..!!!"

Rudal-rudal yang di lepaskan 2 jet Sukhoi indonesia itu telah menghantam mereka.
Kembali gumpalan api menghiasi langit Thailand,

"Bagus,kita berhasil letnan..!",

Letn.Yudha bersemangat,

"Yah, ayo kita bergabung dengan Garuda lainnya..",

Balas Letn.Surya,

"Bagaimana dengan Garuda 5?..",

 Tambah Letn.Surya

"Garuda 5 telah berjuang dengan gigih.. Maka dari itu kita tidak boleh menyia-nyiakan pengorbanan rekan kita..!",

Sahut Letnan Yudha.

.........
Kawasan Istana PM Ghoydee, bangkok..

Pertempuran kini mulai mengendur, masing-masing kubu terlihat mulai kelelahan, panser-panser militer thailand kesulitan masuk karena terdapat barikade dari puing-puing bangunan yang di buat oleh Skuadron pimpinan Letnan Yudha.

Keadaan militer thailand semakin tak karuan setelah mereka menyadari tak ada bantuan apapun yang datang, padahal mereka berjuang di tanah mereka sendiri.

"Deg..deg..deg..deg.."

Suara deru di langit sejenak mengoyak kembali nyala pertempuran dikota ini, Heli-heli tempur tipe AS 550 fennec yang berjumlah 12 unit itu tiba setelah sebelumnya berhenti di Lanud Skuadron 16 Riau pekan baru, untuk mereload segala peralatan dan langsung menggempur pasukan-pasukan Thailand setibanya mereka disana.

Tampak di antara heli-heli yang sibuk melancarkan serangan ada satu Heli yang hendak melakukan pendaratan di pelataran Istana PM Ghoydee.

Riuh tembakan terjadi, menjadikan Bangkok tak ubahnya seperti wahana digital Star Wars, penuh dengan kilatan dan letupan api menyala di berbagai tempat.

..........

(Bersambung)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

"SURODIRO JOYONINGRAT, LEBUR DENING PANGASTUTI"

Kata-kata "SURO DIRO JOYONINGRAT LEBUR DENING PANGASTUTI" itu bersal dari tembang kinanthi ronggo warsito: Jagra angkara winangun ...