Minggu, 22 November 2015

Perempuan yang Tebar Pesona atau Pria yang PHP (Pemberi Harapan Palsu )

Perempuan yang Tebar Pesona atau Pria yang PHP (Pemberi Harapan Palsu )

Siapa yang salah? Perempua yang tebar pesona atau pria yang Pemberi Harapan Palsu? Masih inget kalau PHP itu “Ga Akan Ada” kalau kitanya nggak ngarep, cuek dan gak suka? Kenapa islam sangat mengatur hubungan antara lawan jenis? Salah satunya supaya kita bisa menjaga diri, tidak mudah dimodusin.

Wanita itu gampang disentuh hatinya, lengah sedikit laskar PHP bisa menyerang dengan modus dan berbagai macam kode. Hati-hati kalau sudah bertemu dengan lelaki ramah, banyak janjinya, ngubungin kita kalau ada maunya aja, bisa jadi itu modus. 

Jika tidak ada batasan dengan lawan jenis, jauh dari kepribadian islami, sudah pasti yang mendekat lelaki modus yang penuh dengan kode. Awalnya sms nanyain hal-hal yang kelihatannya penting, lama-lama ngobrolin hal-hal yang tidak penting.

Ini contoh modus :
“Ukhti, aku mencintaimu karena Allah.” Ceritanya mau ngajakin ta’aruf, tapi gak ngelamar juga.
“Boleh minta nomor handphone nya? Biar bisa kirimis sms tausiyah atau bangunin saat malem.”
“Muslimah berhijab itu anggun yaa.. kaya kamu.”
“Papa nya ada? Ternyata Cuma nanyain doang bukan mau ngelamar. Yaahh.. lagi lagi modus.
“Bulannya terang dan cantik yah. Terang dan cantiknya dari kamu.” Kalau ini udah modus gombal lagi.

Muslimah, seperti apa, seperti itulah lelaki yang nantinya akan datang pada kalian. Jika kalian pandai menjaga diri, dengan sendirinya kalian menolak lelaki modus  bahkan sebelum ia datang kepada kalian. Lelaki modus tidak akan berani dekat-dekat. Hijab menjadi pagar, ketaatannya adalah duri, sekali mendekat akan ‘ketusuk’. Hati harus kuat, tak mudah dirayu. Perkataan harus tegas, membuat yang menggoda jadi malu.

Coba renungkan, kira-kira kalau kalian seperti yang sekarang ini, seperti apakah jodoh kalian? Benarkah yang pribadinya seperti Rasulullah?

Maunya dapatkan pria shalih, tapi tak pernah mau perbaiki diri. Jelas yang mendekati lelaki yang ngajak pacaran, yang modus.

Jika diri masih harus dibenahi, kepribadian masih jauh dari tuntunan islami. Kalian bisa memilih calon pasangan impian kalian, setelah kalian memantaskan dan meningkatkan kualitas diri.

Cinta bisa datang kapan saja, tapi rasanya bisa kalian kendalikan. Netralkan saja, hilangkan harapan jika belum waktunya. Cinta yang bertanggung jawab membutuhkan persiapan dan kesiapan.

Keseriusan bukan tentang ‘kapan’ tapi ‘apa sudah SIAP?’. Seharusnya cinta berpadu dalam dakwah, karena Allah, untuk Allah, dan demi Allah. Lelaki yang tidak serius mempunyai 1001 alasan untuk mendapatkan wanita.

Tapi dia juga punya satu juta alasan lain untuk kemudian pergi meninggalkannya. Semoga tak ada lagi lelaki modus, lelaki PHP, dan hati muslimah yang mudah goyah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

"SURODIRO JOYONINGRAT, LEBUR DENING PANGASTUTI"

Kata-kata "SURO DIRO JOYONINGRAT LEBUR DENING PANGASTUTI" itu bersal dari tembang kinanthi ronggo warsito: Jagra angkara winangun ...