Minggu, 22 November 2015

SIFAT BURUK LELAKI

SIFAT BURUK LELAKI

Misalnya kamu lagi seleksi pria yang akan jadi pasangan hidup kamu, lagi jatuh cinta heboh banget sampai ngerasa cuma kalian berdua penghuni bumi dan sisanya ngekos. Aku ingatkan, banyak pria yang nggak pantas untuk kita, sang wanita, karena wanita ingin dimengerti lewat tutur lembut dan laku agung (pinjam lirik lagu dari Ada Band).

Biasanya kalau udah jatuh cinta tingkat akut pasti nggak peduli kekurangan pasangan, dimaki-maki sama pasangan juga kayaknya nggak masalah deh, seakan mati rasa. Kalau kata adik kelasku waktu SMA dulu, “jatuh cinta itu manis banget, makan tai aja rasanya kayak makan coklat”, aku nggak ngerti kenapa dia bisa bilang begitu, apa jangan-jangan dia udah nyobain makanya tau rasanya kayak coklat? Ah nggak peduli deh, lanjut ke topik utama.
Pokoknya maksud utamaku ini mau mengajak kalian para wanita untuk sadar dan teliti memilih pasangan hidup alias suami. Pacaran sih mungkin gampang, kalau nggak cocok ya putus, tapi kalau udah nikah? Masa mau cerai?

Hal buruk pria yang harus dipertimbangkan adalah yang…

1. Merahasiakan masa lalu
Ada yang pernah bilang ke aku seperti ini, “masa lalu nggak penting, yang penting itu seseorang yang sekarang. semua orang pasti punya masa lalu yang buruk, jadi nggak usah ungkit masa lalu seseorang”.

Iya benar, tapi kalau menurutku sih namanya pasangan harus saling terbuka apalagi soal masa lalu, ini bukan ungkit loh, tapi saling terbuka, catat itu. Nggak ada salahnya toh membuka masa lalu ke pasangan? Itu khan tahap mengenal masing-masing, apa salahnya?

Bayangkan, contoh aja kalau si pria ini ternyata dulunya suka dugem, pemakai narkoba, mabuk-mabukan, udah sering tiduri wanita, korupsi, dll. Tapi pacarnya nggak tau apapun karena semua dirahasiakan. Tiba-tiba ada yang sebut semua kejelekan si pria di masa lalu (contoh udah tiduri 1001 wanita) dan bukti-buktinya, gimana rasa sakitnya hati ini sementara kita nggak tau apapun? Ehh ini kok jadi curhat sih.

2. Egois stadium tinggi
Cari pasangan hidup itu ya harus saling toleransi. Kalau pria yang terlalu mementingkan diri sendiri sih buang jauh-jauh aja.

3. Sering mengarang cerita yang bagus tentang dirinya (membanggakan diri)
Cerita dengan menjelekkan orang lain dengan tujuan menutup kejelekan diri sendiri. “Teman-temanku tuh yang begitu, aku sih enggak mungkin, aku orangnya khan baik-baik, mana mungkin aku bisa begitu”. Kira-kira seperti itu lah.

4. Sering berkata kasar atau kotor kalau emosi
Emosi memang wajar, tapi separah-parahnya emosi dengan orang yang kita sayang rasanya nggak mungkin sampai keluarkan kata-kata yang nggak pantas.

5. Nggak bisa diajak ngobrol apa aja
Cari pasangan itu yang bisa diajak ngobrol apa aja. Kalau baru pacaran aja malas ngomong, gimana kalau udah nikah nanti?

6. Obrolan atau tindakan selalu mesum
Obrolan atau tindakannya selalu mesum. Ah yang begini tinggalin aja, kalau memang niatnya menjalin hubungan ya bukan dengan cara bermesum-mesum ria juga khan? Memang nggak ada obrolan lain selain yang mesum-mesum?

7. Sering bohong
Pria yang sering bohong itu nggak usah diharapkan. Karena orang bohong itu pasti menciptakan kebohongan lain untuk mendukung kebohongannya itu.

8. Memanfaatkan wanita
Siapa sih yang mau dimanfaatkan? Memanfaatkan yang aku maksud ini banyak, memanfaatkan kebaikan, sebagai pemicu semangat, atau mensiasati kecerdasan bahkan kebutuhan seksualisasi. Ah jadi vickynisasi deh.

9. Membatasi kita dengan teman-teman kita
Paling menyebalkan kalau ada yang sejak pacaran, waktu dengan teman-teman lebih berkurang, katanya sih dengan alasan “khan lagi menjalani hubungan, yang paling penting kan berdua”. Pertemanan juga penting loh, jangan sampai sejak pacaran malah pertemanan jadi renggang.

10. Memfitnah teman-teman kita supaya hubungan pertemanan hancur
Ada aja pria yang suka membuat kebohongan yang nggak wajar supaya pertemanan hancur. Contoh percakapan,

pria : teman-teman kamu nggak suka sama aku, katanya kita nggak cocok, kamu jauhin aja semua teman kamu, mereka nggak suka liat kita bahagia

wanita : siapa yang bilang? coba sebut orangnya.

pria : udah kamu nggak perlu tau. jauhin aja semua teman kamu, aku nggak suka mereka ikut campur.

Aku juga nggak jelas kenapa bisa ada pria seperti ini.

11. Selalu berusaha mengubah atau mengatur kita
Siapa sih yang nggak risih diatur-atur? Wajar kalau mengubah kejelekan, tapi kalau sampai mengubah suatu yang kita suka rasanya itu menyebalkan. Yakinkah kamu tahan sama orang yang tukang ngatur seumur hidup?

12. Pengangguran, malas kerja atau nggak ada tekad untuk cari nafkah
Kalau kata orang tua, “ih cowok kok malas cari duit, nanti udah nikah mau kasih makan apa buat keluarga?”. Kadang orang tua bukan matre, ada benarnya juga sih kata-kata orang tua, mereka mau yang terbaik untuk anaknya. Apa-apa sekarang perlu uang, mana ada sih yang gratis?

13. Terlalu sering janji palsu
Contoh janji puluhan kali mau menjalin hubungan berdua apapun halangannya, tapi karena ada suatu halangan akhirnya malah lebih memilih orang lain. Kalau ada yang pernah ngerasain seperti ini, cocok banget dengerin Maroon 5 – Payphone.

Orang yang suka membuat janji palsu itu menyebalkan. Kenapa? Dia bisa seenaknya janjikan sesuatu, tapi giliran dia ingkar, kita harus terima aja. Kalau kita yang ingkar janji, biasanya orang itu marah luar biasa.

14. Nggak mau berusaha untuk mengerti
Wanita ingin dimengerti, semua orang ingin dimengerti. Yang paling menyebalkan itu orang yang nggak mau mengerti kita sedikitpun. Contoh menyebalkan : kalau lagi mau buang air besar aja harus sambil telponan.

15. Posesif tingkat parah
Pergi sama orang tua aja nggak boleh. Pergi sama teman nggak boleh. Acara kampus aja si pria harus ikut. Harus kasih kabar 24 jam kemanapun dimanapun sama siapapun. Aku salut kalau ada yang tahan dengan orang posesif.

16. Nggak bisa memutuskan sesuatu
Contoh,

Wanita : Kamu kenapa selingkuh? Jadi mau kamu maunya gimana sih sebenarnya?

Pria : Nggak tau

Astaga. Aku juga nggak tau orang seperti ini harusnya diapain.

17. Dikit-dikit putus
Ada masalah dikit, putus. Ada masalah kecil, break dulu sementara. Ada masalah dikit yang bikin tersinggung, “jangan saling hubungi dulu”. Kalau ada masalah khan baiknya diselesaikan, bukan dengan cara seperti itu.

18. Nggak dekat dengan orang tua
Biasanya, pria yang dekat dengan orang tua jelas keluarga harmonis. Mana enak jalin hubungan dengan pria yang nggak dekat sama orang tuanya? Kalau dalam pertemanan aja ada 2 orang yang nggak cocok pasti suasana nggak enak khan?

Yang penting, selama masih pacaran harus seleksi baik-baik, jangan sampai menyesal karna pilih orang yang salah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

"SURODIRO JOYONINGRAT, LEBUR DENING PANGASTUTI"

Kata-kata "SURO DIRO JOYONINGRAT LEBUR DENING PANGASTUTI" itu bersal dari tembang kinanthi ronggo warsito: Jagra angkara winangun ...