Tiga Pemahaman Mengenal Allah
Ilmu Ma'rifattullah dipahami dan diamalkan dalam 3 pemahaman , yaitu :
1). PEMAHAMAN DASAR ,
sifat Ilmu-nya Wajib fardu A'in bagi setiap umat islam yang sudah dewasa dan berakal sehat.
2). PEMAHAMAN YANG MENDALAM,
yaitu : Pemahaman yang sifat-nya mendalam dan hanya di sampaikan kepada yang berhak saja serta tidak di sampaikan secara terbuka kepada khalayak umum.
(hukumnya fardhu kifayah)
Untuk bisa memahami-nya maka harus mendapatkan hidayah Anugerah Al Hikmah.
Allah SWT berfirman :
"Allah menganugerahkan al-Hikmah (kefahaman yang dalam tentang al-Qur'an dan as-Sunnah) kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan barangsiapa yang dianugerahi al-Hikmah, dia benar-benar telah dianugerahi karunia yang banyak. Dan hanya orang-orang yang berakallah yang dapat mengambil pelajaran (dari firman Allah)".
(Al-Baqarah: 269).
3). PEMAHAMAN YANG RAHASIA DAN DIRAHASIAKAN,
yaitu : Pemahaman yang sifat-nya Rahasia dan tidak selayak-nya disampaikan kepada siapapun kecuali hanya untuk diri sendiri karena ilmu-nya antara diri dan Allah SWT semata.
hanya dengan Rahmat Allah SWT seseorang ditarik masuk kedalam RAHASIA-NYA yang di tandai dengan ada-nya HIDAYAH mendapat Nikmat luar biasa dari ujung rambut sampai ujung kaki atau mengalami RAHASIA Perjalanan Spiritual Surat AL'FATIHAH dan menerima Anugerah Nikmat
sebagaimana surat Alfatiha ayat 7 :
"Jalan orang-orang yang telah Engkau Anugerahkan Nikmat kepada mereka, bukan jalan mereka yang dimurkai dan bukan pula jalan mereka yang sesat"
Dari Abu Hurairah:
"Aku telah hafal dari Rasulullah dua macam ilmu:
-Pertama ialah Ilmu yang aku di anjurkan untuk menyebarluaskan(Mengajarkan) kepada Sekalian Manusia.
-Dan Yang Kedua ialah Ilmu yang aku tidak di perintahkan untuk Menyebarluaskan (mengajarkan)kepada Manusia.
Maka apabila Ilmu ini aku sebarluaskan Niscaya engkau sekalian akan memotong leherku."
(HR.Thabrani)
KE-RAHASIAAN ini juga dibenarkan oleh Allah SWT sebagaimana yang dijelaskan dalam Alquran:
"Kemudian Kitab itu ( Alquran ) kami wariskan kepada orang-orang yang kami pilih diantara hamba-hamba kami, lalu diantara mereka ada yang menganiaya diri mereka sendiri dan diantara mereka ada yang pertengahan dan diantara mereka ada ( pula ) yang lebih dahulu berbuat kebaikan dengan ijin Allah , yang demikian itu adalah karunia yang sangat besar"
(Qs-Al'fatir:32)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar