Sang Kyai 76
Ini beberapa kisah murid TQNS dan semua adalah kejadian sebagaimana mereka ceritakan.
[Dindo Raajan Al-Arwarh]
Tadi sore saya pulang ke rumah ibu dari tempat istri bekerja yang jaraknya 2,5 jam dengan kecepatan 80 km/jam (saya ndak berani terlalu kebut),,, Karena merasa badan amat lelah dan juga terfikir jauhnya jarak tersebut,,,
Tiba-tiba terlintas teringat Bacaan Rofitoh dan pesan Kyai Hubbah, untuk cerdik dan pandai dalam mengamalkan amalan yang diberikan,,,
Lalu di perjalanan itu saya baca Rofitoh ditambahi dengan “Yaa,,, Alloh,,, Saya Minta perpendeklah jarak perjalanan hamba ini dari awal pergi hingga tujuan,,, Aamiin,,,”
Setelah itu di perjalanan saya baca Surah Al-Fatihah dan kadang terganti dengan Kalimah Laa ilaaha Ilallooh di dalam hati,,,”
Subhanalloh,,, Hal yang menakjubkan adalah jarak yang saya tempuh itu hanya 2 jam dengan kecepatan 60 km/jam (karena kondisi badan dan jalan yang ramai mobil besar-besar, saya ndak berani kebut-kebutan),,, Allohu Akbar,,,
[Mochamad Jarwanto]
Kemarin hari minggu seperti biasanya saya sempatkan untuk ikut khususi (dzikir bersama) di pondok Alm Kyai Asrori, walau sekarang saya sudah ikut TQNS akan tetapi saya tidak pernah lupa akan jalan saya dan bimbingan beliau awal-awal saya ikut thoriqoh, untuk silaturahim sama ikhwan-ikhwan yang ada disana.
Kalau bacaan yang dibaca hampir sama dengan bacaan dzikir minggu legi atau minggu kliwon, jadi kalau kangen dengan ikhwan di pondok hari minggu saya sempatkan hadir di pondok kedinding, nah ceritanya ketika dzikir sudah hampir habis, kebetulan saya dapat tempat di luar, karena banyak jamaahnya walau masjidnya besar tetapi masih tidak muat sehingga sebagian jamaah menempati emperan kotak pondok santri-santri.
Kadang secara bayangan tampak beliau alm. Kyai Asrori sedang berdiri di depan Makamnya, kadang tidak, cuman kalau nampak latifah ini rasanya dinginnn begitu.
Kembali ke cerita, setelah hampir habis terlihat mendung begitu tebalnya di atas langit, dan gerimis mulai jatuh secara halus, tetapi belum basah karena butiran-butiran airnya masih halus, akan tetapi ibu-ibu yang berada di luar panik karena rata-rata jamaah ibu-ibu ini juga membawa anak-anaknya.
Ketika itulah dalam pikiran saya terbersit untuk mencoba ijazah Kyai, sambil ingat-ingat cara menarik awan dalam cerita Sang Kyai, saya konsentrasi sejenak, kemudian membaca doa rofitoh dengan mengganti dengan malaikat Rohman, perlahan saya melihat ke atas kemudian saya bayangkan mendorong awan di atas bergeser ke arah selatan, supaya jamaah yang di luar tidak kehujanan.
Sambil menunggu antara rasa ya dan tidak perlahan saya lihat awan-awan tersebut bereaksi tidak, karena mendungnya putih tidak seberapa jelas penampakan pergeseran awannya, akhirnya saya berfikir, mungkin belum bisa apa yang saya lakukan sambil konsentrasi ke bacaan dzikir, dan saya lupakan apa yang telah saya coba, sambil memberi kesimpulan sebentar lagi tentu hujan deras.
Karena asyik konsentrasi dzikir jadi lupa kejadian di luar sampai ketika hampir selesai sudah bacaan doa saya tersadar lagi, ternyata saya melihat keatas susunan awan seperti ada lubang di tengah, padahal di sekitarnya mendung tebal hitam dan kelihatannya daerah sekitar hujan, tetapi di daerah majelis dzikir dan sekitarnya belum hujan, saya menganggapnya kebetulan saja, kemudian karena ada janjian berkunjung ke rumahnya mbak Yuli Astutik mumpung suaminya di rumah saya terus berangkat setelah selesai bersalam-salaman dengan sesama ikhwan.
Dalam hati saya berfikir antara ya dan tidak apakah yang saya lakukan tadi ijabah, yang jelas semuanya kehendak Allah semata, dan terima kasih buat Kyai yang telah memberikan ilmu, semangat dan teguran agar saya selalu bersemangat dalam menjalani latihan-latihan yang diberikan… mudah-mudahan bermanfaat bagi semua ikhwan dan akhwat… amiien.
[Iyaz Aza]
Malam semakin larut aku bersama kakak dan juga tetangga asyik bercengkrama sampai lupa waktu, tangan tak hentinya melukiskan hati kala berdzikir, jam menunjukkan pukul 9 malam kuputuskan untuk menutup warung saja, lanjut ambil air wudhu lalu shalat isya, lanjut lagi dzikir… baru sampai baca ayat kursi hawa ngantuk kembali menerpa… entah sampai berapa kali saya tertidur dalam duduk mengulang dan terus mengulang… dalam hati ini serangan bener-bener kuat bikin ngantuknya, lalu memanjatkan doa pada Sang Kuasa memohon untuk dihilangkan ini rasa ngantuk, seketika seperti mendapatkan cakra (kaya film naruto aja cakra, hehehe). Seperti mendapatkan energi yang bikin mata melek… alhamdulillah dzikir lanjut, eh baru juga sampai kirim fatehah rasa ngantuk itu kembali… saya pun entah berapa kali tertidur, kembali tersadar karena tangan digigit serangga (ga’ang), ini hewan sering banget ke kamar saya, lanjut dzikir ngantuk pun tetap menyerang, tiba-tiba tali counter dzikir terbuka sendiri, sontak saya kaget setengah mati… siapa gerangan? Selesai dzikir pondasi saya lanjut dzikir puasa yang belum terselesaikan (maklum kurang rajin saya, hehe), ketika dzikir lahaula wa kuata.. tiba-tiba tangan seperti banyak semutnya hawa dingin menjalar dari jari tangan yang memegang counter, seperti ada yang mau menyerang, tiba-tiba dari arah depan tiba-tiba terlihat banyak senjata yang berputar-putar di seluruh kamar penuh dengan senjata seperti senjata bintang ninja, ini lebih besar lalu berputar-putar di langit-langit semakin kencang dan semakin mendekat seperti mau menyerang… entah siapa yang menuntun tiba-tiba tangan kanan secara repleks menangis semuanya… hancur lebur! alhamdulillah… selamat!
[Dindo Raajan Al-Arwarh]
Beberapa hari yang lalu, saat habis shalat magrib, setelah zikir pondasi, tiba-tiba terlintas untuk memberi air obat untuk Emak saya tersayang,,, He,,,
Lalu saya ambil air satu gelas, saya baca do’a rofitoh dan memohon segala penyakit yang ada di Emak saya segera sembuh dan tak kambuh lagi,,,
Lalu Emak saya suruh minum, tetapi diminum saat saya pergi,,, Besoknya Emak saya cerita,,, Katanya dadanya terasa panas dan menggelegak, lalu tiba-tiba sakit perut, dan saat buang air besar (maaf,,,) katanya ada rambut yang keluar, dan tiba-tiba hilang dari telapak tangan…
Alhamdulillah,,, Emak saya ndak ngeluh sakit pinggang dan sakit magh lagi. Semoga Emak saya sakitnya ndak kambuh-kambuh lagi. Aamiin…
[Iyaz Aza]
Setelah dzikir saya lanjut doa rofitoh… baru hitungan di bawah 10 tangan kanan tiba-tiba mengeras lalu mengepal seperti memegang cambuk lalu replek saya cambukkan ke depan, alhamdulillah gak terjadi apa-apa, sebelumnya tepatnya hari kemarin saya seperti ada yang ngasih cambuk panjang warna biru menyala kyai, saya trima saja dan malam ini cambuk itu hadir seperti barusan saya cerita, lanjutin doa rofitoh tiba-tiba badan saya seperti dipenuhi semut rasanya adem dan dingin, bergetar badan ini seakan semua jadi menebal kyai.. langsung saya ucapkan salam, pertama salam saya gak dijawab kyai, lalu saya salam lagi, ntah benar atau tidaknya saya juga masih awam kyai, mulut ini berbicara saya malaikat yang dikirim gurumu untuk memberikan ilmu padamu, lalu malaikat itu mengajak salaman, setelah itu saya bertanya bolehkah saya tau namamu, lagi-lagi mulut saya berbicara “namaku Ismail yas”… bersiaplah aku akan memberikanmu bola api biru, lalu tangan kanan bergerak sendiri seperti mau mengepal sesuatu (mungkin bola api biru tersebut), terasa berat banget kyai, di hayalan saya malah terlihat seperti Rasengan (ilmu bola cakra birunya naruto), lalu Ismail berbicara : “coba kamu lemparkan ke depan”, setelah dilempar tangan berasa ringan kyai, lalu Ismail bilang, “gunakan ilmu ini buat membantu gurumu melawan musuh-musuhnya, membantu sesama”, apa kamu dapat membantu melindungi kelurgaku, menyembuhkan sakitku dan semua keluargaku, Ismail menjawab : “baik saya akan menyembuhkannya”, tanpa sadar tangan bergerak menengadah ke atas lalu mulut berbicara memohon kesembuhan dan perlindungan seijin Allah, lalu tangan bergerak ke bawah bahu kiri saya seperti mencabut sesuatu, setelah itu dibuang, lalu bergerak lagi meremas dada samping kiri yang sakit (pulang dari Pekalongan kemaren kyai sakitnya ga ilang-ilang), diremas lalu dibuang, lalu saya pegang-pegang dada kiri samping, alhamdulillah sembuh ga nyeri lagi cuma linu yang terasa, lalu saya bertanya : “apa kamu yang kemaren ngasih cambuk panjang biru menyala itu?” Ismail menjawab : “ya itu aku yang memberikan atas ijin Allah”, setelah itu Ismail bilang mau pamit pergi dan mengucap salam, lalu badan saya terasa lemas, badan tiba-tiba guling kekanan dalam keadaan bersila, setelah itu saya lanjutkan doa rofitoh, selang beberapa detik Ismail tiba-tiba datang, Ismail: “yas ada yang menyerang kamu, segera keluarkan cambuk dan rasengan kamu”, lalu tangan kanan ke atas, tangan kiri sedikit mengepal, konsentrasi pada lapadz Allah, seketika cambuk dan rasengan sudah di tangan, kucambukkan berkali-kali ke depan semua hancur, rasengan pun kupegang dua tangan sehingga jadi besar kulemparkan ke depan alhamdulillah hancur semua kyai, subhanallah dahsyatnya Kekuasaan Allah… setelah itu saya merasakan seseorang hadir di samping depan saya, seperti seorang kyai bercahaya silau mata saya menatapnya, lalu saya bertanya pada Ismail : “siapa yang datang Ismail?”, Ismail menjawab : “beliau adalah kyai Cilik yang akan memberikanmu ilmu, bersiap-siaplah”, setelah itu tangan seperti ada yang menuntun bersalaman dengan beliau dan mencium tangannya, terasa harum. Lalu saya bersiap-siap kyai, konsentrasi pada lapadz Allah, tiba-tiba kepala seperti dipegang kyai Cilik bergetar, panas menjalar lalu menjadi dingin, setelah selesai tiba-tiba dari depan seperti ada panah/pisau dilempar ke saya, secara repleks kepala saya bergerak menghindar kyai sampai dua kali, lalu silih bergantian banyak senjata menyerang, alhamdulillahnya saya bisa menghindar dengan begitu cepat kyai, lalu fokuskan kekuatan pada Allah semua senjata tertahan dan hancur lebur kyai, Subhanallah… lalu saya bertanya pada Ismail : “ilmu apa yang kyai berikan pada saya Ismail?”, Ismail menjawab : “itu ilmu cepat tanggap, jadi kalau ada serangan kamu dapat mengetahuinya dan menghindar dengan cepat”… Subhanallah saya pun tertuntun bersalaman dengan kyai Cilik, lalu saya ingat dosa-dosa saya dan menangis di pangkuan kyai Cilik kyai, lalu kata Ismail kyai pamit mau pergi lalu mengusap-usap kepala saya, sebelum pamit saya bertanya apa saya dapat memanggil Ismail sewaktu-waktu? Ismail menjawab : “Ucapkan salam 3 kali insya Allah atas ijin Allah aku datang”… lalu Ismail pun pamit dan mengucap salam.
[Doddy Ryan]
Semalem sekitar jam 10, setelah doa rofitoh sambung bismillah…. baru dapet 5 ribuan… tangan kiri terasa panas dan menebal tangan kanan kesemutan, badan memutar kekanan belakang, tangan kanan keatas seakan-akan ada yang mau salaman, jadi seperti pesan guru… mungkin ini malaikat, kuucapkan salam… tiada jawaban, kuucap lagi baru ada jawaban.. WA’ALAIKUMSALAM, kutanya apa bener ini malaikat, YA, siapa namanya… RIDWAN, hmmm apa mau jadi sahabat saya dan membantu saya? YA, lalu saya diam… tangan gerak sendiri ambil cambuk dan pedang… gak taulah ini beneran apa halusinasi, bacaan bismillah kuteruskan, tapi tangan tetap gerak sendiri memainkan pedang kembar, gantian dengan cambuk…. setelah kedua senjata tersimpan di pinggang, ganti tangan membuat bulatan seperti bola tapi besar, lalu ada suara yang memerintahkan untuk melemparkannya ke arah mana saja saya suka… kepada orang/mahluk yang menyerang gurumu, terus kulihat sosok S yang kita kenal… tapi saya tidak arahkan bola itu padanya, karena Allah telah mengambil urusan dengan dia, lalu ada lelaki separoh baya, mungkin dukun, dari mukanya kelihatan orang suka lelaku nyleneh.. hehe… kulemparkan aja bola itu (kalau kelamaan pegang capek juga… bolanya berat)… duarrr… balonku meletus, muka saya menghadap ke atas mulut terbuka, tapi tenggorokanku tertutup… eh tiba-tiba bunyi TEK.. tenggorokan terbuka, jari tangan kiri (membentuk pistol-pistolan) menekan uluhati terus naik ke leher tangan kanan ke atas seperti mengambil sesuatu.. lalu memasukkannya ke dalam mulut, hal ini terulang hingga 3x, tangan kiri masih berbentuk pistol menekan kearah jantung, tangan kanan dengan bentuk pistol juga menekan dada kanan (sebaris dengan jantung)… tangan juga bergerak menghalau jin-jin sekitar restaurant (saya berzikir di restaurant) dan membuat pagaran di sekeliling.
Saya tidak tahu apakah ini hanya halusinasi saya atau memang benar-benar saya alami berjumpa dengan malaikat RIDWAN. Tapi saya bersyukur, dengan kejadian ini… rasa mengantuk yang selalu melanda… hilang kabur entah kemana…
[Joko Wibowo]
*Kejadiannya kira 1 bulan yang lalu.. Aku dimintain tolong adik iparku yang konon katanya istrinya ada gangguan jin. Sampai gak bisa jalan… tangannya gak bisa digerakkan (seperti lumpuh) Setelah ijin P. Kyai Hubbah, aku ke rumahnya dan bawa foto P. Kyai. Aku tempelkan foto dan konsentrasi Lafadz ALLOH.., sebenarnya saya gak enak sama orang tuanya karena orang tuanya adalah Kyai yang terkenal di desa itu, orang tuanya juga di dekatku tapi sebelum aku mengobati ijin dulu sama bapaknya, ALHAMDULILLAH besoknya tangannya sudah bisa digerakkan, tapi belum bisa jalan. Selang 2 hari kesana lagi, sama kutempelkan foto P. Kyai sambil konsentrasi Lafadz ALLOH.., aku pulang dan setelah maghrib aku dzikir pondasi lanjut Rofithoh, Subhanalloh hawa dingin menyelimuti tubuhku, di depanku seperti ada pedang yang menyala, aku pegang dan membayangkan pedang memanjang sampai si sakit, ku tebas jin yang ada di tubuh si sakit.. antara percaya dan tidak apa iya aku bisa, tapi nyatanya ALHAMDULILLAH besoknya ada kabar baik, si sakit sudah bisa jalan. Trimakasih ya ALLOH, trimakasih guru-guru TQNS, SUBHANALLOH.
*Maaf yang kedua ini kejadian yang bila dinalar gak masuk akal, Motorku motor butut Astrea 800, pada waktu itu aku di warung kopi, waduh ban depan bocor, padahal waktu itu aku gak ada duit kalo sampai ganti ban, la wong bayar anak sekolah besok aja aku masih bingung, kebetulan yang punya warung punya pompa, kupompa bocor lagi, kupompa lagi bocor lagi sampai 3x, kata yang punya warung: “Wah bocore banter kui pak, jaluk ganti ban”, dalam batinku waduh uang dari mana ini… Untuk ganti ban, uang cuma 15rb. Akhirnya aku sebelum pulang, ban ku pompa terus cepet-cepet biar sampai rumah. Pas di rumah angin sudah habis. Gak tau kenapa aku lalu berdoa kepada ALLOH dan dzikir Basmallah terus dalam hati, ku buka ban pakai sendok karena gak punya alat, ban ku lepas, aku pimjem pompa tetangga, ban ku pompa, SUBHANALLOH, kok aneh ban gak ada yang bocor. Sampai aku gak percaya kudiamin ban yang sudah kupompa beberapa saat, tapi tetap gak ada yang bocor. ALHAMDULILLAH YA ALLOH. Sampai tulisan ini kutulis ban gak bocor, padahal kejadiannya sekitar 2 bulan yang lalu. ALHAMDULILLAH…
[Den Mas Arjuno Arifin]
Setiap saya dzikir nyambung baik kliwon dan legi saya selalu memohon kepada Allah agar diluluskan cpns tahun ini seperti yang guru ajarkan ke saya… saya ikuti saran guru untuk mandi air dzikiran…. bahkan setiap selesai pondasi saya selalu mohon juga… alhamdulillah goal tanpa halangan yang berarti….. terima kasih guru atas ilmunya dan terima kasih dulur-dulur atas doanya semoga Allah membalas semua kebaikan guru dan sedulur sejuta kali lipat dan bahkan lebih… aamiin…
[Moch Efka]
Sekitar bulan Februari yang lalu, putri saya yang kuliah di Surabaya mencoba daftar ikut program pertukaran mahasiswa ASEAN untuk periode Agustus-Desember 2013. Walau tidak terlalu yakin dan pesimis, saya izinkan putri saya ikut mendaftar. Pasalnya putri sudah pernah ikut program serupa pada semester tiga dan dapat kesempatan kuliah di Malaysia pada Agustus-Desember 2012. Jadi menurut perkiraan saya, pasti kesempatan itu akan diprioritaskan kepada mahasiswa lain.
Singkat cerita, persyaratan administrasi dipenuhi dan tinggal test wawancara pada pukul 10 pagi di ‘International Office’ Kampus tersebut.. Tetapi ternyata Pewawancara yang juga Dosen tersebut berhalangan, dan wawancara ditunda pada pukul 13.30. Setelah bertemu dengan Dosen tersebut pada pukul 13.30, Sang Dosen bertanya: ”Kamu ada kuliah enggak sekarang?”. Putriku bilang: ”Saya ada kuliah dari pukul 13.30-15.00.” Terus Dosennya bilang: ”Ya sudah kamu kuliah dulu, nanti pukul 15.30 kembali kesini untuk wawancara.” Yo wees… walau kalau ditunda-tunda malah bikin stress.
Sayangnya seusai kuliah putri saya berhalangan segera menemui Sang Dosen di Gedung lain karena masih hujan lebat dan di depan Gedung kuliah ada genangan air setinggi mata kaki (kira2). Setelah hujan reda hampir pukul 16.00 putri saya sampai ke ruang Dosen tersebut. Sayangnya Pak Dosen sudah pulang karena mungkin terlalu lama menunggu. Untung di situ masih ada Sekretarisnya dan yang bersangkutan memberikan nomor telepon Dosen tersebut untuk dihubungi. Segera putri saya menghubungi dan menjelaskan alasannya terlambat datang. Dosen tersebut hanya tertawa (kata anak saya tidak enak ketawanya, agak sinis..) tetapi masih memberikan kesempatan wawancara lewat telepon sekitar beberapa menit. Setelah selesai wawancara, putri saya telepon ke saya dan menyatakan dia agak pesismis dengan suasana dan hasil wawancara tadi. Ya sudah… saya bilang, yang penting kamu sudah mencoba.
Sekitar pukul 20.00 pada hari yang sama, tiba-tiba putri saya menelpon saya dan bilang bahwa banyak teman-temannya nelpon kasih tahu bahwa nama putri saya tercantum di Facebook ‘International Office’ kampusnya sebagai salah satu yang diterima untuk pertukaran mahasiswa ke Bangkok-Thailand. ALHAMDULILLAH. Dan.. SUIIING!!!.. saya tiba-tiba ingat semalam saya baru habis zikir malam minggu legi nyambung dari Sukabumi. Saya tidak tau ada hubungannya apa tidak, tetapi saya sering mengalami hal-hal tidak terduga seperti ini setelah ikut zikir nyambung ke Bligo.
Alhamdulillah tanggal 28 Des 2013 kemarin, putri saya sudah kembali ke Indonesia dari Bangkok dan berkumpul bersama kami menghabiskan liburan akhir tahun. Mohon doa para sedulur agar putri saya berhasil dalam studinya dan selalu dalam lindungan Allah SWT. Terimakasih kepada Mas Kyai Nur yang sudah membimbing saya mengamalkan kegiatan zikir di sini.
[Mochamad Jarwanto]
Minggu sore saya pulang dari Bligo, walau hati ini berat rasanya untuk pulang tetapi kewajiban lain menunggu saya, besok pagi saya sudah ditunggu-tunggu anak-anak untuk belajar, selama perjalanan rasa punggung ini dingin sekali (ingat cerita cak rudy ada yang ngandoll, ternyata saya juga mengalaminya sekarang.) karena sudah menempel terus di punggung saya, untuk menghargai khodam saya, selalu sempatkan untuk selalu dalam keadaan suci, sehingga kalau batal wudhu lagi demikian seterusnya, walau kadang cari tempat wudhu agak susah begitu ketemu saya langsung wudhu lagi.
Pukul 3 pagi nyampe rumah, saya lihat reaksi hawa rumah setelah kemarin saya cabut jarak jauh dari Bligo, terasa sedikit hangat hawanya, cuman masih ada titik-titik tertentu yang rasanya serem, (banyak pohonnya soal e)
Azan subuh terdengar, saya pergi ke musholla dekat rumah sambil pelan-pelan merasakan energy-energy yang ada di sekitar saya, mulailah saya berkenalan dengan energy positif dan negatif, ketika nyampe musholla hawa negatif terasa sangat, heran juga saya tempat sholat malah hawanya begini, selesai sholat shubuh, saya coba konsentrasi dengan kodam saya, bisa trus saya coba menarik energy yang ada di dalam musholla, terasa sesuatu di tangan terus saya remez saja, gak kawatir itu jin Islam soalnya waktu nangkep saya niat nangkap jin kafir.
Nyampe rumah dzikiran sholawat sekuatnya… sampai badan terasa agak tegang supaya lemas saya berbaring sambil dzikiran terus, eh tau-tau saya berhadapan dengan macan… kaget sebentar kemudian menguasai diri sambil siap-siap gak sempat bayangin apa-apa apalagi senjata, jadi ngadepinnya pake tangan kosong, ketika macannya melompat saya bayangkan tangan saya panjang saya tangkap bawa keatas tinggi kemudian saya banting ke lantai langsung hancur, belum sempat bernafas dari belakang ditelikung tangan besar dan berbulu, gak bisa bergerak saya rasanya, karena saya penggemar Bruce lee, ama Wong fei hung yang ada di fikiran saya gerakan mereka… he he he.
Saya lompat salto tinggi ke depan sambil berputar cepat buat banting gorilla/gendruwo saya belum sempat lihat mukanya, ketika telikungannya lepas saya pegang saya angkat tinggi saya banting dengan keras ke depan imamam, gak ngerti tau-tau terlihat imaman musholla, eh setelah rata kaya air bergerak-gerak mau jadi wujud lagi saya angkat lagi setinggi langit saya banting lagi… hancur dan sadarr…
[Sa'ad Maulana Yusufiiy]
Malam itu setelah acara khaul ibu saya, saudara-saudaraku berkumpul di depan TV. Salah satu kakak menertawakan, mengejek aku yang ikut thoriqoh, tertawa terbahak-bahak sangat kencang, kakak ipar, mbakyu dan adik saya pun ikut-ikutan berkomentar. Saya biarkan saja, tapi kok dibiarkan, ketawanya semakin menjadi-jadi. Spontan saya masuk kamar, ambil hape membuka galeri foto guru.
“Kalau tidak percaya, taruh ujung jemarimu di dada foto beliau dan dzikir Alloh Alloh dalam hati.” kataku pada kakak yang dari tadi ketawa-tawa terus. Ajaib, seketika dia terdiam, suasana menjadi hening. Aku duduk di belakangnya dan memanggil khodam. Karena waktu itu baru dapat khodam, jadi saya hanya menyalurkan energi ke tubuh (punggung)nya. Proses berlangsung 10 menit.
Kakak iparku seakan merasakan perubahan mendadak pada kakak kandung saya. Dia pun tertarik melakukannya juga. Lumayan, buat test praktik. hehe.
Setelah proses 15 menit, tiba-tiba dia berbisik pada saya, “tadi yang aku rasakan wajahnya pak kyai jadi pocong, dan wajah si U”. kakak ipar saya termasuk orang yang suka nyari ‘isi’ dan dia bilang, “tiba-tiba saya kerenteq di hati pengen sholat dan ta’at karena liat foto pak yai…”
“alhamdulillah,,” saya tersenyum.
Semenjak itu, seakan semua anggota keluarga saya merestui aku ikut thoriqoh.
[Sa'ad Maulana Yusufiiy]
2 hari setelah dapat khodam, dalam perjalanan menuju Jepara (baiat dan talqin), badan kurasakan seperti kena tetes-tetes air hujan. tes! hawanya sangat sejuk. saya lihat awan ke atas, kayaknya gerimis. tapi kok yang kena punggung doank, saya biarkan saja. Tes,tes,tes…
Sampai di tempat baiat, seperti memasuki daerah pegunungan, sangat sejuuuk. menurut saya, dingin dan sejuk adalah berbeda. dan kesejukan itu bertambah meningkat ketika berada di depan kyai Cilik saat proses talqin. mata bathin saya masih tertutup, jadi belum bisa lihat yang ghaib-ghaib, apalagi ruh idhofi (seperti ikhwan yang sudah terbuka mata bathin).
Paginya, dalam perjalanan pulang di atas motor. tetes-tetes seperti hujan semakin meningkat, padahal tidak gerimis atau hujan. berpindah di area dada. yang kurasakan hanya damainya,, tenangnya,, nikmatnya,,
Hal ini saya tanyakan ke kyai, beliau menjawab, itu efek malaikat yang turun dari langit.
Tiap kali saya bisa konsentrasi dalam berdzikir atau setelah memanggil khodam, seperti itulah yang kurasakan.
Tes!sejuuuknya..
Tes!damainya..
Tes!tenangnya..
[Mochamad Jarwanto]
…. setelah maghrib Mb Sun sempat mencabut jin dalam tubuh adik-adik saya di rumah ketika mau membersihkan rumah saya keburu isya, jadi setelah dzikir minggu legi saya lanjutkan kembali ngangsu kaweruh saya kepada Mb Sun, saya minta bantuan menerawang rumah saya, ada jin berapa? ada 4 kata Mb Sun 2 gendruwo 2 kunti, kebetulan Mb Sun juga menyuruh saya mencoba narik sendiri jin tersebut, ternyata berhasil walau yang dua sempat lolos kata Mb Sun, saya coba lagi cuman kena satu, satunya lolos, akhirnya terakhir karena sudah mengerti alurnya bisa kena juga walau lari-lari dulu he he he, sungguh pengalaman yang berkesan, karena gak pernah nangkap jin sebelumnya.
[Doddy Ryan]
Saat saya zikir pondasi di warung (malam) kudengar suara anak kecil bermain, cerita, ketawa tapi gak tahu topiknya apa, setelah zikir rupanya tidak ada pelanggan yang bawa anak. Mungkin hanya gangguan jin tuk pecahkan konsentrasiku aja… yah namanya juga anak-anak..
Kusambung doa rofitoh lalu zikir bismilah, kembali kudengar suara anak-anak tadi, lho.. tanganku gerak sendiri kearah pinggang, seakan-akan ambil cambuk, oalah… lawan anak kecil kok pake cambuk… biarlah itung-itung nyoba senjata baru, lalu ada suara.. PERGILAH KAU JIN FASIK.. terus tangan bergerak mencambuk… anak-anak yang sekitar 10 orang kuaget berlarian kearah utara, lalu cambuk kembali disimpan (otomatis, bukan saya yang gerakkan untuk simpan), lalu..
Lalu tangan kembali bergerak seolah-olah membentuk satu jurus, tapak tangan terasa tebal dan panas, tarik tangan ke belakang sedikit disertai lafaz ALLAHU AKBAR tangan dihentak kedepan… keluarlah api menyembur membakar anak-anak tadi hingga mereka masuk ke sebuah restoran, pukulan kutambahi powernya, kulihat api membumbung tinggi dari restoran itu.
[Roe Roe Qolbie]
Semalam diajak silaturahmi ama mertua kerumah neneknya istri dari sana sudah banyak keluarga istri yang dari Jember dan Pasuruan, tau saya pernah ngasih air dzikir ama nenek yang lagi sakit, sodara yang dari Jember berbisik sama istri mau minta tolong sama suamimu. katanya di tenggorokannya ada yang ngganjal dah berapa jamu diminumnya tapi masih terasa gak hilang-hilang katanya itu juga si Neni sering diikuti jin. “apa betul Nen?” “iya” kata Neni tiap tidur ada yang elus pipinya, tiap lewat tempat angker selalu dilihatkan dengan jin-jin yang bentuknya serem-serem. saya tanya “la bentuk jin yang sering datang ama kamu gimana?” “rambutnya panjang, hitam besar kukunya juga panjang-panjang. pernah juga rusuh liat tempat yang ada jinnya ama seorang guru sekolah dan dikasih upah.” lalu ingat status-status kyai guru nur rojak tetang jin saya jelaskan dengan cerita kalo jin yang ngikut manusia itu merugikan karena dia juga butuh konsumsi makanan, iya kalo cuma kembang atau kopi kalo sampai darah kan bahaya juga.. makanya si neni kurus karena konsumsi sari pati makanannya dimakan jin. “iya nich tiap aku makan banyak sekali tapi tetep aja segini kalo dah sakit banget kepalaku maunya makan kopi aja.” “wah gak beres itu.” “la trus gimana?” “mungkin aja jinnya suka ama kamu. kalo orangnya gak mau untuk dikeluarkan susah juga mau ngeluarin jinnya,” saya bilang gitu. “keluarkan aja rud” kata ibunya.. “iya insyaAlloh. besok kalo sempat mampir kerumah ya coba kamu lihat ini.” dia pegang lalu teriak “ach emoh”, sambil dilemparkannya hp ke arahku. “lho kenapa?” “emoh takut.” “lha takut kenapa?” “silau mataku kayak kesedot masuk, siapa foto itu?” “itu guruku, coba lagi ya..” “enggak ah besok aja aku kerumahmu.” “ya udah.” dalam hatiku kalo gak dihalang-halangi jin yang di dalam pasti datang kerumah. kebetulan di rumah masih ada air dzikir minggu.. di sela-sela ngetik ini si neni sms ama istri, wie, aku atene ng umah mu. dijawab iya,…
…bener aja si neni muter-muter nyari rumahku padahal dah dikasih tau arah-arahnya ama istri sampai dijemput juga belum ada sambil nunggu aku utak atik fb balas coment yang masuk sambil ngelinting tembako mars brand pemberian mertua, habis se linting rokok belum juga datang malah smsnya yang datang ke hp istri… “sebelah mana sich aku koq muter-muter?” akhirnya aku yang balas sms coba menjelaskan dengan kata lewat sms… gak berapa lama si neni datang dengan wajah kesel menceritakan kebingungannya di perjalanan… “ah paling jin kamu aja pengennya ngajak muter-muter, udah sana makan dulu dah sarapan belum?” tanya kataku, “aku dah biasa gak makan tapi tetep kuat gak kayak orang laen, gak tau aneh aku ni..,” “trus gimana?” “iya kata ibuk tadi sekalian suruh mintakan obat berapapun obatnya ntar dikirim lewat atm pean punya rekening kan.” “ah gak usah aneh ini nanti aku kasih gratis obatnya tapi dikit aja ya masih banyak yang laen yang membutuhkan.” lalu ku ambil air dzikir legi berdoa lalu alfatehah 41x, “ayah kamu siapa namanya nen?, ayah? ayahku dah meninggal maz, iya namanya siapa, binti sapa?” “selamet, neni risky binti selamet..” “dah ini minum.” lalu diminum. “nen kamu mulai kapan bisa ngeliat-ngeliat yang aneh-aneh gitu?”, “dah dari kecil dari sd,” “mbak neni coba masuk kamar,” “untuk apa?” “udah masuk aja” kataku, “dadaku koq dagdigdug” kata neni, setelah masuk belum sampe lewat pintu “ach emoh ada orangnya merinding” katanya.. “kalo kamu bisa ngerasain gimana di rumah ini?” “adem sejuk.” “terus badan kamu gimana?” “berkeringat adem panas dan di atas kepala rasanya sejuk badanku juga berkeringat dingin..” setelah neni pulang istriku sakit perut setelah shalat dan sambil dzikir pondasi aku konsentrasi minta bantuan khodamku untuk menyembukan istriku… selama dzikir dan konsentrasi tangan kiriku terangkat mengarah ke tubuh istri, mendeteksi dan membuang sakitnya setelah selesai. istri bilang dah sembuh.
[Jati Wahyu Nugroho]
……. kemarin ponakan saya yang masih playgroup nampak begitu lemas saat mau berangkat sekolah, ponakan saya memang lagi batuk-batuk. Singkat cerita ponakan saya tak jadi berangkat dan sama saya di rumah. Lalu saya pun mencoba mengobatinya dengan meminta kesembuhan pada Alloh. Alhamdulillah beberapa saat kemudian ponakan saya malah ceria dan bugar kembali bermain seperti biasa, berlarian kesana kemari..
[Sa'ad Maulana Yusufiiy]
Sebelumnya, setelah gagal puasa (cuma dapat 5 hari), sambil bekerja saya sempatkan rutin dzikir pondasi. kalo ada yang bolong, saya bayar di waktu sebelum tidur. dan di setiap kesempatan, dzikir-dzikir dalam puasa saya latih agar terbiasa.
Suatu malam saat dzikir, saya seperti basah diguyur air surga. sangat menenangkan.
Namun setelah itu, saya nodai dengan maksiat (tak etis saya sebutkan). semenjak itu pula tiap dzikir rasanya hampa.
Saya pun niat dan menjalankan amalan taubat dan akhirnya bisa sowan ke Bligo. dari sana dapat dzikir pondasi baru yang powernya lebih. dan alhamdulillah, 2 hari yang lalu selesai puasa 21 hari.
[Ed DriEs DRies]
……..sore jelang maghrib dari tempatku kerja hujan ga berhenti akhirnya kuputuskan pulang ngoyos nyampe rumah dalam perjalanan motor sering kena lubang jalan yang membuat seluruh badan terasa ngilu dan pegal-pegal setelah sholat isya dan dzikir pondasi saya coba untuk konsentrasi kontak khodam untuk membantu menghilangkan pegal-pegal di badanku.. setelah selesai saya tertidur hingga subuh terbangun dan mendapati badan yang fit seger.. alkhamdulillah ada efex untuk diri sendiri…
[Aphe Cuy]
……… anak saya sakit panas dari malam minggu kemarin. Sehabis dzikir nyambung, saya kasih air dzikir. Belum juga selesai bacain alfatekhah, anak saya sudah rewel minta diminum. Ya sudah saya minumkan saja.
Sampai hari senin, anak tidak sembuh-sembuh juga. Saya pikir karena mau tumbuh gigi geraham jadinya panas. Ya saya biarkan saja sambil berdoa pada Alloh agar disembuhkan. Hari selasa pagi alhamdulillah panasnya sudah turun dan sudah bisa main seperti biasa. Eh, malam harinya panas lagi.
Sampai dengan hari rabu sore, saya telpon istri dan katanya tambah panas. Akhirnya pada saat menjelang maghrib, mencari ruang kosong di kantor saya coba konsentrasi lafadz Alloh di dada dan memanggil khodam. Reflek tangan kanan saya bergerak sendiri melakukan gerakan-gerakan aneh. Dalam hati sebenarnya agak khawatir kalau ada yang liat ntar dikira gimana-gimana… Soalnya pas dzikir pondasi saja saya dikira lagi pusing hehehe….
Setelah khodam selesai mengobati khodam saya memberi isyarat bahwa pengobatan telah selesai. Saya segera mengucapkan terima kasih dan salam kembali. Alhamdulillah pulang kerja kurang lebih jam 8 malam, anak saya sudah turun panasnya dan ceria lagi.
Malamnya saya tanya sama khodam apakah di rumah saya ada jinnya. Ternyata dijawab ada. Saya tarik saja. Mau saya hancurkan kok rasanya gak tega. Siapa tahu jinnya masih bisa diislamkan. Akhirnya saya lempar semua. Tapi hati saya berbisik “wah, nanti malam diajakin berantem nih kalau jinnya balik”. Eh bener juga, kata istri saya tidurnya ngelindur teriak-teriak. Sayang, saya ga ingat mimpi saya hehehe.
[Mohammad Arifin]
………….. awalnya dzikir pondasi yang saya baca adalah dzikir pondasi yang lama, sekian lama saya membacanya walaupun tidak istiqomah pada waktu itu, pada saat itu, saya ada di Lembaga Pendidikan (Pesantren) dan oleh pimpinan pesantren tersebut saya diberi tanggung jawab untuk mengelola semua aktifitas pesantren selama 24 jam, ya sudah saya terima walaupun pada dasarnya saya menolak karena beratnya tugas tersebut, singkat cerita, pada suatu ketika saya melihat teman-teman yang kumpul dengan saya (satu kamar + Kantor) gelagatnya tidak mengasyikkan, saya selidiki ternyata mereka menggunakan fasilitas pesantren dengan tidak benar, kebetulan di pesantren tersebut ada fasilitas komputer + wifi, sudah saya ingatkan tapi tidak dihiraukan, bilang ya di depan saya tapi pada kenyataannya sebaliknya, akhirnya dengan diam-diam, pada suatu malam, entah hari dan tanggalnya saya lupa, setelah baca dzikir pondasi dan do’a rofithoh saya memohon pada Allah agar komputer-komputer yang disalah gunakan semuanya tidak bisa dipakai, alhamdulillah, sepertinya do’a saya dikabulkan dan keesokan harinya komputer tersebut tidak bisa digunakan walaupun diinstall berkali-kali, saya juga kaget cuma saya diam saja, biarkan aja.
Pada waktu dzikir minggu legi 12/1, setelah baca dzikir saya disuruh belajar mempraktikan oleh pak Herman untuk mencabut paku, besi dan balon yang ada dalam tubuh beliau, awalnya saya ragu tapi setelah dipraktikan kok bisa ya?? (entahlah saya juga bingung!!), setelah acara tersebut saya pulang, setelah di rumah dapat 2 hari ketika saya baca dzikir pondasi + rofithoh ada suara cicak, saya teringat katika talqin pd tgl 12/1 di jepara, pada waktu kami berdo’a ada suara cicak, lalu Kiai Cilik bilang, “tuh cicak pada ngeledekin kalian yang pada berdo’a.” teringat hal tersebut, dalam hati saya bilang ini cicak ngeledekin saya, pasti ada jinnya nih, saya coba konsentrasi dengan niat menangkap jin yang menempel di cicak, dan tangan seperti menebal, saya anggap jinnya sudah tertangkap ya sudah saya remes aja, saya tungguin suara cicak tersebut siapa tahu bersuara lagi, lama menunggunya ga ada suara ya sudah dzikir saya lanjutkan kembali
[Tini Murdianti]
…………Mungkin ALLOH menunjukkan kebesarannya padaku lewat dzikir pondasi dan dzikir yang aku amalkan saat ini. 3 hari yang lalu saat besar-besarnya banjir melanda desaku semua rumah tetanggaku pada kemasukan air semua sampai atas betis, bahkan ada yang sampai lutut. kalau kulihat ketinggian pondasi rumahku dengan tetangga sama. tapi kok rumahku yang kemasukan air hanya bagian teras dan rumah belakang saja / rumah dapur saja. yang rumah utama gak kemasukan air sama sekali. padahal antara rumah utama dan teras dan rumah dapur tingginya hanya terpaut satu batu bata merah saja. sedangkan rumah yang kiri kanan rumahku yang pondasinya lebih tinggi saja kemasukan sampai atas betis. waktu air memasuki halaman depan dan belakang rumah sehabis dzikir pondasi dengan meminjam karomah Bapak KIAI CILIK dan KYAI NUR ROZAK aku meminta pada ALLOH sambil tanganku kayak memyingkirkan/menghalau supaya air tidak masuk ke dalam rumahku. Alkhamdulillah air tidak sampai masuk rumah utama. tetangga juga pada heran melihat ini. ALLOH HUAKBAR…. .ALLOH MAHA BESAR !
[Rifan Unique]
kejadianya sekitar – 1 atau 2 bulan yang lalu & saya pun masih murid baru di TQNS saya dapat telpon dari teman dari kota bekasi dengan suara mau nangis …
Dia minta tolong pada saya karena anaknya yang balita sering panas tinggi sampe step berkali-kali ke RS & anehnya si anak kalau malam suka nangis minta bermain kerumah-rumah kosong di sekitar situ. Hingga mereka ga berani tinggal di rumah & mengungsi karena takut gangguan gaib. Akhirnya saya minta ijin doa restu pada kyai untuk membantu teman saya sebisa saya & minta bantuan pada 2 orang senior murid TQNS. dan sampai sekrang alkhamdulillah si anak sudah sehat & teman saya keluarganya sudah aman tinggal di rumah tersebut & tak lagi mengalami hal-hal yang mereka takuti.
[Wardiyono]
Tadi malam anak perempuan saya mengalami sakit perut sama istri sudah dikasih obat tetapi sampai pagi belum sembuh juga, akhirnya saya ambil air dzikir minggu kliwon untuk diminumkan alhamdulillah atas ijin Allah setelah minum air dzikir tidak lama kemudian sakit perutnya langsung hilang dan sekarang anak saya sudah bisa beraktifitas lagi.
[Okky Sukardian]
…………. satu-satunya hal gaib yang pernah saya alami adalah pada saat awal-awal menjalani dzikir pondasi badan saya selalu diliputi rasa hangat dan dingin secara bergantian kadang menebal kadang menipis.. hingga pada suatu hari setelah sholat isya saat lanjut ke dzikir pondasi sampai pada dzikir khofi ismu dzat tiba-tiba berkelebatan bayangan orang dengan wujud yang aneh-aneh ada yang berwujud serigala, ular dan lain-lain yang tentunya sedikit mengganggu konsentrasi dzikir saya.. dan besoknya tiba-tiba isteri saya menemukan ular di samping rumah.. setelah saya tanya mas kyai katanya bayangan tersebut adalah jin yang ada di sekitar rumah saya.. semenjak kejadian tersebut setiap mau dzikir saya selalu berdo’a kepada Allah SWT supaya saya dan keluarga dijauhkan dari gangguan jin, setan, siluman maupun orang-orang yang berniat jahat kepada saya. keluarga.. alhamdulillah semenjak itu tidak ada lagi gangguan-gangguan yang berarti. Beberapa kejadian yang membuat saya semakin yakin dengan manfaat amalan dzikir ini adalah antara lain; bisa memindahkan hujan ceritanya begini pada bulan Agustus’13 saya bermaksud ngambil motor di tempat kos anak saya di BSD tangerang karena anak saya pindah ke Jogjakarta dan masih banyak barang-barangnya yang ditinggal di tempat kos yang di BSD termasuk sepeda motor Yamaha Mio.. singkat cerita isteri saya ngotot ingin bawa sendiri motor tersebut dari BSD ke Serang gak mau dikirimkan via paket, saya sempet bingung juga melihat kenekatan isteri saya apalagi saat itu cuaca sudah mendung.. akhirnya saya hanya bisa berdo’a kepada Alloh SWT supaya jangan diturunkan hujan dulu.. sepanjang jalan saya berdo’a sambil ngawal isteri saya yang naik motor di depan mobil saya.. sampai di kota tangerang cuaca semakin mendung dan hujan sudah mulai rintik-rintik.. saya terus berdo’a kepada Alloh supaya hujannya jangan diturunkan dulu sambil secara reflek tangan saya mindahkan awan yang ada hujannya ke belakang mobil.. sampai anak saya yang duduk di sebelah ikut heran.. abah lagi ngapain tanyanya.. saya jawab lagi mindahin hujan.. terus anak saya bilang lagi emang bisa bah? saya jawab kalau Alloh berkehendak insya Alloh bisa.. dan subhanalloh saya kaget juga lihat hasilnya setiap saya tarik awan yang ada hujannya pas saya lihat lewat kaca spion hujannya turun dengan deras di belakang mobil saya.. kejadian tersebut terus berlangsung sampai dengan daerah cikande.. dari cikande sampai dengan kota Serang perjalanan normal saja karena cuaca sudah kering kembali..
kejadian berikutnya yang saya yakin berkah dari amalan dzikir yang diajarkan oleh mas kyai Nur adalah pada waktu saya harus presentasi di depan seluruh direksi untuk pertanggungjawaban kinerja triwulan 2 tahun 2013 biasanya kalau kinerja kita kurang bagus pasti habis dimarahin oleh direksi.. kebetulan kinerja saya pada tw 2 tersebut agak kurang bagus sehingga saya sedikit was-was juga.. maka malam sebelum presentasi saya dzikir dan berdo’a kepada Alloh minta untuk dimudahkan dan dilancarkan dalam presentasi di depan direksi.. hasilnya subhnalloh kalau temen pincab yang lain rata-rata mereka presentasi di atas 1 jam semua dengan berbagai macam pertanyaan yang menyengat.. giliran saya yang presentasi alhamdulillah hanya membutuhkan waktu 15 menit saja dengan pertanyaan yang standar saja.. dan kejadian tersebut berulang kembali pada saat presentasi untuk kinerja Triwulan 3 th 2013.. sampai temen-temen pincab yang lain pada terheran-heran, pak Okky pakai ilmu apa sih koq bisa seperti itu…
…………. dan saya semakin yakin ilmu yang diajarkan oleh mas kyai ini adalah ilmu multimanfaat yang bisa dipakai untuk apa saja dan saya sangat bersyukur kepada Alloh SWT bisa dipertemukan dengan mas Kyai Nur dan diterima oleh beliau sebagai muridnya, semoga mas Kyai Nur, Kyai Cilik dan guru silsilah lainnya selalu diberikan keberkahan oleh Alloh SWT.
[Latifatus Sifa]
…………awalnya saya ndak percaya atas anugrah yang Allah turunkan tapi lambat laun akhirnya saya percaya. dan bisa membedakan ketika malaikat ilham masuk dan ketika ada aura ghoib badan saya langsung kontak adem seperti masuk AC nafas sriwing-sriwing. seperti sa’at ini yang saya rasakan.
alhamdulilah di sini baru bisa menolong orang yang berkaitan dengan goib sudah 5 orang tapi saya belum bisa melihat goib hehe..
dan yang berkaitan dengan sakit baru 5 orang. dan mudah-mudahan di sini bisa bermanfaat buat orang banyak.. amin
[Damar Fibriantoro]
…………..kemarin ahad istri saya minta diliatkan kok lesu.
Gak semangat.. saya coba liat… ada yang nempel samar di perut.. saya tanya kodam siapa tuh? katanya mau ikut.. dari sekitar musholla… terus.., saya tanya kodam di mana lagi yang ketempelan… di hati ada yang bisik pundak kiri…. Saya tanya istri pass di pundak kiri yang pegel-pegel.. terus niat ngambil… semua… abis itu istri saya cuekin liatin facebook… eh istri ngagetin pak pak… sakitnya kok langsung hilang… istri seringnya heboh kalau habis dibersihkan.. padahal ya sudah sering… begitu jadi saya gak heran kalau anak seriawan atau lidah atau tenggorokan seperti ditusuk juga biasa… kadang panik juga pertama tapi lama-lama gak terlalu tak pikir inget guru kalau dipikir (khawatir) malah bisa detec gelombangnya… jadi Alhamdulillah sekeluarga sekarang (anak istri mendukung) bahkan anak kalau rasa ketusuk atau sakit tangannya ikut latah ngambil remes dan buang kalau habis sholat dzikir sendiri kepalanya goyang-goyang… loh kim kok tau kamu dari mana dzikirnya pas kayak gitu, anak saya bilang saya baca yang di print… kok pas.. ah mudah-mudahan termasuk generasi baru kebanggaan orang tua.
[Joko Wibowo]
………………..Ini terjadi pada anak saya yang masih kecil 4th, saya sebagai orang tua selalu menyuruh anak saya kalau habis dzuhur untuk tidur siang. Karena kalau gak tidur siang, sorenya pasti rewel dan sebaliknya. Mungkin sudah bawaan anak kecil kali.. Kalau disuruh tidur siang susahnya minta ampun. Tapi ALhamduLiLLah setelah saya menyelesaikan puasa 41 hari, saya kalau menidurkan anak saya minta bantuan khodam malaikat mohon dimintakan pada Alloh supaya cepat tidur dengan harapan sore hari tidak rewel, pengalaman saya itu hampir tiap hari kalau anakku siang susah tidur. Alhamdulillah hanya dengan hitungan menit anakku tidur dan sorenya jam 4n bangun fresh dan tidak rewel. ALhamduLiLLahirobbil alamiin.
………….dari pngalaman saya yang lalu, dimintain tolong orang agar mobil Avanzanya cepat laku, aku sempat bingung lalu minta saran P. Kyai Nur, lalu disuruh berdo’a sebelum dzikir agar cepat laku. ALhamduLiLLah selang kira-kira 5 hari mobil laku (deal). Lakok mash berlanjut ada yang minta tolong lagi (lain orang) agar mobil panthernya cepat terjual, dengann cara yang sama, ALhamduLiLLah tidak sampai 1 minggu mobil terjual (deal). Semua atas ijin Alloh, trimakasih P. Kyai atas ilmu dan bimbingannya, semoga Kyai Cilik, Kyai Nur selalu dalam Lindungan Alloh swt. aamiin.
[Ed DriEs DRies]
……………semalam habis sholat isya duduk di teras masjid.. pak bambang selaku takmir mendekati saya sekedar menyapa dan ngobrol-ngobrol..
singkat ceritanya sampai pada obrolan tentang sakit yang diderita bapak tersebut.. pada lutut kanannya selalu terasa nyeri ketika buat jalan.. untuk berdiri dari jongkok dan sholat..
saya coba tawarkan untuk diobati sambil melihat foto ustadz nur.. katanya foto ustadz berubah menjadi (maaf) botak tanpa rambut dan bundar.. ada jinnya ini kata saya dan khodam.. ditarik aja kata khodam.. konsentrasi dan konsentrasi saya tarik tarik.. dapat jin dan penyakitnya.. saya tanya gimana pak masih ada perubahan di wajah foto ustadz nur.. dijawab sudah ga ada.. coba berdiri pak, masih nyeri dan sakit ga?? kok ga nyeri dan ga sakit lagi mas.. gimana badannya masih terasa pegal-pegal?? sudah tidak pegal mas…
alkhamdulillah pengobatan sak det sak nyet diijabah bapak tersebut sembuh dan barusan subuh ketemu dia bilang badan fress enak tidur..
[Stepannes Yuliansa]
……………. Awal dari hujan yang lebat dan banjir di mana-mana dan macet sepanjang jalan. Dalam kemacetan saya berfikir gimana yah cara nanganin banjir dan macet. Akhirnya muncul ide nih kenapa aku ndak coba yang ekstrim aja yah sekalian asah ketajaman pembrian Guru. Aku coba konsentrasi di depan kantor banjir.
Dengan memanggil khodam malaikat pemberian Guru. Aku tanya bisa membuat pusaran air di tempat yang banjir di berbagai titik bisa Insya Allah katanya ok kita coba karena Allah yah aku bilang ke khodam malaikat. Alhamdulillah airnya surut di daerah kantor ku.
[Ed DriEs DRies]
………… masih dalam pengembaraan di masjid lailatul qodar.. singkatnya pak bambang takmir masjid yang kemaren sakit di kaki sekarang sudah tidak merasa sakit.. dan sembuh.. kesembuhannya diceritakan pada istrinya bu mimin dan bu mimin ingin ketemu saya terus menceritakan bahwa tangan kanan setiap kali semuten (gringgingen) tiada henti dan sering nyeri di jari-jarinya kaku ga bisa digerakkan secara normal.. alhasil (mas khodam) (panggilan sayang padanya) saya panggil untuk membantu mengobati bu mimin.. alkhamdulillah sak det sak nyet bisa digerakkan, sembuh dan sudah tidak merasa nyeri serta semuten karena diijabah oleh Alloh.. eee kok menjalar lagi pada anaknya yeni rosinta yang sering sakit pusing kepala dan kakinya sakit serta pundaknya pegel-pegel ga beraturan.. bantuan datang lagi dari mas khodam,, tarik segala penyakit yang di tubuhnya.. alkhamdulillah sak det sak nyet juga merasa enak nyaman dengan kondisinya saat itu… katanya mas khodam banyak jin yang melihat dan menyaksikan kejadian tadi.. tapi sayang saya belum bisa menyaksikan dan melihatnya..
[Shofhal Jamil]
……….. Beberapa hari yang lalu saya sakit demam, meriang panas dingin, dan pusing, udah saya minumin bodrex 2 tablet tiap habis minum bodrex seketika sembuh tapi beberapa jam kemudian kambuh lagi sampai 3 hari 3 malam berturut-turut, saya pikir “pasti ada yang gak beres dengan penyakitku ini” dan di hari ke 3 tak panggil khodamku kuajak mengeluarkan semua jin/syetan dan semua penyakit yang ada di tubuhku, alhamdulillaah sembuh. Beberapa kali kambuh namun ku obati lagi & sembuh, alhamdulillaah lagi.
………
Ketika saya lihat-lihat status temen-temen di fb ada yang menarik perhatian saya yaitu statusnya kang Haryanto Pencari Jati Diri, di status dia bilang kalau dia sedang sakit, dan aku tanya di inbox “mau gak saya obatin?”
dia jawab: “mau kang, dan makasih banyak sebelumnya saya ucapkan.”
Habis isya’ dan udah dzikir pondasi, niat puasa dan do’a rofithoh pengobatan ku mulai, ku panggil khodam dan mulai kubayangkan yang sakit ada di depanku, ku kumpulkan semua jin/syetan dan semua penyakit dari kepala dan kaki aku kumpulkan di perut lalu ku tarik, ku keluarkan dan ku remas hancur. Lalu ku tanya kang Haryanto “apa sudah ada perubahan kang?”
dia jawab: “yang di perut udah mendingan kang, tapi kepalaku kok masih pusing ya?”
“ya udah, tak coba tak ambil lagi yang di kepala.”
Pengobatan tak ulangi lagi, dan pusingnya sembuh. Tapi kata dia “yang di perut sakit lagi tapi gak terlalu” udah kepalang tanggung tak bersihin sekalian, al-hamdulillaah sembuh.
[Purwanto]
Sejak saya mengamalkan zikir pondasi alkhamdulillah hidup ini terasa sangat berarti. Hidup lebih tenang, terarah, setiap melakukan aktifitas sehari-hari diniatkan beribadah semata-mata untuk Allah SWT, seperti musim kemarau diguyur hujan seperti itulah batinku sekarang ini yang tidak bisa diungkapan dengan kata-kata.
[Bagus Susilo]
…………. pernah ada yang ngasih tahu padaku kalau besok saya akan dapat rezeki, saat dapat kabar seperti itu ku biarkan saja karena belum terbukti, setelah masuk kerja ada tamu yang datang mau ambil uang tagihan di kantor, begitu tamu itu selesai langsung keluar kantor dan menemuiku, Eee… eee… eee tamu itu langsung memberikan uang 50.000 untuk dibagi 2 orang, Alhamdulillah saya kebagian 20rbu,.. Setelah pulang kerja ada yang bilang lagi padaku, tolong sisihkan sebagian uangmu untuk PEMBANGUNAN TQNS, Alhamdulillah sudah diingatkan, karena dulu saya pernah nadzar, bila ada tambahan rezeki maka saya akan kumpulkan dan saya sumbangkan untuk PEMBANGUNAN TQNS, begitu sudah saya diingatkan maka malam itu langsung ku masukkan uang yang 20 ribu tadi ke celengan dengan niat untuk PEMBANGUNAN TQNS lillahhi ta’ala. Pagi hari masuk kerja, tiba-tiba security di kantor mencariku dan bilang padaku kalau saya sedang dicari Polisi,…
Security : mas tadi Polisi datang mencarimu lho,,,
Bagus : lha emang ada apa polisi mencariku?
(Dalam benak masih menyimpan tanda tanya?)
Security : gini mas,,, tadi pak polisi datang menitipkan sepatu buat kamu, itu sepatunya saya taruh di belakang,
Bagus : iya makasih.
Setelah ku cek ternyata benar, ada dua pasang sepatu yang polisi itu berikan padaku, Alhamdulillah senangnya, padahal sejak bertahun-tahun kerja saya pun belum sanggup beli sepatu dengan uangku sendiri, eee… eee… eee tapi ini malah diberi, yaa Alhamdulillah,,, lha wong kalau dihitung dan saya liat di brosur, 1 pasang sepatu bisa nyampai di atas 100 ribu sampai 400 ribuan, lha ini malah dapat 2 pasang, gratis lagi…!!!
Padahal uang yang kudapat tadi, malamnya langsung kumasukkan celengan, dan pagi harinya langsung ada kejadian seperti itu. Dan harus nunggu sekitar 2 sd 3 minggu lagi uangnya baru kutransfer.
Itulah sedikit cerita dariku, yang dalam keseharianya bila dapat rezeki saya sumbangkan untuk PEMBANGUNAN TQNS dan Hadiah untuk Guru kita Tercinta Kyai Nur dengan niat lillahhi ta’ala dan entah sampai terkumpul berapa maka setiap bulannya uang yang di celengan kuambil dan ku tambah gajiku lalu transfer setiap bulannya.
[Dwi Hartono]
…………. saya sebagai pemula tqns sungguh senang dan bahagia bisa bergabung. apalagi terhadap senior-senior tqns, saya acungin 4 jempol (karena hanya punya 4 he.he.) dalam berjuang di jalan Allah swt. cerita saya ini sederhana dan tak banyak yang istimewa, setelah dipersilahkan kyai puasa. saya menjalankan puasa 21, sungguh selama saya menjalankannya, seperti ada kekuatan yang besar di dalam diri ini. dan insting saya lebih tajam dari yang sebelumnya. badan terasa ringan.. (kurus he.he.) tapi semua itu gak masalah buatku. karena aku hanya mengharapkan ridhonya. setelah selesai puasanya dalam keadan lancar. anehnya setelah 3 jam berbuka puasa, tanpa disertai tanda-tanda seluruh badan terasa capek luar biasa disertai demam, pusing, trus perut kayak diaduk-aduk (mules) hingga semalaman gak bisa tidur, karena bolak balik ke kamar kecil. sengaja memang gak tak obatin, biar aku bisa merasakan nikmatnya sakit yang datangnya dari Allah, selain nikmat kesehatan. alangkah terkejutnya paginya saya sudah segar bugar sehat seperti sedia kala, itu hanya pengalaman saya selama menjalankan puasa 21, dan sy minta doa restunya dari keluarga besar tqns.. supaya bisa menjalani 41 dengan lancar..
[Amalia Ery]
setelah ikut talkin awal januari saya perbanyak dzikir di sela-sela waktu, apalagi doa rofitoh yang baru, saya baca sebanyak-banyaknya, akhir januari pas musim banjir ada kabar dari salah satu bank terbesar kalau saya ikut job training, tau-tau saya malah diminta jadi leader, alhamdulillah.. semoga berkah & manfaat aamiin..
[Den Mas Arjuno Arifin]
saya mau cerita yang pertama saat saya punya khajat untuk goal ikut pns kemaren. pernah nyari jalan hitam seperti cari orang dalam sampai cari dukun untuk menopang nama saya agar goal tapi apa nyatanya? nol besar…. ketika dukun-dukun itu ditanya gimana kira-kira hasil tes cpns saya? jawabannya bagus mas terang mas pokoknya lulus…. sampai saya harus nebus keris dengan mahar sekian ratus ribu… hasilnya nol…. ketika saya kenal dengan mas kyai (ikut nyebut gitu sama mb erwin) saya banyak belajar walaupun saya belum bisa istiqomah seperti dulur laen… genap setahun bulan november atau desember lalu saya goal cpns tanpa jalan hitam (dukun ataupun orang dalam) alhamdulillah tidak sepeser pun saya mengeluarkan uang untuk nyogok atau mahar ini itu. subhanalloh ini bukti ilmu Allah yang diberikan kepada mas kyai ilmu kasunyatan…
yang kedua
ketika saya dan istri lagi galau gimana gak galau kalau saya dan istri belum juga diberikan momongan atau tanda-tanda kehadiran si jabang bayi…. kembali saya coba saat dzikir kliwon dan legi saya baca permohonan saya agar segera diberi keturunan… dan sebelumnya mau inbox guru untuk didoakan itu kok gak enak ati alias sungkan. ditahan sajalah…. pas nyambung dzikir ku panjatkan permohonan itu dan lagi-lagi saucap nyata sabdo pandito ratu istri telat datang bulan setelah saya cek alhamdulillah positif….
terima kasih mas kyai guru dan juga guru agung atas bimbingannya selama ini… maafkan saya yang belum bisa seperti apa yang guru dan guru agung wejangkan dan harapkan….
semoga ini bisa bermanfaat buat saya pribadi khususnya dan kepada seluruh jamaah TQNS pada umumnya bahwa ilmu dari guru kita beneran kasunyatan dan saucap nyata.
[Tini Murdianti]
Assalamuallaikum wr wb.. saya mau berbagi cerita tentang kisah kehidupan aku dari sebelum dan sesudah ikut mengamalkan dzikir di TQNS ini, sebelumnya salam hormat dan sungkem saya haturkan pada Bapa kyai cilik dan Pak kyai Nur Hubbaibulloh yang dengan sabar membimbing aku. Semenjak aku berrumah tangga dengan suamiku, kehidupanku serasa jatuh bangun, di awal pernikahan rumah tanggaku diwarnai dengan pertengkaran-pertengkaran yang tiap waktu terjadi tanpa sebab.
Ditambah dengan kegagalan demi kegagalan dalam kerja suamiku sebagai nakhoda kapal, sebenarnya suamiku termasuk orang beruntung karena dia dapat kerjaan jadi nakhoda kapal tanpa satupun yang pernah melamar, tapi langsung disuruh sama bosnya, tapi kiranya Alloh berkendak lain, walaupun suamiku sebagai nakhoda dengan penghasilan yang lumayan aduhai besarnya tiap kali datang, tapi tidak berbekas sama sekali. kehidupan kami tidak ada perkembangannya. setiap kali kami berada di puncak kejayaan entah kenapa tiba-tiba saja suamiku selalu gagal dalam kariernya dengan tidak dapat hasil waktu menjalankan kapal tadi yang akhirnya berbuntut di PHKnya suamiku dari kerjanya jadi nakhoda tadi. hingga kami kembali ke titik nol lagi yang ibarat jatuh terlempar dari ketinggian. begitu berulang kali. dari awal aku dan suami juga udah ikhtiar untuk keselamatan, kesuksesan dan kelancaran rumah tangga dan kerja suamiku dengan ke rumah para kyai, dhukun. bagai berkelana kami mencari kyai maupun orang pintar dari sekitar tempat kami sendiri sampai rembang, tuban, bojonegoro, lamongan bahkan sidoarjo udah kami datangi. Tapi tak seorang pun yang bisa mengurai permasalahan dan keruwetan kehidupan kami. setiap kami datangi pada kyai dan dhukun tadi hanya dikasih buntalan atau air atau rajah yang disuruh naruh sinilah situlah.. baik di rumah maupun di kapal. bahkan hampir saja aku terjebak cinta terlarang dengan pak kyai maupun dhukun yang sering aku datangi dan itu beberapa kali terjadi padaku. Untung aku masih diberi keteguhan iman di dada, hingga tidak tergoda. Bahkan aku dan suami sampai minta solusi pada orang Budha yang waktu itu punya group sendiri dari orang-orang elite dan aku masuk dalam group tadi dengan status masih islam dan aku selalu pakai jilbab juga kalau datang dalam pertemuan. kadang kami diajak ke suatu tempat dan ada pohon besar mereka bersemedi dengan pujian pujian di bawah pohon tadi, tapi aku cuma diam saja dan aku hanya minta pada Alloh SWT, kadang di saat mereka fokus pada semedinya aku dan suami pergi menyingkir menjauh dari situ. kadang aku juga tertawa sendiri melihat para pejabat dan orang-orang yang terhormat seperti itu.
Lagi lagi di dalam group tadi aku hampir terjebak cinta terlarang lagi dengan anggota group tadi yang banyak yang naksir padaku…. hehehe, kege.eran nih ya. tapi alkhamdulilah semua bisa teratasi walau saat itu aku benar-benar dalam himpitan ekonomi yang porak poranda. tapi aku bisa menyingkirkan ujian-ujian iman seperti itu, demi reputasi aku sebagai guru dan seorang istri. karena kami rasa selama di group tadi gak ada perbaikan maupun perkembangan yang berarti dalam kehidupan rumah tangga kami, akhirnya kami putuskan keluar dari group. dalam keadaan begitu aku benar benar putus asa hingga aku udah tidak mau lagi diajak suamiku ke dukun atau pak kyai manapun. Aku hanya diam dan pasrah pada Alloh supaya diberi jalan keluar terbaik bagi kami sekeluarga agar bisa segera lepas dari semua masalah dan keruwetan hidup itu. Rasanya aku udah lelah banget berkelana dari satu dukun ke dukun yang lain. dari kyai satu ke kyai lain selama berpuluh tahun tanpa ada hasilnya itu…. aku sudah tidak percaya lagi sama mereka….. dalam keputus asaan tadi aku iseng iseng buka geogle. karena selama itu aku dilarang suamiku buat fb jadi aku gak punya fb. pada mbah google aku menulis dan bertanya mencari kyai yang bisa menghilangkan aura tumbal di rumah kiriman orang yang berniat jahat. Yang keluar tulisan sang kyai dan aku telusuri terus ada banyak pilihan kyai, tapi aku tertarik dengan sang kyai yang terdiri dari beberapa episode itu…. aku menemukan nama Hubaibbulloh titik koma, aku telusuri dan aku minta pertemanan dengan beliau lewat fb anakku waktu itu…. dan beliau menerima pertemananku…. oh ya aku tadi sama google tanya seperti tadi karena dari keterangan dukun dan para kyai yang aku datangi rumahku penuh tumbal kiriman dari orang-orang yang iri dan dengki pada keluargaku, karena mereka takut aku jadi kaya raya dengan penghasilan suamiku sebagai nakhoda kapal tadi, sehingga mereka mengirim tumbal ke rumah kami dan ke kapal yang dijalankan suamiku. memang rumah rasanya panas dan gelap seakan kami gak betah tinggal di dalamnya.
Suamiku bahkan berkali-kali pengen menjual rumah kami untuk pindah ke lain tempat. tapi tetep aku gondeli karena rumah adalah warisan dari orang tuaku. Aku bertanya pada pak kyai Hubbaibulloh, itu kisah siapa dalam kisah sang kyai itu, beliau menjawab kalau itu kisah pribadinya sehari-hari. Wow….. Inilah pak kyai yang aku cari-cari selama ini, dalam hatiku aku berkata begitu. Akhirnya aku sering curhat ke beliau dan ditanya permasalahanku….. hingga akhirnya aku baru tahu kalau beliau seorang guru besar dengan murid yang begitu banyak di internet…… jadi malu kalau ingat semua itu. Oleh beliau seperti biasa aku disuruh pegang fotonya dimana aku pertama memegang fotonya aku bagai orang ngidam yang teler, kepala pusing dan muntah muntah sampai beberapa hari. bahkan hanya melihat fotonya aku muntah muntah dan pusing banget. Lalu oleh beliau aku dikasih amalan dzikir pondasi, sejak mengamalkan dzikir pondasi tadi terjadi perubahan yang drastis dalam diri saya, dulu aku yang pemarah, grusa grusu, sering sakit hati, pendendam pada orang yang jahat sama aku dan hati kemrungsung setelah mengamalkan dzikir pondasi aku jadi lebih tabah, sabar, sadar dan pasrah menerima apapun yang diberikan Alloh pada kehidupan kami dan dalam menyikapi kehidupan ini. hati terasa tenang, damai, tenteram sejuk banget rasa hatiku begitu juga dengan suamiku….. kebetulan selang beberapa hari ada acara dzikir minggu legi, oleh pak kyai aku dikasih amalan dzikir minggu legi dan disuruh ikut nyambung dari rumah dan pertama kali aku dzikir nyambung itulah saat paling mengesankan bagi aku karena terjadi hal yang sangat tidak masuk akal yang belum pernah aku temui dalam hidupku sebelumnya yang hampir membuat aku tak percaya tapi memang nyata adanya……
Bersamaan dengan berakhirnya waktu dzikir nyambung tadi aku terkejut oleh suara gemuruh orang yang kayak memukul mukul papan kayu di dalam rumah saya tepat di atas langit langit rumah dan di sekeliling dinding rumah dari arah kanan terus kekiri. dan ada sekitar 1/4 jam suara-suara tadi. Aku ketakutan banget waktu itu hingga aku langsung naik ke tempat tidur karena waktu itu suami masih di laut, anak dan ibuk juga udah pada tidur semua karena aku selesai dzikir jam 02.00 malam….. paginya aku mandi pakai air isian dzikir dan ngepel lantai rumah juga dengan air isian dzikir……. aku diteror lagi seisi rumah dari depan sampai belakang dipenuhi bau kentut yang amit amit baunya sampai 2 hari, juga badanku panas dan ada kayak bekas cakaran kuku di wajah, lengan dan paha juga kaki, aku konsultasi sama pak kyai dengan kejadian-kejadian tersebut ternyata kata beliau itu semua adalah ulah jin yang ada di rumahku yang merasa kepanasan karena amalan dzikir yang aku amalkan itu…… Setelah 2 minggu aku menjalani dzikir pondasi ternyata tiba tiba aku bisa menyembuhkan penyakit dengan kehendak Alloh, bermula dari mengobati aku sendiri, anakku dan ibukku yang aku pegang bagian yang sakit dengan meminta pada Alloh dan karomah pak kyai dan aku kasih minum air isian dzikir yang lebih dulu aku doain ternyata bisa langsung sembuh… Lewat telpon aku cerita sama suami tentang semua itu dan keikutanku di TQNS dan dia setuju dan mendukung….. selang beberapa minggu suamiku datang tanpa aku pinta dia mengajak sowan ke bligo pengin ketemu pak kyai. Sampai di rumah pak kyai aku dan suami dibersihkan oleh jin aisyah. Juga suamiku yang punya penyakit maag lambung yang udah tahunan juga diambil penyakitnya. Juga rumahku dibersihkan oleh kanjeng ratu yang malam itu menyuruh prajuritnya kerumahku untuk membersihkan jin ada di dalam rumah yang kata jin aisyah ada jinnya bentuk kunti dan raja jin kiriman orang yang jahat yang udah lama banget ngirimnya kerumahku. Anehnya pada jam waktu prajurit membersihkan rumahku tadi, anakku yang di rumah bersama ibukku mendengar suara melesat cepat dan keras kayak terbang ke atas keluar dari dalam rumah arah pojok depan sebelah kiri.
Sejak itulah kini rumahku terasa teduh, nyaman dihuni dan terasa terang dan gak ada lagi perasaan takut kalau sendirian di rumah. Dulu suamiku lihat tv tengah malam sendirian di ruang keluarga di depan kamar tidur kami aja gak berani katanya takut dan merasa merinding, sekarang dia merasakan gak takut lagi di rumah sendirian atau waktu tengah malam lihat tv sendiri. Dampak yang bagus juga terlihat dari penghasilan suami yang jauh lebih kecil bila dibanding waktu jadi nakhoda dulu ternyata malah bisa cukup dan barokah….. dan yang terpenting suami sekarang lebih sayang dan lebih mesra sama aku….. bahkan dia bilang kadang meneteskan air mata karena senang, kasihan dan terharu waktu melihat aku dzikir sampai berjam-jam begitu….. terima kasih suamiku yang telah mendukung aku di TQNS ini dengan sepenuh hati dan dengan semua pengertiannya, spesial saya ucapkan makasih buat temanku Den Mas Arjuno yang dari awal aku masuk TQNS mengarahkan dengan sabarnya! Semoga pengalamanku ini bisa jadi support bagi teman-teman yang masih ragu ragu masuk TQNS tercinta ini…….
Tidak ada komentar:
Posting Komentar