Minggu, 08 November 2020

"SILENT KILL PERSON" CHAPTER 49 PART 2

★HENING★  Part 49 (2)



"Ini terlalu gelap..", 

gumam Sers.Willy sembari mengelap lensa 'mata malam'-nya yang berembun.
Ke-2 rekannya tampak berjalan pelan mengikuti dibelakangnya.

Seorang prajurit tim Sers.Willy yang berada paling belakang, pvt.Steward merasa memijak sesuatu, namun ketika ia mencoba melihatnya sebuah tangan mendekap mulutnya dan menariknya, ketika ia berusaha berteriak sebilah sangkur menyayat lehernya,
Darah mengucur ditengah hujan lebat tersebut.

"Srrkkhhh..."

Salah satu prajurit Green Berets itu kehilangan nyawanya, tampak Elang mengelap sangkurnya yang penuh darah dengan dedaunan disekitarnya.

"Semuanya, berhenti.. Laporkan status kalian..",

 perintah Kapt.Sherman.

"Ya Chief.., masih belum ada tanda-tanda mereka..", 

sahut Sers.Harry.

"Begitu juga disini chief.., masih... Oh shit! Sungguh sialan..dimana dia?!",

 ucap Sers.Willy panik baru menyadari seorang rekannya hilang.

"Ada apa willy..? Willy..! Laporkan statusmu..!", 

seru Kapt.Sherman.

"Steward tidak ada..! Kita kehilangan Steward Chief..!", 

sahut sers.Willy panik.

"Apa..?!? Sial! Dasar mereka pengecut!",

 tanggap Sers.Harry memukul batang pohon didekatnya.

"Willy, Harry, tenangkan diri kalian..! Steward masuk.., steward kau mendengarku??",

 seru Kapt.Sherman.

"Shit!!", umpat kapt.sherman, lagi-lagi ia kehilangan seorang anak buahnya.

"Semuanya.., tetap fokus..! Perhatikan langkah kalian..! Tembak apapun yang mencurigakan..!", 

perintah kapt.Sherman.

Sementara dibalik semak belukar Elang mendengarkan pembicaraan pasukan kapt.Sherman dari radio yang ia rampas dari pvt.Steward yang telah ia bunuh sebelumnya.

"Aku melihat mereka..", 

gumam Adam.

"Yah aku juga, kurasa Elang melakukan sesuatu sehingga mereka mudah terlihat..", 

sahut Mahda yang merunduk disebelahnya.

"Tunggu disini..aku akan memutar..",

 ucap adam sembari merayap ke samping.

"Tunggu mau kemana kau..???", 

sahut Mahda berusaha mencegah namun Adam sudah bergerak menghilang dibalik rimbunnya tanaman kecil disekitar mereka.

" ! "

"Tash..tash..tash..!",

Sers.Harry melepaskan tembakan.

"Harry! Apa yang kau tembak..?!?", 

seru kapt.Sherman.

"Aku rasa aku melihat sesuatu..", 

sahut sers.Harry.

"Adam..?!?", 

gumam Mahda mengetahui tembakan itu mengarah ke arah dimana Adam tadi bergerak.

"Aku akan memeriksanya chief..",

 ucap sers.Harry.

"Harry, menyingkir..! Tembakanmu tadi menunjukan dimana posisimu..!", 

seru Kapt.Sherman.

"Tsst..tsstt.."

Salah seorang lagi yang berada disebelah sers.Harry roboh bersimbah darah.

Dibalik kegelapan, Elang memanfaatkan moment tembakan sers.Harry untuk memperkirakan posisi tim sers.Harry.

"Apa?!?", 

sers.Harry segera menunduk panik menyadari seorang rekannya roboh.

"Harry..! Apa yang terjadi..?!?", 

tanya Kapt.Sherman.

"Kita kehilangan seorang lagi chief.!",

 jawab sers.Harry dengan nada panik.

"Sial..! Sudah kukatakan padamu untuk tenang..!", 

geram Kapt.Sherman.

"kapten mereka berarti berada ditengah-tengah..", 

gumam Elang dalam hati membaca posisi mereka.

"Mereka dari arah belakang Chief..!",

 seru sers.Harry setelah memeriksa tubuh rekannya yang bersimbah darah.

"Willy, periksa bagian belakang..!", 

seru Kapt.Sherman.

"Tssstt..Tssstt.."

Seorang dari tim sers.Harry kembali roboh bersimbah darah.

"Sial..! Mereka ada dimana-mana..!",

 ucap sers.Harry meyadari kali ini rekannya tertembak dari arah depan.

"Chief..! Apa yang harus kita lakukan..?!",

 tanya Sers.Willy.

Kapt.Sherman hanya diam berusaha memikirkan sesuatu.

Sementara kepanikan tampak jelas meliputi raut wajah semua pasukan Kapt.Sherman yang tersisa.

"Chief..!", 

panggil Sers.Willy lagi.

"Yah Willy, tetap waspada.., jangan terlalu banyak bergerak..! Itu akan membuat mereka mengetahui posisimu..!", 

sahut kapt.Sherman.

"Mereka bergerilya.., berarti mereka tak terlalu banyak.., ayolah berfikir..", 

gumam Kapt.Sherman dalam hati.

(Bersambung)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

"SURODIRO JOYONINGRAT, LEBUR DENING PANGASTUTI"

Kata-kata "SURO DIRO JOYONINGRAT LEBUR DENING PANGASTUTI" itu bersal dari tembang kinanthi ronggo warsito: Jagra angkara winangun ...