Senin, 28 Desember 2015

"MASUK SURGA ITU NGGAK PENTING..!"

"MASUK SURGA ITU NGGAK PENTING..!"

INGAT : Tulisan ini khusus untuk para GENTHO (begundal), mereka yang sedang berproses mencari kebenaran Tuhan.

Yang mengaku Alim atau ahli ibadah atau Ustad minggir dulu, nanti dulu, jangan Komentar ya :)
Jangan berharap ada dalil-dalil dari Syekh Zulkifli Jabal Syueb Sanusi (embuh sopo kui? - Gak tau siapa Itu ?). Monggo...

MH Ainun Najib alias Cak Nun

BEBERAPA tahun belakangan marak 'SEDEKAH AJAIB' yang sering digiatkan oleh itu, Si Ustad 'nganu'. Cak Nun hanya mengingatkan, "SEDEKAH itu dalam rangka BERSYUKUR, berbagi rejeki & kebahagiaan, BUKAN dalam rangka MENCARI REJEKI. Ingat itu!
Kalau Anda mengharapkan kembalian berlipat-lipat dari sedekah, itu bukan sedekah, tapi dagang! Paham?"

Beliau tidak mengecam juga, lha wong taraf imannya masih segitu kok.
Kalau menyedekahkan uang, sepeda motor, mobil, rumah, helikopter atau apa pun, ya wis, kasihkan saja, titik! Setelah itu Jangan Berharap Apa-apa. Walau kita yakin akan dibalas dengan berlipat ganda, tapi ketidaktepatan dalam niat menjadikan sedekah bukan lagi sedekah, melainkan sekedar jual beli. Sedekahnya sudah bagus, tapi janji Tuhan jangan pernah dijanjikan oleh manusia, nggak boleh!

Banyak orang beribadah yang masih salah niat gara-gara manut omongan si motivator sedekah. Naik haji/umroh biar dagangannya lebih laris. Sholat Duha biar diterima jadi PNS, biar duit banyak, biar jadi milyarder biar dihormati orang. Ibadah itu dalam rangka bersyukur, titik! Menangislah pada Tuhan tapi bukan berarti jadi cengeng. Nabi dalam sholatnya menangis, tapi sebenarnya itu adalah menangisi. Beda antara menangis dan menangisi. Kalau menangis itu kecenderungan untuk dirinya sendiri, tapi kalau menangisi itu untuk selain dirinya : orangtua, anak, istri, kakek, nenek, saudara, sahabat dan seterusnya.

Ada seorang pedagang miskin yang dagangannya nggak laku, dia sabar dan ikhlas : "kalau memang saya pantasnya miskin, dagangan saya nggak laku, saya ikhlas, manut ae, yang penting Tuhan ridho sama saya." Malah keikhlasan seperti ini yang langsung dijawab oleh Tuhan dengan rejeki berlimpah yang tak disangka-sangka datangnya.

Tapi kalau kita yang ditimpa sial, dagangan nggak laku, biasanya langsung mewek : "Ya Tuhan kenapa saya kok mlarat, miskin, dagangan gak laku, gak bisa beli montor, gak bisa beli mobil, aku salah apa sih..!???" Waaahh..., malaikat langsung gregeten, nampar mukamu : "Oalaaaaah.., cengeng byanget kamu ya...!!!"

Iman seseorang memang tidak bisa distandarisasi. Tiap orang mempunyai kapasitas iman yang berbeda.

Makanya kalau jadi imam harus paham makmumnya. Makmumnya koboi tapi bacaan imamnya panjang-panjang disamakan dengan anak pesantren. Akhire makmumnya di belakang nggerundel, gak ihklas.

Cak Nun mengingatkan, usahakan berbuat baik jangan sampai orang tahu. Kalau bisa jangan sampai orang tahu kalau kita sholat. Lebih ekstrim lagi, jangan sampai Tuhan tahu kalau kita sholat (walau itu nggak mungkin). Pokoknya lakukan saja apa yang diperintahkan dan jauhi yang dilarang-Nya, titik! Itu adalah sebuah bentuk keikhlasan, tanpa pamrih yang luar biasa. Sudah suwung, sudah nggak perduli dengan iming-iming imbalan pahala, yang penting Tuhan ridho, nggak marah pd kita.

Motong rambut atau kuku nggak harus nunggu hari Jum'at. Lha wong paling pingin ML aja kok ya harus nunggu malam Jum'at, Ni gimana sih? Itulah kita, tarafnya masih kemaruk (serakah) pahala. Nggak ada pahala, nggak ibadah. Ini jangan diartikan meremehkan Sunnah Rosul. Pikir sendiri!

"Surga itu nggak penting..!" kata Cak Nun suatu kali. Tuhan memberi bias yang bernama surga dan neraka. Tapi kebanyakan manusia hanya kepincut pada surga. Akhirnya mereka beribadah tidak fokus kepada Tuhan. Kebanyakan kita beribadah karena ingin surga dan takut pada neraka. Kelak kalau kita berada di surga, bakalan dicueki oleh Tuhan. Karena dulu sewaktu di dunia cuma mencari surga, nggak pernah mencari Tuhan. Kalau kita mencari surga belum tentu mendapatkan Tuhan. Tapi kalau kita mencari Tuhan otomatis mendapatkan surga. Kalau nggak dikasih surga, terus kita kost dimana???

"Cukup sudah, jangan nambah file di kepalamu tentang surga dan neraka. Fokuskan dirimu hanya pada Tuhan. Karena sebenarnya orang yang berada di surga adalah orang yang mencari Tuhan. Dzat yang sangat layak dicintai di atas segala makhluk dan alam semesta..." kata Cak Nun.



Selasa, 22 Desember 2015

Hati Yang Bening

Hati Yang Bening

Suatu ibadah yang sangat bernilai di sisi Allah, tapi sedikit wujudnya di tengah-tengah manusia… Dialah “hati yang bening”.

Sebagian dari mereka ada yang mengatakan, “Setiap kali aku melewati rumah seorang muslim yang megah, saya mendoakannya agar diberkahi”.

Sebagian lagi berkata, “Setiapkali kulihat kenikmatan pada seorang Muslim (mobil, proyek, pabrik, istri shalihah, keturunan yang baik), saya mendoakan: ‘Ya Allah, jadikanlah kenikmatan itu penolong baginya untuk taat kepada-Mu dan berikanlah keberkahan kepadanya’”.

Ada juga dari mereka yang mengatakan, “Setiap kali kulihat seorang Muslim berjalan bersama istrinya, saya berdo’a kepada Allah, semoga Dia menyatukan hati keduanya di atas ketaatan kepada Allah”.

Ada lagi yang mengatakan, “Setiapkali aku berpapasan dengan pelaku maksiat, kudoakan dia agar mendapat hidayah”.

Yang lain lagi mengatakan, “Saya selalu berdo’a semoga Allah memberikan hidayah kepada hati manusia seluruhnya, sehingga leher mereka terbebas (dari neraka), begitu pula wajah mereka diharamkan dari api neraka”.

Yang lainnya lagi mengatakan: “Setiapkali hendak tidur, aku berdoa: ‘Ya Rabb-ku, siapapun dari kaum Muslimin yang berbuat zalim kepadaku, sungguh aku telah memaafkannya. Oleh karena itu, maafkanlah dia, karena diriku terlalu hina untuk menjadi sebab disiksanya seorang muslim di neraka’”.

Itulah hati-hati yang bening. Alangkah perlunya kita kepada hati-hati yang seperti itu.

Ya Allah, jangan halangi kami untuk memiliki hati seperti ini, karena hati yang jernih adalah penyebab kami masuk surga.

Suatu malam, Al Hasan Al Bashri berdo’a, “Ya Allah, maafkanlah siapa saja yang menzalimiku”… dan ia terus memperbanyak do’a itu!

Maka ada seseorang yang bertanya kepadanya, “Wahai Abu Sai’d (Al Hasan Al Bashri), sungguh malam ini aku mendengar engkau berdoa untuk kebaikan orang yang menzalimimu, sehingga aku berangan-angan, andai saja aku termasuk orang yang menzalimimu, maka apakah yang membuatmu melakukannya?”.

Beliau menjawab: “Firman Allah:

ﻓَﻤَﻦْ ﻋَﻔَﺎ ﻭَﺃَﺻْﻠَﺢَ ﻓَﺄَﺟْﺮُﻩُ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟﻠَّﻪ

“Barangsiapa memaafkan dan berbuat baik, maka pahalanya kembali kepada Allah’”. (QS. Asy-Syuuro: 40)

(lihat kisah ini pada kitab Syarah Shohih Bukhori, karya Ibnu Baththol, 6/575-576).

Sungguh, itulah hati yang dijadikan shalih dan dibina oleh para pendidik dan para guru dengan berlandaskan Al-Qur’an dan as-Sunnah. Maka, selamat atas surga yang didapatkan oleh mereka.

Janganlah engkau bersedih meratapi kebaikanmu. Sebab jika di dunia ini tidak ada yang menghargainya, yakinlah bahwa di langit ada yang memberkahinya.

Hidup kita ini bagai bunga mawar. Padanya terdapat keindahan yang membuat kita bahagia, namun padanya juga terdapat duri yang menyakiti kita.

Apapun yang ditakdirkan menjadi milikmu akan mendatangimu walaupun engkau lemah!

Sebaliknya apapun yang tidak ditakdirkan menjadi milikmu, engkau tidak akan dapat meraihnya, bagaimanapun kekuatanmu!

Segala puji bagi Allah atas segala nikmat, karunia, dan kebaikan-Nya.

Semoga Allah menjadikan hari-harimu bahagia dengan segala kebaikan dan keberkahan.

Sayyidul istighfar

Allahuma anta robbii laa ilaaha illaa anta, kholaqtanii wa anaa 'abduka wa anaa 'alaa 'ahdika wa wa'dika mastatho'tu. A'udzu bika min syarri maa shona'tu, abuu-u laka bini'matika 'alayya. Wa abbu-u bi dzanbii, faghfirlii fainnahu laa yaghfirudz dzunuuba illa anta.

Ya Allah Engkau adalah Tuhanku, tidak ada sesembahan yang haq kecuali Engkau, Engkau menciptakanku, sedang aku adalah hamba-Mu dan aku diatas ikatan janji-Mu dan akan menjalankannya dengan semampuku. Aku berlindung kepadamu dari segala kejahatan yang telah aku perbuat, aku mengakui-Mu atas nikmat-Mu terhadap diriku dan aku mengakui dosaku pada-Mu. Maka ampunilah aku, sesungguhnya tiada yang mengampuni segala dosa kecuali Engkau.

Minggu, 20 Desember 2015

Rahasia ikhlas.

Rahasia ikhlas.
“Amal perbuatan itu sebagai kerangka yang tegak, sedang ruh-nya adalah terdapatnya rahasia ikhlas (sirr al-ikhlas) dalam perbuatan itu.”(Alhikam, Ibnu Athoilah)

Ustadz Salim Bahreisy ra. dalam terjemahnya memberikan syarah sbb:
Keikhlasan seseorang dalam amal perbuatannya menurut tingkat kedudukannya (maqam). Seorang abrar, keikhlasannya telah bersih dari riya’, baik riya’ yang jelas maupuan yang samar. Tujuan amal perbuatan mereka selalu hanya pahala yang dijanjikan oleh Allah kepada hamba-Nya yang ikhlas. Hal ini merujuk pada ayat “Iyyaka na’budu.hanya kepada-Mu kami mengabdi/beribadah.” (QS. Al-Fatihah[1]:5), dan tiada kami mempersekutukan Engkau dalam pengabdianku ini kepada sesuatu yang lain.

Adapun keikhlasan hamba-hamba Allah pada maqam Muqarrabin adalah menerapkan pengertian Laa haula wa laa quwwata illa billaahi (tiada daya dan kekuatan kecuali dari Allah) tiada daya untuk mengelakkan, dan tiada kekuatan untuk berbuat apa pun kecuali dengan pertolongan langsung dari Allah, tiada kekuatan sendiri, semua kekuatan yang kita miliki hanya dari Allah. Kalangan Muqarrabin ini meyakini bahwa semua amal mereka semata-mata hanya anugrah dari Allah, sebab Allah-lah yang memberi hidayah dan taufiq(pertolongan untuk takwa). Hal ini merujuk pada ayat, “Iyyaka nasta’in.. Hanya kepada-Mu kami minta pertolongan..” (QS. Al-Fatihah[1]:5). Hanya kepada-Mu kami mengharap bantuan pertolongan, sebab kami sendiri tidak berdaya.
Amal kalangan abrar disebut amal lillahi, beramal karena Allah. Amal lillahi menghasilkan memperhatikan hukum syariat lahir. Sedangkan amal  kalangan Muqarrabin disebut Amal billahi, beramal dengan bantuan karunia anugrah Allah. Amal billahi menembus ke dalam syariat bathin hingga ke rasa qalbu (dzauq).
Seorang guru berkata, “Perbaikilah amal perbuatan kita dengan keikhlasan, dan perbaikilah keikhlasan kita dengan merasa amal itu tidak berasal dari kekuatan kita sendiri, karena semua itu terjadi semata-mata karena bantuan pertolongan dan rahmat Allah SWT.

Syaikh Fadhalla Hairi, mensyarah sbb:
Amal perbuatan adalah perwujudan dari niat dan keinginan kita. Pengalaman-pengalaman lahiriah adalah cerminan dari realitas dan kondisi bathin kita. Usaha-usaha kita akan gagal apabila tidak sesuai dengan tujuan, sehingga kita menjadi bingung. Puncak keikhlasan adalah kesadaran bahwa kita tidak mempunyai kekuatan dan kehendak-bebas (free will). Bergantung sepenuhnya hanya kepada Allah, memahami amr(perintah)-Nya, dan hanya mengharapkan hasil terbaik yang tercelupi Nur-Nya.

Sahabat,
Kadar keikhlasan kita juga ditentukan oleh tingkat kesucian qalbu serta totalitas diri kita. Dan kesucian qalbu dan diri kita adalah terbebasnya kita dari penyakit-penyakit bathin seperti kesombongan, iri dengki, riya’, terlena terhadap kenikmatan dunia sehingga lalai dzikrullah, dsb.

Nah, marilah kita senantiasa meningkatkan terapi kita untuk mensucikan diri kita agar kualitas keikhlasan kita meningkat, dan semoga dengan pertolongan dan rahmat Allah bisa mencapai keikhlasan yang cerminannya berwujud Amal Lillahi hingga akhirnya Amal Billahi, insya Allah.

Kamis, 17 Desember 2015

Telat MENIKAH

Telat MENIKAH >> Kisah Menyentuh Hati 

Yang belum menikah wajib tau ...!!!

Aku sudah lulus dari kuliah dan sudah mendapatkan pekerjaan yang bagus. Lamaran kepada diriku untuk menikah juga mulai berdatangan, akan tetapi aku tidak mendapatkan seorangpun yang bisa membuatku tertarik.

Kemudian kesibukan kerja dan karir memalingkan aku dari segala hal yang lain. Hingga aku sampai berumur 34 tahun.

Ketika itulah aku baru menyadari bagaimana susahnya terlambat menikah. Pada suatu hari datang seorang pemuda meminangku. Usianya lebih tua dariku 2 tahun. Dia berasal dari keluarga yang kurang mampu. Tapi aku ikhlas menerima dirinya apa adanya.

Kami mulai menghitung rencana pernikahan. Dia meminta kepadaku photo copy KTP untuk pengurusan surat-surat pernikahan. Aku segera menyerahkan itu kepadanya.

Setelah berlalu dua hari ibunya menghubungiku melalui telepon. Beliau memintaku untuk bertemu secepat mungkin.

Aku segera menemuinya. Tiba-tiba ia mengeluarkan photo copyan KTPku. Dia bertanya kepadaku apakah tanggal lahirku yang ada di KTP itu benar?

Aku menjawab: Benar.
Lalu ia berkata: Jadi umurmu sudah mendekati usia 40 tahun?!
Aku menjawab: Usiaku sekarang tepatnya 34 tahun.
Ibunya berkata lagi: Iya, sama saja.
Usiamu sudah lewat 30 tahun.
Itu artinya kesempatanmu untuk memiliki anak sudah semakin tipis.
Sementara aku ingin sekali menimang cucu.

Dia tidak mau diam sampai ia mengakhiri proses pinangan antara diriku dengan anaknya.

Masa-masa sulit itu berlalu sampai 6 bulan. Akhirnya aku memutuskan untuk pergi melaksanakan ibadah umrah bersama ayahku, supaya aku bisa menyiram kesedihan dan kekecewaanku di Baitullah.

Akupun pergi ke Mekah. Aku duduk menangis, berlutut di depan Ka’bah. Aku memohon kepada Allah supaya diberi jalan terbaik.

Setelah selesai shalat, aku melihat seorang perempuan membaca al Qur’an dengan suara yang sangat merdu.
Aku mendengarnya lagi mengulang-ulang ayat:

(وكان فضل الله عليك عظيما)
“Dan karunia Allah yang dilimpahkan kepadamu itu sangat besar”. (An Nisa': 113)

Air mataku menetes dengan derasnya mendengar lantunan ayat itu.

Tiba-tiba perempuan itu merangkulku ke pangkuannya.
Dan ia mulai mengulang-ulang firman Allah:

(ولسوف يعطيك ربك فترضي)
“Dan sungguh, kelak Tuhanmu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu, sehingga engkau menjadi puas”. (Adh Dhuha: 5)

Demi Allah, seolah-olah aku baru kali itu mendengar ayat itu seumur hidupku. Pengaruhnya luar biasa, jiwaku menjadi tenang.

Setelah seluruh ritual umrah selesai, aku kembali ke Cairo. Di pesawat aku duduk di sebelah kiri ayahku, sementara disebelah kanan beliau duduk seorang pemuda.

Sesampainya pesawat di bandara, akupun turun. Di ruang tunggu aku bertemu suami salah seorang temanku. Kami bertanya kepadanya, dalam rangka apa ia datang ke bandara?

Dia menjawab bahwa ia lagi menunggu kedatangan temannya yang kembali dengan pesawat yang sama dengan yang aku tumpangi. Hanya beberapa saat, tiba-tiba temannya itu datang. Ternyata ia adalah pemuda yang duduk di kursi sebelah kanan ayahku tadi.

Selanjutnya aku berlalu dengan ayahku…..

Baru saja aku sampai di rumah dan ganti pakaian, lagi asik-asik istirahat, temanku yang suaminya tadi aku temui di bandara menelphonku. Langsung saja ia mengatakan bahwa teman suaminya yang tadi satu pesawat denganku sangat tertarik kepada diriku. Dia ingin bertemu denganku di rumah temanku tersebut malam itu juga. Alasannya, kebaikan itu perlu disegerakan.

Jantungku berdenyut sangat kencang akibat kejutan yang tidak pernah aku bayangkan ini.

Lalu aku meminta pertimbangan ayahku terhadap tawaran suami temanku itu. Beliau menyemangatiku untuk mendatanginya. Boleh jadi dengan cara itu Allah memberiku jalan keluar.

Akhirnya…..aku pun datang berkunjung ke rumah temanku itu. Hanya beberapa hari setelah itu pemuda tadi sudah datang melamarku secara resmi.

Dan hanya satu bulan setengah setelah pertemuan itu kami betul-betul sudah menjadi pasangan suami-istri.
Jantungku betul-betul mendenyutkan harapan kebahagiaan.

Kehidupanku berkeluarga dimulai dengan keoptimisan dan kebahagiaan. Aku mendapatkan seorang suami yang betul-betul sesuai dengan harapanku. Dia seorang yang sangat baik, penuh cinta, lembut, dermawan, punya akhlak yang subhanallah, ditambah lagi keluarganya yang sangat baik dan terhormat.

Namun sudah beberapa bulan berlalu belum juga ada tanda-tanda kehamilan pada diriku. Perasaanku mulai diliputi kecemasan. Apalagi usiaku waktu itu sudah memasuki 36 tahun.

Aku minta kepada suamiku untuk membawaku memeriksakan diri kepada dokter ahli kandungan. Aku khawatir kalau-kalau aku tidak bisa hamil.

Kami pergi untuk periksa ke seorang dokter yang sudah terkenal dan berpengalaman. Dia minta kepadaku untuk cek darah.

Ketika kami menerima hasil cek darah, ia berkata bahwa tidak ada perlunya aku melanjutkan pemeriksaan berikutnya, karena hasilnya sudah jelas. Langsung saja ia mengucapkan “Selamat, anda hamil!”

Hari-hari kehamilanku pun berlalu dengan selamat, sekalipun aku mengalami kesusahan yang lebih dari orang biasanya. Barangkali karena aku hamil di usia yang sudah agak berumur.

Sepanjang kehamilanku, aku tidak punya keinginan mengetahui jenis kelamin anak yang aku kandung. Karena apapun yang dikaruniakan Allah kepadaku semua adalah nikmat dan karunia-Nya.

Setiap kali aku mengadukan bahwa rasanya kandunganku ini terlalu besar, dokter itu menjawab:
Itu karena kamu hamil di usia sudah sampai 36 tahun.

Selanjutnya datanglah hari-hari yang ditunggu, hari saatnya melahirkan. Proses persalinan secara caesar berjalan dengan lancar. Setelah aku sadar, dokter masuk ke kamarku dengan senyuman mengambang di wajahnya sambil bertanya tentang jenis kelamin anak yang aku harapkan. Aku menjawab bahwa aku hanya mendambakan karunia Allah. Tidak penting bagiku jenis kelaminnya. Laki-laki atau perempuan akan aku sambut dengan beribu syukur.

Aku dikagetkan dengan pernyataannya:

“Jadi bagaimana pendapatmu kalau kamu memperoleh Hasan, Husen dan Fatimah sekaligus?

Aku tidak paham apa gerangan yang ia bicarakan. Dengan penuh penasaran aku bertanya apa yang ia maksudkan?

Lalu ia menjawab sambil menenangkan ku supaya jangan kaget dan histeris bahwa Allah telah mengaruniaku 3 orang anak sekaligus. 2 orang laki-laki dan 1 orang perempuan.

Seolah-olah Allah berkeinginan memberiku 3 orang anak sekaligus untuk mengejar ketinggalanku dan ketuaan umurku.

Sebenarnya dokter itu tahu kalau aku mengandung anak kembar 3, tapi ia tidak ingin menyampaikan hal itu kepadaku supaya aku tidak merasa cemas menjalani masa-masa kehamilanku.

Lantas aku menangis sambil mengulang-ulang ayat Allah:

(ولسوف يعطيك ربك فترضى)
“Dan sungguh, kelak Tuhanmu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu, sehingga engkau menjadi puas”. (Adh Dhuha: 5)

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

(وَاصْبِرْ لِحُكْمِ رَبِّكَ فَإِنَّكَ بِأَعْيُنِنَا )
“Dan bersabarlah menunggu ketetapan Tuhanmu, karena sesungguhnya engkau berada dalam pengawasan Kami…” (Ath Thur: 48)

Bacalah ayat ini penuh tadabbur dan penghayatan, terus berdoalah dengan hati penuh yakin bahwa Allah tidak pernah dan tidak akan pernah menelantarkanmu. Bila artikel ini ada manfaatnya silahkan di-share. [Dikutip dari: Cirebon Tanpa Pacaran]

=========================
Vote and Share ya guys ;) ;)

Rabu, 16 Desember 2015

Izinkan Hati Ini Menyentuhmu Diujung Rindu

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Izinkan Hati Ini Menyentuhmu Diujung Rindu

Saat ku goreskan pena di atas
kertas putih ini.
Bukan karena ada gelisah merasuki fikir ,
Juga bukan karna kegundahan melanda hati , akan tetapi ada sebait kata yang ingin kurangkai menjadi sebuah cerita ..
Izinkan aku menyentuhmu di ujung rindu,
Bermahar seperangkat do’a dan sekuntum lafadz cinta*…

*Bismillahi ..
Bersama ungkapan yang tak sempat
disampaikan madinah kepada mekah,
seperti kumandang takbir yang khusyu membentur Aqsha ..
Kusentuh aura pesona dengan jemari qalbu tanpa menggores luka apalagi mencekik sukma,
Kau gemulai senja,mengantar sang pujangga dalam ibadah cinta ..

Duhai Rindu ..
Mungkin aku periang surya,
Penghapus air mata suka cita kemboja sekaligus penawar getir kesedihan purnama,
Tuk menulis sebaris namamu dalam cinta,dan ku haturkan ayat-ayat pelipur lara,dalam indahnya namamu ,

Ingin rasanya ku gemakan kidung keshalehahan Aisyah untuk agama dan pengabdian cinta,
ketika ku sudah meminta mu kepada walimu,
Dan saat restu mereka serta izin mu kudapati .

Maka lafadz sakinah pun akan terucap dalam bait-bait ijab qobul di kalam ini ,
InsyaAllah ..

Semoga kita berjodoh aya
Bismillah dari awal hingga tiada akhir

Selasa, 15 Desember 2015

Tetaplah Maju dan Jangan Mundur Kembali]

[Tetaplah Maju dan Jangan Mundur Kembali]

Kekiniaan itu bukan melulu harus mengikuti apa yang dilakukan kebanyakan orang..

Kalau banyak orang melakukan lantas kita tidak lalu disebut ANEH..

Kalau banyak orang melakukan lantas kita tidak lalu disebut SESAT..

Jika sudah bersusah payah menemukan dan belajar menapaki jalan yang BENAR..

Tetaplah berusaha dan paksakan diri untuk terus melangkah MAJU..

Meski hanya dengan berjalan tertatih ataupun merangkak..

Jangan coba berfikir untuk MUNDUR lagi..

Terkadang kita butuh menulikan telinga dari keadaan dan suara sekitar..

Semoga,,meskipun dengan berjalan tertatih dan merangkak Allah Ta'aalaa mudahkan sampai tujuan kita.. Bi-idznillaah

Karena bukan dirimu saja yang seperti itu,,disekelilingmu banyak pula orang yang sedang berusaha berjalan bersusah payah seperti mu..

Wallahul Musta'an

PENANTIAN CINTA HALALKU.

PENANTIAN CINTA HALALKU.
*
Assallamuallaikum wr wb.
Bismillahirrohmanirrohim.

Ya Allah....
Yang Maha pengasih dan Penyayang...
Aku percaya dengan Kasih-Mu..
Aku yakin dengan segala Keputusan-Mu..
Engkau Ciptakan setiap makhluk-Mu berpasang-pasangan, begitu juga dengan aku.

Ya Allah....
Yang Maha Pemurah..
Aku yakin dengan Kemurahan-Mu..
Engkau tak akan membiarkan aku sendiri 'tuk meniti kehidupan hingga akhir hayat..

Ya Rabb....
Lisan lelah 'tuk berkata tidak kepada mereka yang ingin menawarkan cinta semu...
Namun hati tak mau berkata iya untuk menerima tawarannya...
Karena imanku masih ingin menunggu cinta yang halal...

Aku Mohon Ya Rabb....
Pertemukan hamba hanya kepada Pilihan-Mu...
Karena hamba takut ucapan "tidak" akan menyakiti hati yang tertolak...
Gerakkan hati untuk dia yang Engkau pilih...
Dan biarkan dia yang akan menghampiriku...
Hanya dia yang Engkau kirimkan untukku...

Ya Allah Yang Maha Mengetahui...
Seiring berjalannya waktu dalam penantian cinta halalku...
Pantaskan aku untuk menyambut kedatangannya...
Tebalkan imanku, kuatkan hatiku, dekatkan aku kepada-Mu...
Ketika Engkau akan mengantarkan dia kepadaku, hanya kepadaku...

Aamiin Ya Rabbal'allamiin.

Senin, 14 Desember 2015

Inshaa Allah

Mmandang jauh tnp batas...
Mlepas rasa tnp kehendak..
Jauh dilubuk snubari stiap insan mmiliki getaran rasa yg sulit untk dipungkiri.
Yaitu hak untk berkata Benar Jujur & Ikhlas..
bhsa inilah yg snggup melewati dinding setebal lapisan bumi & setinggi lapisan langit..
kalau sja aku bisa berteriak mngkin aku akn berteriak hingga Bintang diatas sana mndengar..

Ahh.... Sudahlah....

Aku sadar setiap manusia memiliki Takdir & catatan Hidup sendiri"
Untk apa aku bersedih....!?
Sementara Alloh sangat menyayangiku & slalu memelukku...
"LAHAULA WALA QUWATA ILLA BILLAH"
Maka sudh seharusnya hanya kpda Alloh sajalah aku harus menyandarkan segala sesuatunya
Dan sekali-kali tidak dngan yg Lain...

INSYA ALLOH

Sabtu, 05 Desember 2015

Berusaha melatihnya

Aku berusaha melatih hatiku untuk selalu berprasangka baik.
Karna aku menyadari bahwa dengan hati yang baik akhlakku akan terdidik menjadi lebih baik.

Aku berusaha melatih fikiranku untuk selalu berfikir positif.
Karna aku menyadari bahwa fikiran positif mampu mengantarkanku pada hasil yang positif.

Aku berusaha melatih telingaku untuk lebih banyak mendengarkan dan menyaring berita yang kudengar yang menurutku brmanfaat untuk diamalkan.
Karna aku menyadari bahwa pendengaranku seringkali merusak hati dan fikiran.

Aku berusaha melatih mulut dan lisanku untuk senantiasa diam atau berucap yang bermanfaat saja.
Karna aku menyadari bahwa banyak hati yang telah kulukai dan banyak telinga yang telah kusakiti dengan ucapan tidak berguna.

Aku berusaha melatih mataku untuk melihat dan menilai orang lain hanya sebatas kebaikan dn keikhlasannya.
Karna aku  menyadari bahwa banyak mata didunia ini yang juga mampu menilai kejelekan dn kekuranganku.

Aku berusaha melatih tanganku untuk menuliskan yang terbaik. Walau ucapanku belum terkontrol dengan baik.
Karna dengannya aku bsa melukai & merusak hati orang-orang yang membaca tulisanku.

Aku berusaha melatih kesabaranku dalam menaati aturanNya. Karna aku sadar bahwa hanya dg kesabaran aku bisa meraih pahala dn ampunanNya.

Aku berusaha melatih jiwa dan ragaku untuk selalu patuh akan perintah dn laranganNya. Karna aku sadar bahwa aku diciptakan utk mengibadahiNya.

Aku berusaha melatih diri utk melumpuhkan egoku. Karna aku sadar keeogoisan membuat org2 membenciku.

Dan aku berusaha dg tertatih utk mendapatkan ilmu agama, yg dgnya aku bisa mengenal dn meraih cinta_Nya.
Yg dg ilmu itu aku belajar menjaga diri dn kehormatanku.

Dan aku berusaha menjaga anugrah yg Ia beri berupa penglihat, pendengaran dn juga hati. Karna aku menyadari bahwa semua yg aku miliki hanya titipan yg akan dimintai pertanggung jawabannya diakhirat nanti.

T U L A N G   R U S U K K U

Jika memang dirimulah T U L A N G   R U S U K K U

Allah itu dekat | bagi yang mau
usaha nggak sabar, siap-siap buyar | menikah nggak sabar, bakal lekas bubar | beragama nggak sabar, urusan nggak kelar

lelaki yang mundur dari pacaran karena tahu diri belum mampu | laksana anak panah yang mundur ditarik dari busurnya untuk maju

lelaki yang jaga diri dari interaksi dengan wanita karena belum siap | laksana ksatria tak masuki perang yang ia belum sanggup

lelaki yang habiskan masa muda mengilmui agama | ibarat diasah di kawah candradimuka | ia sebaik-baik suami dan pimpinan keluarga

lelaki jangan engkau terburu-buru, dunia takkan habis wanita | kelak engkau sudah berilmu, yang salihah kan bertabur didepan mata

wanita jangan engkau terburu-buru, nafsu merusak akal dan jiwa | bila masih tersisa kehormatanmu, lelaki salih mengantri memuliakannya

~ Ustadz Felix Siauw ~

Jumat, 04 Desember 2015

R E N U N G A N

R E N U N G A N

Jika kekayaan bisa membuat orang bahagia, tentunya Adolf Merckle, orang terkaya dari jerman, tidak akan menabrakkan badannya ke kereta api.

Jika ketenaran bisa membuat orang bahagia, tentunya Michael Jackson, penyanyi terkenal di USA, tidak akan meminum obat tidur hingga overdosis.

Jika kekuasaan bisa membuat orang bahagia, tentunya G. Vargas, presiden Brazil, tidak akan menembak jantungnya.

Jika kecantikan bisa membuat orang bahagia, tentunya Marilyn Monroe, artis cantik dari usa, tidak akan meminum alkohol dan obat depresi hingga overdosis.

Jika kesehatan bisa membuat orang bahagia, tentunya Thierry Costa, dokter terkenal dari Perancis, tidak akan bunuh diri, akibat sebuah acara di televisi.

Ternyata, bahagia atau tidaknya hidup seseorang itu, bukan ditentukan oleh seberapa kayanya, tenarnya, cantiknya, kuasanya, sehatnya atau sesukses apapun hidupnya.

Tapi yang bisa membuat seseorang itu bahagia adalah dirinya sendiri... mampukah ia mau mensyukuri semua yang sudah dimilikinya dalam segala hal.

"Kalau kebahagiaan bisa dibeli, pasti orang-orang kaya akan membeli kebahagiaan itu. dan kita akan sulit mendapatkan kebahagiaan karena sudah diborong oleh mereka."

"Kalau kebahagiaan itu ada di suatu tempat, pasti belahan lain di bumi ini akan kosong karena semua orang akan ke sana berkumpul di mana kebahagiaan itu berada ."

Untungnya kebahagiaan itu berada di dalam hati setiap manusia.
Jadi kita tidak perlu membeli atau pergi mencari kebahagiaan itu.
Yang kita perlukan adalah HATI yang BERSIH dan IKHLAS serta PIKIRAN yang JERNIH, maka kita bisa menciptakan rasa BAHAGIA itu kapan pun, di manapun dan dengan kondisi apapun."KEBAHAGiAAN itu milik "Orang-orang yang dapat BERSYUKUR".

"JIKA KITA TIDAK MEMILIKI APA YANG KITA SUKAI, MAKA SUKAILAH APA YG KITA MILIKI SAAT INI"

KALIMAT-KALIMAT DASYAT!!! DAN FAEDAHNYA

KALIMAT-KALIMAT DASYAT!!! DAN FAEDAHNYA......
Majmu’ Syarif Kamil

TAAWUDZ
A ‘uudzubillaahi minasysyaithaanir rajiim

Rasulullah saw. memerintahkan membaca taawudz, antara lain ketika:
1.Memulai membaca Alquran
2.Memulai berdoa dan berdzikir.
3.Mengucapkan ketika sedang dalam kemarahan, kekhawatiran, ketakutan, keraguan dll.
Rasulullah saw. menerangkan beberapa fadilah membaca taawuz, antara lain:
1.Melindungi diri dari segala kejahatan.
2.Menghilangkan nafsu amarah.
3.Menimbulkan ketenangan hati.

BASMALLAH
Bismillaahir rahmaanir rahiim

Basmalah diucapkan setiap kali akan memulai perbuatan baik. Rasulullah saw. menerangkan fadilah basmalah yaitu:
1.Salah satu nama dari nama-nama Allah swt.
2.Allah swt. memberikan kalimat basmalah hanya kepada Nabi   Sulaiman a.s dan Rasulullah saw.
3.Menghindarkan diri dari gangguan setan.
4.Mendapatkan keberkahan dalam setiap urusan.

HASBALLAH
Hasbunallaah wa ni’mal wakiil. Ni’mal maula wa ni’man nashiir

Rasulullah saw. mengungkapkan bahwa orang yang membaca kalimat hasbalah akan mendapatkan kekuatan dalam menghadapi masalah.

ISTIRJA’
Innaa lillaahi wa innaa ilayhi raaji’uun

Kalimat istirja’ diucapkan saat mendapatkan cobaan dan musibah, baik besar maupun kecil, seperti ketakutan, kelaparan, kematian dan lain-lain. Kalimat ini bertujuan mengingatkan orang yang tertimpa musibah supaya menjadi orang yang sabar.
Rasulullah saw. menjelaskan bahwa orang yang mengucapkan istirja’ dan bersabar saat ditimpa musibah akan mendapatkan, antara lain;
1.Berkah, rahmat dan petunjuk Allah swt.
2.Pahala dalam musibah.
3.Pengganti yang lebih baik.
4.Rumah di surga.

ISTIGHFAR
Astaghfirullaahal ‘azhiim

Istighfar diucapkan dengan penuh keikhlasan untuk memohon ampunan dan bertobat kepada Allah SWT. Rasulullah saw. Menganjurkan untuk membaca istighfar setiap saat agar selalu dekat dengan Allah SWT, walaupun mengucapkan istighfar hanya satu kali, tetapi dengan hati yang ikhlas, Insya Allah diterima Allah swtâ?¦ Rasulullah saw. menjelaskan fadillah istighfar, di antaranya :
1.Mendapatkan pangampunan Allah swt.
2.Menenangkan diri ketika marah.
3.Menadapatkan jalan keluar dari kesusahan dan kesempitan.
4.Mendapatkan rezeki yang tidak terduga.
5.Buku catatan amal di hari kiamat kelak akan memberikan kesenangan.

SHALAWAT
Allahumma shalli ‘alaa sayyidinaa Muhammad wa ‘alaa alii sayyidinaa Muhammad.

Shalawat adalah permohonan kepada Allah swt. Agar memberikan berkah dan rahmat kepada nabi Muhammad saw. Beserta keluarga dan para sahabatnya. Apabila diucapkan sebelum atau sesudah berdoa, menjadikan doa segera naik ke langit. Rasulullah saw. Menerangkan beberapa fadilah bagi pembaca shalawat, antara lain:
1.Setiap bershalawat satu kali, Allah swt bershalawat sepuluh kali untuknya.
2.Allah swt. meninggikan derajat 10 kali,memberikan 10 kebajikan, menghapuskan 10 kejahatan, dan membebaskan dari kemunafikan.
3.Mendapatkan tempat yang paling utama bersama Rasulullahsaw. Di hari kiamat, mendapatkan tempat di surga bersama syuhada, dan jauh dari api neraka.
4.Jika membaca masing-masing 10 kali pada pagi dan sore hari, mendapatkan syafaat Rasulullah saw di hari kiamat. Jika membaca 3 kali pada siang dan malam hari, mendapatkan pengampunan dosa selam sehari semalam.
5.Mendapatkan keberkahan dalam setiap urusan penting, terpelihara dari kesusahan dan menjadi orang yang dermawan.
6.Sebagai pengganti zakat dan sedekah (pembersihan diri dari dosa) bagi orang-orang yang tidak memiliki kewajiban berzakat dan tidak memiliki kelebihan harta.

AL BAAQIYAATUSH SHAALIHAT
Al baaqiyaatush shaalihat terdiri atas kalimat
Tasbih : Subhaanallah
Tahmid : Alhamdulillah
Takbir : Allahu akbar
Hauqqalah : Laa hawla walaa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil ‘azhiim
Kalimat-kalimat tersebut merupakan bagian dari perbendaharaan surga. Pembaca mendapatkan fadilah kandungan kalimat al-Baqiyatush shalihat walaupun hanya membaca sekali, lebih utama apabila dibaca sesering mungkin. Rasulullah saw. Menjelaskan fadilah bagi pembaca al-Baqiyatush shalihat, diantaranya :
1.Allah swt.
2.Dicintai Rasulullah saw.
3.Dilindungi malaikat.
4.Dimintakan ampunan oleh malaikat kepada Allah swt.
5.diberikan pahala satu pohon di surga.

Rasulullah saw. juga menerangkan, pembaca salah satu atau beberapa kalimat yang termasuk dalam kalimat al-Baqiyatush shalihat secara terpisah, tetap akan mendapatkan fadilah, di antaranya :
1.Pahala tasbih mengisi separuh timbangan, hamdalah memenuhi timbangan dan takbir memenuhi antara langit dan bumi.
2.Membaca tasbih, tahmid atau takbir adalah sedekah.
3.Jika membaca tasbih, takbir atau tahlil maka Allah swt. menghapuskan 25 kejahatan.
4.Jika membaca hamdalah, maka Allah swt.menghapuskan 30 kejahatan.
5.Pembaca Subhaanallaahi wa bihamdihii sebanyak 100 kali dalam satu hari diampuni dosanya dan dituliskan 1000 kebajikanbaginya.
6.Jika membaca Subhaanallaahi wa bihamdihii,subhaanallaahil ‘azhiim maka memberatkan timbangan amal dan disayangi Allah yang Maha Penyayang.
7.Membaca hauqqalah, sama dengan mendapatkan obat untuk 99 macam penyakit, atau paling sedikit mendapatkan ketenangan hati.
8.Bagi pembaca, Laa ilaaha illallaah wahdahuu laa syarikalah, lahulmulku walahul hamdu wa huwa ‘alaa kulli syay inqadiir sebanyak 10 kali, maka Allah swt membukakan pintu langit untuknya, memperkenankan permintaannya dan menghapuskan keburukannya.
9.Jika membaca, Laa ilaaha illallaah wahdahu laa syarikalah, lahulmulku walahul hamdu yuhyii wayumiitu wahuwal hayyuladzii laayamuutu biyadihilkhairu wahuwa ‘alaa kulli syay inqadiir. Niscaya Allah sat. memasukkannya ke dalam surga Na’im.

REFLECT | ACT UPON | SHARE WITH OTHERS

Sumber : fb Tutik

Andai AL-QUR'AN boleh bicara,ia akan berkata

Andai AL-QUR'AN boleh bicara,ia akan berkata

Waktu kau masih kecil kau bagai teman sejatiku,dengan wudhu kau sentuh aku dalam keadaan suci,kau pegang aku,kau baca dengan lirih dan keras

Sekarang kau telah dewasa

Nampaknya kau sudah tidak berminat lagi padaku
Apakah aku bacaan usang,yang tinggal sejarah.sekarang kau simpan aku dengan rapi,kau biarkan aku sendiri

Aku menjadi kusam di dalam lemari berlapis debu,di makan serangga

Aku mohon peganglah aku,bacalah aku setiap hari,karena aku akan menjadi penerang di dalam kuburmu nanti

Perkoro sholat

Yang menjalankan shalat sesungguhnya raga. Raga yang shalat itu terdorong oleh adanya iman yang hidup pada diri orang yang menjalankannya. Seandainya nyawa tidak hidup, maka Lam Tamsyur (maka tidak akan menolong) semua perbuatan yang dijalankan. Secara yang tersurat, shalat itu adalah perbuatan dan kehendak orang yang menjalankan, namun sebenarnya Allah-lah yang berkehendak atas hambanya. Itulah hakikat dari Tuhan penciptanya.

Rabu, 02 Desember 2015

° SHOLAWAT YANG DITERIMA°

° SHOLAWAT YANG DITERIMA°

Di kisahkan bahwa Amir Madinah bershalawat
Kepada Nabi Shallahu ‘Alaihi Wa Sallam
sebanyak 4000 kali tiap hari tanpa
sepengetahuan siapapun, kecuali Allah.
Suatu malam ada seorang wanita miskin mau
melahirkan anak. Ia begitu miskin hingga tak
mampu membeli lampu maupun minyak bayi.
Hal ini membuat suaminya sangat sedih.

Dalam
kesedihannya itu, ia tertidur dan bermimpi
bertemu Rasulullah Shallahu ‘Alaihi Wa Sallam.
“Pergi dan temuilah Amir Madinah. Katakan
bahwa Nabi memerintahkannya untuk
menanggung biaya sebesar 100 dinar. Tanda
kebenaran berita ini adalah bacaan shalawatnya
di depan jendela kuburku sebanyak 4000 kali
tiap hari,” perintah Nabi Shallahu ‘Alaihi Wa
Sallam dalam mimpi.

Lelaki itu lalu menemui seorang Syeikh dan
menceritakan mimpinya. Mereka lalu sepakat
untuk pergi ke rumah Sang Amir Madinah.
Setelah keduanya duduk di hadapan Amir
Madinah, Sang Syeikh berkata, “Lelaki ini
bermimpi tentangmu, dengarkanlah ceritanya.”
“Ceritakanlah mimpimu,” kata Amir Madinah.

Lelaki miskin itu kemudian menceritakan
mimpinya. “Mimpi mu benar. Aku bersedia
menanggung biaya yang di tetapkan Nabi
Shallahu ‘Alaihi Wa Sallam,” kata Amir Madinah.
Ia lalu bangkit mengambil 100 dinar, “Ini biaya
yang harus ku tanggung.” Ia kemudian
memberikan 100 dinar lagi, “Ini Hadiah untuk
kabar gembira yang kau bawa, yaitu di
terimanya shalawatku oleh Nabi Shallahu ‘Alaihi
Wa Sallam.” Ia menyerahkan 100 dinar lagi.
“Ambillah ini, belanjakanlah untuk keperluan
keluargamu dan bayi yang baru lahir,” kata sang Amir.
Perhatikanlah keikhlasan Amir Madinah dalam
beribadah. Ia bershalawat kepada Nabi Shallahu
‘Alaihi Wa Sallam, Nabi Shallahu ‘Alaihi Wa
Sallam merasa senang dan memberinya kabar
gembira di dunia. Sedangkan kita, mengapa jika
kita bershalawat atau bersedekah tidak melihat
tanda-tanda pengabulan dari Allah Subhanahu
Wa Ta’ala.

MENGAPA..? Aku tidak melihat sebab
lain, kecuali tebalnya hijab, karena kita
melakukan hal – hal yang tidak pantas. Yaitu hal
– hal yang menjauhkan kita dari Allah
Subhanahu Wa Ta’ala…

wallahu'alam.,

Sumber :  ( Buku Kisah dan Hikmah Dalam Kalam
Habib Muhammad Bin Hadi Asseqaf )

DIALOG ALLAH DENGAN HAMBANYA

DIALOG ALLAH DENGAN HAMBANYA

��Allah : "Hambaku, bangunlah ! Lakukan Shalat Malam 11 Rakaat !"
Hamba : "Illahi, aku lelah, tidak sanggup rasanya."
��Allah : "Hambaku, lakukan 2 rakaat saja dan 1 rakaat witir saja!"
Hamba : "Illahi, aku lelah dan rasanya sulit bagiku untuk bangun di tengah malam."
��Allah : "Hambaku shalat witir saja.."
Hamba : "Illahi, hari ini capek sekali, apa tidak ada cara lain ?"
��Allah : "Hambaku, Wudhulah sebelum tidur lalu menatap ke langit katakan Ya Allah......"
Hamba : "Illahi, aku sudah ngantuk kalau aku bangun nanti ngantuknya hilang."
��Allah : "hambaku, tayammum saja di tempat tidur mu dan katakan Ya Allah....."
Hamba : "Illahi, udara terasa dingin sekali, aku tak sanggup mengeluarkan tanganku dari dalam selimut."
��Allah : "Hambaku, kalau begitu sebut saja dalam hati ya Allah dan akan kami hitung itu sebagai Shalat malam."
Sampai disini si hamba sudah tidak peduli karena tertidur pulas.
��Allah : "Lihatlah wahai Malaikatku, bagaimana telah aku mudahkan semua baginya, akan tetapi dia pergi dariku dan tidur tanpa meninggalkan apapun..!
Bila datang waktu Subuh bangunkan dia agar dia bermunajat padaku, Karena aku merindukan suaranya."
Malaikat : "Ya Illahi, telah kami bangunkan dia tapi dia kembali tidur."
��Allah : "Bisikkan di telinganya bahwa aku menantinya."
Malaikat : "Illahi, dia tetap tidur."
��Allah : " katakan, sudah azan sebentar lagi matahari terbit. Bangunlah sebelum habis waktu subuh."
Malaikat : "Illahi, apa Engkau tidak ingin marah padanya ?"
��Allah : "Hambaku tidak memiliki siapapun selain Aku, semoga suatu saat dia bertobat., ketika engkau Shalat aku menyimak dan memandangmu, seakan aku tidak memiliki hamba selainmu...
Namun engkau lalai seakan kau memiliki ratusan Tuhan.."
Betapa Penyayangnya Engkau Ya Roob....
Betapa Pengampunnya Engkau Ya Allah....
Betapa Agungnya Engkau Ya Ilahi....
Ampuni kami hambaMu yang lemah ini. Laa ilaha ilalloh...Muhammadarusululloh.....Bismillah
(Penjabaran dr QS. Al- Muzzamil ayat 1-7 )
#muhasabahsejenak

Senin, 30 November 2015

HATI YANG TERJAGA

HATI YANG TERJAGA

Hati adalah Fondasi untuk menjaga benteng keimanan kita agar senantiasa kokoh, berdiri tegak  menghadapai segala ujian, melawan segala macam godaan dunia dan Setan yang Dilaknat.  Oleh karena itulah mengapa Keadaan hati seorang mukmin sangat penting untuk diperhatikan, karena Kondisi hati yang berubah-ubah akan menjadikan keimanan menjadi turun naik, dalam hal ini rasulullah SAW bersabda,  

“Dinamakan hati karena ia (selalu) berbolak-balik. Perumpamaan hati itu bagaikan bulu yang ada di pucuk pohon yang diombang-ambingkan oleh angin.” (HR. Ahmad)

Keadaan Fisik atau jasmanai Kita penting untuk diperhatikan juga, namun tidak lantas kita melupakan kondisi hati, memperbaiki dan menjaganya juga, karena kondisi hati inilah yang jauh lebih penting. mengapa ? karena hati kita-lah yang senantiasa dilihat oleh Allah, 

“Ketahuilah, sesungguhnya Allah tidak memperhatikan bentuk-bentuk luar kamu. Yang Allah perhatikan adalah hati kamu.” (hadits)

Oleh karena itu, menjaga dan menata hati, hendaklah menjadi prioritas penting dalam hidup ini, karena jika  Hati itu ibarat  sebuah besi, dia akan berkarat apabila lama tak diasah atau atau dibiarkan saja. Hati ibarat tumbuhan yang senantiasa harus selalu dirawat dan disirami agar tetap tumbuh, dan jika dibiarkan ia akan layu dan mati. 

Sedangkan manusia yang diberikan Hati OlehNYA akan terus dikelilingi oleh musuh dalam melakukan perjalanan sementaranya didunia. Nafsu amarah yang selalu membawa kepada kehancuran, begitu juga dengan nafsu syahwat dan syetan selalu mengiringinya dan selalu siap sedia menggodanya disetiap kesempatan. Untuk Itulah manusia yang ingin tetap hati nya terjaga, senantiasa Berdzikir (mengingat Allah) untuk membentengi hatinya tersebut.

Mengapa berdzikir? Dzikrullah atau memperbanyak mengingat Allah, adalah ibadah agung yang bisa dilakukan dimanapun, dalam keadaan apapun. Karena, kadangkala kegelisahan masih juga dirasakan, walaupun kita setelah sholat, tadarus, atau sholat malam, walaupun juga setelah itu kita berdzikir.  

Sebetulnya dzikir, mengingat Allah itu tidak hanya terbatas dilakukan sehabis sholat sebagaimana yang biasa umumnya dilakukan. Kemudian selepas sholat kita lupa dengan Allah yang maha perkasa dalam membolak-balikkan hati. 

Lupa dengan perintahnya kemudian terjerumus kedalam lembah larangannya. ibadah wajib seperti sholat dan puasa, ada tempat dan waktu larangan-laranagn tertentu, sedangkan berdzikir tidak dibatasi oleh tempat dan waktu tertentu. 

Dzikir senantiasa mengingat Allah dalam situasi apapun. Susah dan senang selalu menyertakan Allah di dalamnya, dan tentunya berdzikir dengan menyertakan hati kita, bukan hanya di lisan.

Sesungguhnya kita termasuk yang beruntung ketika menjaga hati kita dari “kematian hati”, “Dan banyak-banyaklah mengingat Allah supaya kamu memperoleh keberuntungan.” (Al Anfaal:45). 

Dalam ayat yang lain Allah berfirman, “Dan laki-laki dan wanita yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar.” (Al Ahzab:35).

Dzikir adalah kehidupan bagi hati dan kelapangan dada. Dengan mengingatNYA, cukuplah Allah sebagai tempat kita mengadu dikala Sulit dan tempat berbagi saat kita Senang. Seberat apapun beban yang dipikul akan terasa ringan jika senantiasa mengingat Allah. 

Karena harus diyakini bahwa Allah SWT tidaklah memberikan cobaan yang berada diluar kemampuan hambanya. Dengan membiasakan hati berzikir kepada Allah akan membuat hati ini merasa aman dari segala bentuk kegelisahan dan kejahatan makhlukNya, dan tentu saja menjadikan hati kita sebagai raja yang mengendalikan akal pikiran kita, agar mampu berpikir dan bertindak dengan menyertakan hati. 

Dalam keadaan, duduk, berdiri atau berbaring sekalipun, Mengingat Allah tetap bisa dilakukan,  
“Bila seorang Mukmin “pergi” ke Pembaringan dengan MENGINGAT ALLAH, sungguh…Tempat Tidurnya menjadi “Masjid Allah“. (Hasan Bashri)

Jika kita terus mengingatNya maka hati kita akan diliputi oleh perasaan tenang karena segala yang terjadi merupakan Kehendak Allah SWT atas hambanya sedangkan kewajiban kita hanyalah menjalani segala kehendak yang Allah berikan dengan sebaik-baiknya. 

Ingatlah selalu akan firman Allah yang artinya, “(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tentram dengan mengingat Allah. Ingatlah hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenang.(Ar Ra’du:28)

Mudah-mudahan dengan catatan ini, akan selalu mengingatkan saya untuk selalu menjaga hati, dikala keimanan turun naik, disaat berupaya untuk tetap mampu istiqomah, karena banyak sekali ditemukan catatan tentang hati, tapi sebanyak apapun teori yang diperoleh, tanpa ada langkah konkret dan perbuatan nyata memperbanyak mengingat Allah, maka Ilmu tersebut hanya akan kita pikul tanpa membawa manfaat bagi diri…
 
Diantara tanda-tanda orang yang hatinya telah mati adalah tidak adanya rasa sedih disaat mereka melakukan hal-hal yang dilarang oleh agama.
 
Tetaplah selalu mengingat Allah di waktu lapang ataupun sempit... agar Allah tidak meninggalkan kita....

ALQURAN MELUNAKKAN HATI YANG KERAS

ALQURAN MELUNAKKAN HATI YANG KERAS

Kisah berikut ini adalah kisah tentang seseorang yang memiliki hati yang keras, mudah membunuh, zalim, dan sifat-sifat kejam lainnya, kisah ini adalah kisah Hajjaj bin Yusuf.

Hajjaj adalah gubernur Irak di zaman pemerintahan Khalifah Abdul Malik bin Marwan, sebelumnya ia adalah gubernur Madinah. Hajjaj dikenal sebagai pemimpin zalim dan sangat mudah menumpahkan darah rakyatnya. 

Imam adz-Dzahabi mengatakan, “Dia orang yang sangat zalim, tiran, amibisius, perfeksionis, nista, dan kejam. Di sisi lain ia adalah seorang yang pemberani, ahli strategi dan rekayasa, fasih dan pandai bernegosiasi, serta sangat menghormati Alquran.” 

Ada yang mengatakan, Hajjaj telah membunuh kurang lebih 3000 jiwa di antara nyawa yang ia hilangkan adalah seorang sahabat yang mulia Abdullah bin Zubair dan seorang tabi’in Said bin Jubair. Hajjaj wafat pada tahun 95 H.

Dengan rekam jejak yang kelam itu, sangat jarang kita mendengarkan kisah yang baik dari perjalanan kehidupan Hajjaj bin Yusuf. Namun siapa sangka, ternyata ia sangat mudah tersentuh ketika mendengar ayat-ayat Alquran.

Diriwayatkan dari Abu Sa’id, ia berkata, “Hajjaj pernah berkhutbah di hadapan kami, dia berkata, ‘Wahai anak Adam, sekarang kamu dapat makan, tapi besok kamu akan dimakan’. Kemudian dia membaca ayat, 
“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati.” (QS. Ali Imran: 185). 

Kemudian ia menangis hingga air matanya membasahi surbannya. Inilah bahasa Alquran, inilah kalamullah, yang mampu menghancurkan gunung yang kokoh, karena takut dan tunduk kepada Allah.

لَوْ أَنْزَلْنَا هَٰذَا الْقُرْآنَ عَلَىٰ جَبَلٍ لَرَأَيْتَهُ خَاشِعًا مُتَصَدِّعًا مِنْ خَشْيَةِ اللَّهِ

Seandainya Alquran ini Kami turunkan kepada gunung, pasti kamu akan melihatnya tunduk terpecah belah disebabkan takut kepada Allah. (QS. Al-Hasyr: 21)

Tafsir ayat:

Ibnu Katsir berkata, “Allah Subhanahu wa Ta’ala memberikan sebuah kabar umum yang universal dan berlaku bagi seluruh makhluk, bahwa setiap yang berjiwa pasti akan merasakan mati. Dalam firman-Nya disebutkan,

كُلُّ مَنْ عَلَيْهَا فانٍ . وَيَبْقَى وَجْهُ رَبِّكَ ذُو الْجَلالِ وَالإكْرَامِ

Semua yang ada di bumi itu akan binasa. Dan tetap kekal wajah Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan. (QS. Ar- Rahman: 26-27)

Hanya Allah Subhanahu wa Ta’ala Yang Maha Esa lagi Maha Perkasa, yang akan abadi dan kekal, dan Dia adalah Maha Akhir sebagaimana Dia yang Maha Awal.

Ayat ini mengandung peringatan bagi seluruh manusia, karena manusia pasti akan mati. Apabila batas waktunya berakhir, maka manusia akan dikembalikan kepada Rabb mereka dengan amalan mereka masing-masing. 

Kemudian Allah Subhanahu wa Ta’ala menciptakan kiamat dan akan membalas seluruh amal perbuatan semua makhluk. Oleh karena itu, setelah berfirman bahwa semua manusia akan mati, Allah lanjutklan firman-Nya

وَإِنَّمَا تُوَفَّوْنَ أُجُورَكُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ۖ فَمَنْ زُحْزِحَ عَنِ النَّارِ وَأُدْخِلَ الْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَ ۗ وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الْغُرُورِ

Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan.” (QS. Ali Imran : 185)

Pelajaran dari kisah:

Orang yang dikenal sangat zalim pun masih menangis mendengar ayat-ayat tentang kematian, bagaimana dengan kita? Apakah hati kita merasa takut dan bergetar ketika mendengar ayat-ayat tentang kematian? Atukah hati kita lebih keras dari pada gunung?

Tidak boleh men-cap seseorang yang senantiasa berbuat keburukan sebagai penghuni neraka. Sebagaimana Hajjaj kita serahkan kepada Allah keadaannya di akhirat, dikatakan Hajjaj pernah berdoa di akhir hayatnya “Ya Allah ampunilah aku, walaupun manusia menyangka Engkau tidak mengampuniku.”

Allah menjadikan Alquran itu mudah untuk ditadabburi bagi orang-orang yang ingin merenungkan kandungan maknanya.

 Seseorang hendaknya mengamalkan apa yang ia ketahui dan ia dakwahkan. Sebagaimana Hajjaj yang mengetahui bahwa Allah akan menghisab amalan manusia, hendaknya ia berbuat kebaikan sebagai realisasi dari apa yang ia ketahui dan yakini.

Hajjaj memang pemimpin yang zalim dan mudah membunuh, tapi dari sisi keyakinannya terhadap Alquran ia lebih baik daripada orang-orang liberal yang tampil bersahaja namun mengingkari ayat Alquran yang bertentangan dengan akal mereka dan menafsirkannya sesuai dengan hawa nafsu mereka.

Kamis, 26 November 2015

Sekedar Renungan

Sekedar Renungan

Yang indah hanya sementara,
Yang abadi adalah kenangan,
Yang ikhlas hanya dari hati,
Yang tulus hanya dari sanubari,

Tidak mudah mencari yang hilang,
Tidak mudah mengejar impian,
Namun yang lebih susah mempertahankan yang ada Karena walaupun tergenggam bisa terlepas juga Ingatlah pada pepatah,

"Jika kamu tidak memiliki apa yang kamu sukai, maka sukailah apa yang kamu miliki saat ini"

Belajar menerima apa adanya dan berpikir positif....Hidup bagaikan mimpi, seindah apapun, begitu bangun semuanya sirna tak berbekas Rumah mewah bagai istana, harta ,benda yang tak terhitung, kedudukan, dan jabatan yang luar biasa, namun...Ketika nafas terakhir tiba, sebatang jarum pun tak bisa dibawa pergi.Sehelai benang pun tak bisa dimiliki ,Apalagi yang mau diperebutkan
Apalagi yang mau disombongkan

Maka jalanilah hidup ini dengan keinsafan nurani
Jangan terlalu perhitungan
Jangan hanya mau menang sendiri
Jangan suka sakiti sesama apalagi terhadap mereka yang berjasa bagi kita
Belajarlah tiada hari tanpa kasih
Selalu berlapang dada dan mengalah
Hidup ceria, bebas leluasa...
Tak ada yang tak bisa diikhlaskan....
Tak ada sakit hati yang tak bisa dimaafkan
Tak ada dendam yang tak bisa terhapus..

Insya Allah..

Rabu, 25 November 2015

Renungan Tuk Muslimah

Renungan Tuk Muslimah
 
Ketika kau mau buka tirai di sanubarimu dan kau akan tahu,pelabuhan mana yang ingin kau singgahi untuk selamanya,hingga pelabuhan itu jadi rumahmu,rumah dan pelabuhan hatimu..adakalanya kita begitu yakin bahwa kehadiran seseorang akan memberi sejuta makna bagi isi jiwa.

Sehingga...Saat seseorang itu pun hilang begitu saja... bayangannya Masih ada...setangkup harapan agar dia kembali...Walaupun ada kata2 dan sikapnya yang menyakitkan hati...Akan selalu ada beribu kata maaf untuknya...

Masih ada beribu penantian walau tak pasti...Masih ada segumpal keyakinan bahwa dialah jodoh yg dicari sehingga menutup pintu hati dan sanubari untuk yang lain.Sementara dia yang jauh disana mungkin sama sekali tak pernah memikirkannya.

Haruskah mengorbankan diri demi hal yang sia-sia???

Masih ada sejuta asa,sejuta makna dan masih ada pijar bintang & mentari yang akan selalu bercahaya di lubuk jiwa dengan bermakna dan bermanfaat bagi sesama...

Biarkan cinta itu bermuara dengan sendirinya...Disaat yang tepat...Dengan seseorang yang tepat...Dan pilihan yang tepat...Hanya dari Allah SWT di saat dihalalkannya dua manusia untuk bersatu dalam ikatan pernikahan yang barokah..Aaamiin ya Rabbal'alamin..

Mengenal Seseorang

Mengenal Seseorang

Mengenali seseorang itu kadangkala membuat kita ketawa,mengenali seseorg juga kadangkala membuatkan kita mengalirkan air mata,sesungguhnya mengenali seseorang itu mampu memberi kita sejuta rasa,marah,sedih, merana,gembira,sayang & rindu, Namun,mengenali seseorang itu sebenarnya anugerah,Biarpun hadirnya hanya seketika & meninggalkan Luka,bersyukurlah dgn kehadirannya krna dengannya kita belajar arti... kasih sayang.

Mencintai Seseorang itu adalah hak kita, namun memiliki seseorang yang kita cintai tanpa ikatan resmi itu bukan hak kita.
Jangan pernah takut melepaskan sesuatu yang belum berhak kita miliki,dia pasti akan kembali,jika Allah mnjadikan ia untuk kau miliki, atau Allah akan mngganti,dengan yang jauh lebih baik dari yang sekarang kita cintai.Jangan pernah takut kehilangan sesuatu yang BUKAN menjadi hak kita. 
Jangan kau tangisi apa yang bukan milikmu

Cinta Dalam Agama

Cinta Dalam Agama

Siapakah yang sebenarnya layak untuk mendapatkan cinta suci Dalam hidup ini....? Kepada siapakah harus menambatkan tali cinta ..?...

Simaklah jawabannya dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam:

“Biasanya, seorang wanita itu dinikahi karena empat alasan: karena harta kekayaannya, kedudukannya, kecantikannya dan karena agamanya. Hendaknya engkau menikahi wanita yang taat beragama, niscaya engkau akan bahagia dan beruntung.” (Muttafaqun ‘alaih)

Dan pada hadits lain beliau bersabda:

“Bila ada seorang yang agama dan akhlaqnya telah engkau sukai, datang kepadamu melamar, maka terimalah lamarannya. Bila tidak, niscaya akan terjadi kekacauan dan kerusakan besar di muka bumi.” (Riwayat At Tirmizy dan lainnya)

Cinta yang tumbuh karena iman, amal sholeh, dan akhlaq yang mulia, akan senantiasa bersemi. Tidak akan lekang karena sinar matahari, dan tidak pula luntur karena hujan, dan tidak akan putus walaupun ajal telah menjemput.

“Orang-orang yang (semasa di dunia) saling mencintai pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang-orang yang bertaqwa.” (Qs. Az Zukhruf: 67)

Sahabat Fillah.. Cintailah kekasihmu karena iman, amal sholeh serta akhlaqnya, agar cintamu abadi. Tidakkah mendambakan cinta yang senantiasa menghiasi dirimu walaupun telah masuk ke dalam alam kubur dan kelak dibangkitkan di hari kiamat? Tidakkah mengharapkan agar kekasihmu senantiasa setia dan mencintaimu walaupun engkau telah tua renta dan bahkan telah menghuni liang lahat?

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Tiga hal, bila ketiganya ada pada diri seseorang, niscaya ia merasakan betapa manisnya iman: Bila Allah dan Rasul-Nya lebih ia cintai dibanding selain dari keduanya, ia mencintai seseorang, tidaklah ia mencintainya kecuali karena Allah, dan ia benci untuk kembali kepada kekufuran setelah Allah menyelamatkan dirinya, bagaikan kebenciannya bila hendak diceburkan ke dalam kobaran api.” (Muttafaqun ‘alaih)

Hanya cinta yang bersemi karena iman dan akhlaq yang mulialah yang suci dan sejati. Cinta ini akan abadi, tak lekang diterpa angin atau sinar matahari, dan tidak pula luntur karena guyuran air hujan.

Yahya bin Mu’az berkata: “Cinta karena Allah tidak akan bertambah hanya karena orang yang engkau cintai berbuat baik kepadamu, dan tidak akan berkurang karena ia berlaku kasar kepadamu.” 

Yang demikian itu karena cinta anda tumbuh bersemi karena adanya iman, amal sholeh dan akhlaq mulia, sehingga bila iman orang yang anda cintai tidak bertambah, maka cinta andapun tidak akan bertambah. 

Dan sebaliknya, bila iman orang yang anda cintai berkurang, maka cinta andapun turut berkurang. Anda cinta kepadanya bukan karena materi, pangkat kedudukan atau wajah yang rupawan, akan tetapi karena ia beriman dan berakhlaq mulia. Inilah cinta suci yang abadi

Sahabat Fillah..... perkenankan saya bertanya: Benarkah cinta anda suci? Benarkah cinta anda adalah cinta sejati? Buktikan sahabat Ku…

Wallahu a’alam bisshowab...

Ukhtiku Sayang

Ukhtiku Sayang

Cantiknya Imanmu mengalahkan cantik fisik, bahkan Mengalahkan cantiknya Miss Universe...
Dia Memang cantik Dimata Dunia. Namun apa engkau mau Menjamin Cantik Pula Dimata Allah..?? Tentu Tidak...

Dia dibawah mu segala-galanya, jika engkau yang mempunyai Kecantikan Iman...
Perkara yang terindah dari seorang wanita bukan pada saat ia tersenyum bahagia,
tetapi di saat butiran air mata jatuh dalam doa..

Bukan karena kata-kata yang indah tetapi saat dia diam dalam dzikrullah..
Bukan kerana kecantikannya yang mempesona tetapi ruku dan sujudnya yang tiada henti..
Maka dialah permata yang dirindu & embun yang dinanti, bahkan bidadari syurga pun cemburu padanya...

Coba Liat lagi Isteri-isteri Rasulullah SAW dan para Shohabiyah. Apa Yang Menyebabkan mereka Mempunyai Kedudukan

 Yang Mulia ??? Bukan Karena penampilan dan Kecantikan. Tapi Karena Iman yang Tersimpan Didada2 mereka.

Tidakkah Kita Ingin Berhias seperti Mereka Berhias. Mereka Berhias Dengan Iman, ilmu dan Amal Sholeh, 

Berhias Dengan akhlak yang Mulia, Berhias Dengan rasa malu Sebagai Mahkota Kita.
Jagalah sebagaimana kita Menjaga sesuatu Yang Kita sayangi. 
Simpan supaya tidak Sembarang Orang Bisa Menikmatinya.

Simpan hanya untuk Suami Kita Kelak, Niscaya akan Menjadi kado Istimewa Untuknya.
Dan dalam hati ia bergumam " Aku Telah Menikahi Bidadari,.."

Sukailah Apa Yg Kamu Miliki Saat Ini

Sukailah Apa Yg Kamu Miliki Saat Ini

`•Yaa Rabbi•´¯ Ajarilah kami bagaimana memberi sebelum meminta,berfikir sebelum bertindak,santun dalam berbicara,tenang ketika gundah,diam ketika emosi melanda,bersabar dalam setiap ujian.Jadikanlah kami orang yg selembut Abu Bakar Ash-Shiddiq,sebijaksana Umar bin Khattab,sedermawan Utsman bin Affan,sepintar Ali bin Abi Thalib,sesederhana Bilal,setegar Khalid bin Walid radliallahu'anhumღAmiin ya Rabbal'alamin.
 
 “Adapun orang yang melampaui batas, dan lebih mengutamakan kehidupan dunia, maka sesungguhnya nerakalah tempat tinggal(nya).” (an-Naazi’aat: 37-39)
 
 Disaat kamu ingin melepaskan seseorang..ingatlah pada saat kamu ingin mendapatkannya
 Disaat kamu mulai tidak mencintainya…ingatlah saat pertama kamu jatuh cinta padanya
 Disaat kamu mulai bosan dengannya…ingatlah selalu saat terindah bersamanya
 Disaat kamu ingin menduakannya…bayangkan jika dia selalu setia

 Saat kamu ingin membohonginya…ingatlah disaat dia jujur padamu
 Maka kamu akan merasakan erti dia untukmu
 Jangan sampai disaat dia sudah tidak disisimu,
 Kamu baru menyedari semua erti dirinya untukmu

 Yang indah hanya sementara
 Yang abadi adalah kenangan
 Yang ikhlas hanya dari hati
 Yang tulus hanya dari sanubari

 Tidak mudah mencari yang hilang
 Tidak mudah mengejar impian
 Namun yg lebih susah mempertahankan yg ada
 Karena walaupun tergenggam boleh terlepas juga.
 
 Ingatlah pada pepatah,
 “Jika kamu tidak memiliki apa yang kamu sukai, maka sukailah apa yang kamu miliki saat ini”
 
 Belajar menerima apa adanya dan berfikir positif….
 Hidup bagaikan mimpi, seindah apapun, begitu hebat manapun,
 Rumah mewah bagai istana, harta benda yang tak terhitung, kedudukan, dan jabatan yg luar biasa, namun…

 Ketika nafas terakhir tiba, sebatang jarum pun tak boleh dibawa pergi
 Sehelai benang pun tak boleh dimiliki
 Apalagi yang mahu direbutkan
 Apalagi yang mahu dibanggakan

 Maka jalanilah hidup ini dengan keinsafan nurani
 Jangan terlalu mementingkan diri
 Jangan hanya mahu menang sendiri
 Jangan suka sakiti sesama apalagi terhadap mereka yang berjasa bagi kita

 Belajarlah tiada hari tanpa kasih
 Selalu berlapang dada dan mengalah...Hidup ceria, bebas leluasa…

 Tak ada yang tak boleh di ikhlaskan….
 Tak ada sakit hati yang tak boleh dimaafkan .
 Tak ada dendam yang tak boleh terhapus…

Wanita

Wanita 

Muslimah sejati akan menghiasi keperibadiannya dengan budi pekerti yang luhur dan keimanan yang murni. Fitrah kasih sayang tersimpan dalam perasaannya yang halus sehingga membuahkan kelembutan dan kehalusan perasaan insaniah. 

Jika sentiasa dijaga dengan didikan syariah, mereka akan menghiasi taman syurgawi di akhirat nanti. Alangkah indahnya dunia ini jika dihiasi muslimah solehah yang berpegang teguh dengan ajaran Islam dan menghiasi bibirnya dengan perkataan yang mulia dan berzikir. Hatinya tunduk dan patuh dengan perintah Allah SWT dan menjalankan kewajipan insani sesuai dengan ketentuanNya.

Muslimah sejati bagaikan bunga yang mekar menguntum menceriakan suasana dan taman-taman. Personaliti wanita idaman bagaikan kiambang bertaut setelah biduk berlalu. Betapapun cabaran dan dugaan yang mesti ditempuh, namun kebulatan tekad menyatukan kembali hasrat kebenaran di dalam nurani. 

Ketaatannya menyejukkan kalbu, bagaikan titisan embun di pagi yang dingin sehingga menjadi suri teladan generasi yang akan datang. Perhatian Islam terhadap wanita tidak sekadar melepaskannya dari lembah bernoda menuju kedudukan yang mulia. Namun lebih daripada itu, wanita diberikan keistimewaan dalam merealisasikan fantasi dan impiannya. Anugerah keringanan dan keistimewaan itu memberikan keselesaan kepada wanita dalam menjalani tugas dan tanggungjawabnya.

WANITA YANG DIKASIHI
Wanita bagaikan permata yang lama terkubur di lembah kejahilan. Kehidupannya kembali mewangi ibarat sekuntum bunga yang mekar setelah disinari cahaya oleh insan yang berbudi luhur. Rasulullah SAW telah mengangkat darjat wanita ke tahap yang paling tinggi, sehingga pengorbanan wanita selalu dikenang oleh setiap insan, kelembutannya menyejukkan hati bila memandang. 

Tiada seorang wanita pun yang ingin diseksa dengan penuh kehinaan lantaran dosa yang dikerjakan. Namun ramai wanita yang suka mendedahkan aurat, melakukan dosa-dosa lain yang menyebabkan ia menjadi penghuni neraka. Hanya wanita yang memahami hakikat kewanitaannya akan menghargai dirinya sendiri dan membimbing dirinya ke jalan yang diredhai Allah.

WANITA SOLEHAH

Wanita solehah merupakan calon penghuni syurga, menjadi dambaan insan yang beriman bagaikan teratai mekar di tasik madu. Keindahan akhlaknya memancarkan keluhuran nurani, menyejukkan hati dan penyeri budi pekerti. Ucapannya menepis fitnah dan kemungkaran, membuahkan hikmah umpama senandung rindu syair keinsafan. 

Setiap nasihat dan wasiat yang disampaikan Rasulullah SAW menjadi pelita dalam kehidupan seorang wanita solehah. Buaian nafsu dan kenikmatan dunia bagaikan biasan cahaya yang tidak meninggalkan bekas dalam sanubarinya. Kezuhudannya tersimpan rapi dalam mahligai impian untuk dinikmati dalam taman-taman syurgawi.

Semoga menjadi pedoman wanita yang ingin menjadi remaja cemerlang, isteri solehah, dan ibu yang penyayang, InsyaAllah.

Jagalah Allah, Maka Allah Akan menjagamu…

Jagalah Allah, Maka Allah Akan menjagamu…

Jagalah perintah-perintah-Nya dan kerjakanlah, serta hindarilah larangan-larangan-Nya, maka Dia akan menjagamu dalam berbagai keadaanmu, di dunia dan akhiratmu.

Jagalah hak- hak Allah dalam sendiri dan hiruk pikuk kehidupanmu, dalam diam bahkan panikmu, dalam sadar bahkan tidurmu, dalam setiap tarikan nafasmu. Maka Allah, akan memberkahi kehidupanmu dengan limpahan kasih dan rahmatnya untukmu.

Ketika kau juga memastikan bahwa tiada aturan Allah yang serta merta kau langgar, bahkan saat tiada satupun manusia menyaksikan dirimu, maka disaat itulah terikat hubungan manis antara dirimu dengan Allah. Karena kejujuranmu itu melegakan. Karena sikap apa adanya dirimu itu mendamaikan, dan berarti pula kau telah jujur kepada dirimu serta kepadaNya.

Dan ketika didalam hati kau nyimpan rapat- rapat ketaatan mu kepada Allah serta keindahan imanmu yang hanya kau persembahkan kepadanya, maka segenap ragapun akan mengikuti dan tunduk patuh pada daulat hati, sang raja mereka.

Dan jika hati sudah kau putuskan untuk kau kendalikan atas nama Sang Maha Hidup, maka tiada lain hanya kebaikan yang akan kau lakukan dan kedamaian yang akan kau sebarkan kepada seluruh makhluk yang berada di sekelilingmu.

Namun sebaliknya, saat seribu satu kata kau ucapkan guna menutupi satu dosa yang telah kau lakukan, maka lihatlah kelanjutan hasil dari perilaku sembronomu. Tabungan dosa yang kau ciptakan semakin hari semakin menumpuk, dan ternyata satu kebohongan itu tak lagi simple untukmu. 

Dari sanalah tumpukan dosa itu berasal, dan bermuara pada musibah yang tinggal menunggu waktu untuk datang membunuhmu. Dan belum lagi lihatlah, masihkah sanggup kau mengangkat wajahmu dihadapan Allah?

Maka akhirnya, dunia serasa sempit bagimu dan memusuhimu, karena pasti tiada tempat yang cukup luas didunia ini untuk diri seorang pembohong.

Saat kau menjaga hak- hak Allah, maka lambat laun, dirimu akan merasa selalu melihat dan dilihat oleh Allah. Setelah itu tiada lain, bahwa tujuan, perhatian serta ketetapan hatimu hanya tertuju kepadanya. Bahkan seorang manusia saja akan sangat senang saat dia hidupnya berlimpah perhatian dan selalu dikenang atas atapun keadaannya.

Dan Dia adalah Allah Subhanahu wata`ala, Tuhan semesta alam yang Maha santun dan Maha menghargai setiap apa yang dilakukan oleh hambanya, sebagai upaya untuk mendekat kepadaNya. Dialah yang Maha mampu untuk memuliakan dan menghargaimu, serta memberi sebaik- baik balasan bagimu, dalam kehidupan dunia atau akheratmu kelak.

Dan pandangan Allah itu pula yang akan membaikkan hidupmu karena penuhnya rasa malu dalam hati saat akan melangkah menuju maksiat.

Jika kau memelihara hak- hak Allah maka Allahpun akan lebih memelihara kebahagiaan untuk selalu terkirim atas hidupmu. Akan DijagaNya kau saat kau sendiri, ataupun merasa sendiri, dan dimanapun kau berada. 

Allah akan menolongmu, mengawalmu, serta memperkuatkan hati, dan menunjukimu jalan yang lurus. Bukankah hal itu yang sangat kau butuhkan saat ini?. Dan setelah itu, rasakanlah betapa ketenangan yang akan memenuhi hatimu. 

Pilihan Dan Kesempatan

Pilihan Dan Kesempatan

Ketika bertemu seseorang yang membuat kita tertarik,maka itu BUKAN PILIHAN,tapi itu adalah KESEMPATAN.

Bila kita memutuskan untuk mencintai orang tersebut dengan segala kekurangannya,maka itu BUKAN KESEMPATAN,tapi itu adalah PILIHAN.

Ketika kita memilih bersama seseorang walau apapun yang terjadi,bahkan di saat kita menyadari bahwa masih banyak orang lain yang lebih menarik, lebih pandai,lebih kaya daripada pasangan kita,dan tetap memilih untuk mencintainya, maka itu BUKAN KESEMPATAN,tapi itu adalah PILIHAN.

Perasaan cinta,simpatik,dan tertarik datang sebagai KESEMPATAN dalam hidup,tetapi cinta yang dewasa,mencintai dengan komitmen di hadapan Allah dan manusia adalah PILIHAN.

Mungkin KESEMPATAN mempertemukan kita dengan pasangan jiwa,tetapi mencintai dan tetap bersama pasangan jiwa adalah PILIHAN yang harus kita pertanggung jawabkan di hadapan Allah Swt

Kita berada di dunia bukan untuk mencari seseorang yang sempurna untuk dicintai,tetapi untuk BELAJAR mencintai orang yang belum sempurna agar keberadaan kita mampu menyempurnakan ketidaksempurnaanya.

Mari kita BELAJAR mencintai dan menyayangi pasangan kita yang belum sempurna dengan cara yang sempurna,karena tulang rusuk kita adalah pasangan kita,belahan jiwa kita agar kita pun menjadi insan yg sempurna di hadapan Allah.

Takdir yang mempertemukan dgn pasangan kita dan rancangan yang indahpun telah disiapkan oleh-Nya.

Minggu, 22 November 2015

SEORANG HAMBA YANG SEDANG DI UJI

SEORANG HAMBA YANG SEDANG DI UJI

Setiap manusia yang Allah cipta sentiasa akan diberi musibah, ujian atau masalah hidup didunia yang sementara ini. Tipu jika seseorang itu berkata yang dia tidak pernah ditimpa musibah.

Setiap orang ada masalahnya tersendiri, Allah uji dengan berbagai-bagai ujian tetapi sebabnya adalah sama.

Allah menguji seseorang itu kerana Allah SWT mempunyai rahsianya tersendiri, sama ada Allah hendak tambah iman kita atau hendak uji sejauh mana keimanan kita.

Dan kerana sesuatu ujian itulah yang membuka mata hati kita, yang mendidik kita supaya jangan mudah putus asa dalam kehidupan yang bagaikan bahtera dilautan yang penuh dengan onak duri, ujian juga dapat mematangkan kita.

Kadang-kadang kita tertanya-tanya, mempersoalkan kepada Allah SWT kenapa kita diberi ujian yang berat sebegitu sekali?

Sehingga kita terlupa pada siapa yang perlu kita mengadu segala masalah kita, pada siapa kita harus minta kembali kekuatan kita.

Allah timpakan ujian supaya kita bersabar

Astagfirullah, lemahnya dan rendahnya iman kita. Kita selalu tidak redha dalam menghadapi ujian yang Allah beri terhadap kita.

Jika kita anggap diri kita ditimpa musibah yang besar kita hendaklah ingat bukan kita sahaja yang mengalaminya, mungkin ada sahabat-sahabat kita atau saudara seakidah kita yang lain menghadapi musibah yang sama bahkan lebih teruk atau lebih besar dari kita.

Bukankah Allah telah berkata dengan jelas di dalam Al-Quran yang Allah tidak akan sekali-kali menguji hambaNya diluar kemampuan hambaNya.

Allah tahu kita kuat dalam menghadapi ujianNya jadi Allah berikan ujian itu ke atas diri kita.

Di sini kita dapat lihat betapa sayang dan kasihnya Allah kepada kita sebagai hambaNya.

Allah menguji seseorang bukan kerana Allah benci kepada kita tetapi percayalah yang Allah sangat kasih kepada kita.

Cuma kita sebagai hambaNya tidak pernah hendak bersabar dalam menghadapi ujianNya.

Pasti Allah telah aturkan yang terbaik buat kita kerana setiap yang berlaku ada hikmahnya.

Alihkan pandangan mata ke arah LAUT, airnya cantik membiru dan penuh dengan ketenangan. Tetapi hanya Allah sahaja yang mengetahui rahsia di dalamnya. Begitu juga dengan kehidupan manusia, riang dan ketawa tetapi hanya Allah yang mengetahui rahsia kehidupan.

Jika rasa kecewa, alihkan pandangan ke arah SUNGAI, airnya tetap mengalir biarpun berjuta batu yang menghalangnya. Dan jika rasa sedih, alihkan pandangan ke arah LANGIT, sedarlah dan sentiasa ingatlah bahawa Allah sentiasa bersamamu.

Jadi seharusnya apa yang perlu kita lakukan?

berdoalah kepada Allah, Allah lah tempat kembali segala masalah yang sering membelenggu diri kita. Jangan malu untuk merayu-rayu, meminta-minta, memohon-mohon kepada Allah swt.

Selalu diingatkan yang Allah tidak pernah jemu mendengar rintihan hambaNya, Allah itu Maha Mendengar.

Dekatkanlah diri kita dengan pencipta kita yang menguasai seluruh alam, yang memegang hati-hati kita.

Disamping berdoa perlulah kita berusaha menyelesaikan masalah yang dihadapi.

Mungkin ada yang rasa diri mereka tidak kuat hendak hadapinya tetapi cubalah bangun!

Usah tewas dengan hasutan syaitan, cari kembali kekuatan kita kerana kekuatan itu ada dalam diri kita masing-masing.

Yakin dengan diri, kuatkan azam dan cita-cita.

Usah tonjolkan kelemahan kita pada syaitan kerana syaitan tidak pernah berhenti menghasut agar kita lemah-selemahnya.

Kita perlu tahu selepas ujian itu selesai, satu lagi ujian akan datang, maka bersedialah dalam menghadapi ujian yang seterusnya.

Untung bagi mereka yang selalu diberi ujian tanda Allah swt sayang padanya.

Semoga kita sentiasa menjadi hambaNya yang sentiasa redha atas ujian dan ketentuan Allah swt. Apa yang ditetapkan untuk kita itulah yang terbaik!

Penawar Sakit Hati Terbaik Yang Diajarkan Rasulullah

Penawar Sakit Hati Terbaik Yang Diajarkan Rasulullah

Hampir setiap orang tentu pernah mengalami sakit hati dalam hidupnya.

Baik dalam keluarga, bersahabat, mahupun bermasyarakat.

Sebagaimana sifat sedih dan gembira, rasa  ini adalah suatu kewajaran dalam hidup manusia.

Apatah lagi,  manusia adalah mahluk yang bersosial, yang dalam setiap interaksinya tidak lepas dari kekhilafan.

Sebab-sebab datangnya perasaan ini pun bermacam-macam.

Dari masalah yang simple hingga masalah besar, dapat menjadi penyebabnya.

Misalnya bermula dari perbezaan pendapat, adanya konflik atau ketidakserasian, sehingga iri hati dan dengki.

Bila perasaan ini dibiarkan terlalu lama membengkak dalam hati, maka akan tidak sihatlah hati itu. Pemiliknya pun akan stress dan tidak akan ceria. Lebih parah lagi, perkara ini dapat menjauhkan manusia dari RabbNya.

Na’udzubillaahi mindzaalik.

Bagaimana menangani rasa sakit hati, agar tidak menjemput dosa kepada kita sendiri?

Antara petua – petua yang diajarkan oleh Rasulullah untuk dijadikan penawar sakit hati adalah :

1. Muhasabah Diri

Sebelum kita menyalahkan orang lain, seharusnyalah kita melihat diri kita sendiri. 

Mungkin kita sakit hati oleh kata-kata saudara kita, padahal dia tak bermaksud menyakiti. Cuba bertanya pada diri sendiri, mengapa saudara kita  bersikap demikian.

Jangan-jangan kita sendiri yang telah membuat kesalahan kepadanya.

2. Menjauhkan Diri dari Sifat Iri Hati Dan Dengki

Iri hati dan dengki adalah beberapa ruang  yang menjadi pintu bagi syaitan untuk memasuki hati manusia.

Angan – angan yang berlebihan, dapat membuat seseorang buta dan tuli.

Bila tidak dilandaskan iman, seorang yang berangan-angan cenderung akan melakukan berbagai cara untuk mendapatkan apa yang dicitanya.

Demikian sifat iri hati dan dengki.

Sifat ini berasal dari kecintaan terhadap hal-hal yang bersifat material, kehormatan, dan pujian. Manusia tidak akan tenang bila dalam hatinya ada sifat ini.

Manusia juga tak akan pernah berasa bersyukur, kerana selalu merasa kurang.

Dia selalu memandang ke atas, dan seolah tidak rela melihat orang lain memiliki kelebihan melebihi dirinya.

Maka hapuskanlah terlebih dahulu sikap cintai dunia, sehingga dengki  menghilang

Rasulullah bersabda,

“Tidak boleh dengki kecuali kepada dua orang. Iaitu orang yang diberi harta oleh Allah, kemudian membelanjakannya di jalan yang benar. Dan orang yang diberi hikmah oleh Allah, kemudian memutuskan persoalan dengannya dan mengajarkannya.” (HR. Bukhari).

3. Menjauhkan Diri dari Sifat Amarah dan Keras Hati.

Bila marah telah timbul dalam hati manusia, kadangkala manusia bertindak tanpa pertimbangan akal. 

Jika akal sudah lemah, tinggallah hawa nafsu. Dan syaitan pun leluasa melancarkan serangannya, lalu mempermainkan diri manusia.

Ibnu Qudamah dalam Minhajul Qashidin menyebutkan bahawa Iblis pernah berkata, “Jika manusia keras hati, maka kami akan membaliknya sebagai anak kecil yang membalik bola.”

4. Memupuk Sifat Pemaaf.

“Jadilah engkau pemaaf, dan suruhlah orang mengerjakan yang ma’ruf, serta berpalinglah dari orang-orang yang bodoh.” Surah Al-A’raf : 199.

Allah sang Khaliq, Maha Pemaaf terhadap hambaNya.

Tak kira sebesar gunung atau sedalam lautan kesalahan seorang hamba, jika dia bertaubat dengan sungguh-sungguh, maka Allah akan membukakan pintu maaf selebar-lebarnya.

Kita sebagai manusia yang lemah, tidak sepatutnya berlaku sombong, dengan tidak mahu memaafkan kesalahan orang lain, sebelum dia meminta maaf. Insya Allah, dengan begitu, hati akan lebih terasa lapang.

Rasulullah bersabda,

“Bertakwalah kepada Allah di mana engkau berada, tindaklanjutilah kesalahan dengan kebaikan, nescaya kebaikan tersebut menghapus kesalahan tersebut, dan bergaulah dengan manusia lain dengan akhlak yang baik.” (HR. Hakim dan At-Tirmidzi).

5. Husnuzon (Berprasangka Baik).

Allah berfirman:

“Hai orang-orang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka. Sesungguhnya sebahagian prasangka itu adalah dosa. Dan janganlah kalian mencari-cari kesalahan orang lain, dan janganlah sebahagian kalian mengejek sebahagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya.” (QS. Al-Hujurat : 12).

Adakalanya seorang muslim berburuk sangka terhadap seorang muslim lainnya sehingga dia memperkecilkan orang lain. 

Dia mengatakan macam-macam tentang orang lain, dan mengatakan dirinya lebih baik.

Tentu, perkara ini  yang tidak benar.

 Setiap muslim harus mengawasi diri terhadap titik-titik  yang cenderung untuk  memancing tuduhan, agar orang lain tidak berburuk sangka kepadanya.

6. Ikhlaskan Diri.

Ikhlas adalah kata yang ringan untuk diucapkan, tetapi cukup berat untuk dilakukan. 

Orang yang ikhlas dapat meniatkan segala tindakannya kepada Allah.

 Dia tidak memiliki jiwa yang bersifat duniawi. Apabila Allah mengujinya dengan kenikmatan, maka dia bersyukur.

Bila Allah mengujinya dengan kesusahannya pun, dia bersabar.

Dia selalu percaya bahawa Allah akan sentiasa memberikan yang terbaik kepada hambaNya.

Orang yang ikhlas akan lebih mudah menangani hatinyanya untuk selalu menyerahkan segalanya hanya kepada Allah. Hanya kepadaNyalah dia mengantungkan harapan.

Memaafkan  adalah bentuk rasa cinta yang tertinggi dan yang terindah,

Sebagai balasannya kita akan menerima kedamaian dan kebahagiaan yang tak terhingga.

Kadangkala, sulit membiarkan cinta membimbing kita pada saat hati kita disakiti oleh orang lain.

Tetapi, biarpun luka hati itu kecil atau besar kita tidak akan boleh benar-benar bahagia sebelum memberi maaf..

Dendam Membara Karena Dipermalukan,Dihina, Dicaci Dan Difitnah

Dendam Membara Karena Dipermalukan,Dihina, Dicaci Dan Difitnah

Rambut yang tercabut daripada akar menimbulkan rasa sakit. Tangan yang tergores ataupun kaki yang terhantuk pada batu juga menyebabakan rasa sakit.

Perut yang ditendang, muka yang ditampar, terkena tusukan ataupun pukulan jaga goresan pedang pasti memunculkan rasa sakit. Rasa sakit itu tidak diajar melalui proses pendidikan dan pembelajaran.

Rasa sakit itu bersifat semula jadi dan fitrah.

Begitu juga rasa sakit yang mendera hati, batin dan perasaan.

Apabila kita dihina, pasti rasa sakit muncul dalam hati kita. Apabila kita difitnah, pasti muncul rasa perih yang menusuk jiwa.

Membalas Dendam: Pengecut atau tidak?

Ada orang yang mengatakan, orang yang tidak berani membalas sakit hati adalah pengecut.

Mereka berkata, orang yang mengatakan “mari memaafkan” adalah orang yang hipokrit.

Sakit hati perlu dibalas. Mata diganti mata dan gigi diganti gigi. Sakit hati dibalas dengan sakit hati, sekitanya boleh, sehingga ke tahap yang sekejam – kejamnya.

Ini salah

Sebenarnya dia salah apabila mengatakan orang yang tidak membalas sakit hati adalah pengecut. Menahan sakit hati supaya tidak membalas rasa sakit hati dengan cara menyakiti kembali bukan tindakan pengecut.

Lebih dari itu, bersabar dan tidak menyakiti orang yang menyakiti  ia tidak disebut sebagai tindakan pengecut.

Pengecut adalah ketika disakiti, lalu kita berasa sakit, kecewa, sedih dan berputus asa kerana tidak dapat berbuat apa – apa bagi membalasnya ataupun tidak tidak kuat menahan rasa sakit dengan kesabaran.

Inilah yang disebut sebagai pengecut. Orang yang pengecut biasanya lari daripada tanggungjawab terhadap diri sendiri.

Pertanyaan yang sering muncul sekarang adalah mengapa dendam muncul dalam diri kita?

Adakah dendam perlu dibalas?

Sekiranya dendam tidak terbalas, apa yang terjadi?

Dendam bermula daripada rasa sakit hati.

Dalam buku yang berjudul The Road to Allah :

“Dendam adalah rasa marah yang kita simpan jauh dalam hati, sehingga merosakkan hati kita sedikit demi sedikit.

Akibat menyimpan dendam, kita mengalami tekanan berpanjangan”

Ada orang menderita strok kerana disebabkan oleh mereka sakit hati, dan ada orang menderita sakit jantung juga kerana perkara yang sama.

Semua itu disebabkan hatinya dikuasai dendam, tetapi dia tidak dapat melampiaskan dendamnya itu.

Dendam dihati bukan hanya menyebabkan sakit hati, bahkan mungkin juga menjejaskan kesihatan tubuh badan.

Dalam dendam memang selalu ada kebencian, marah, kecewa, putus asa, dan hampa kerana dendam itu tidak terbalas.

Adakah waktu dapat menguraikan dendam?

Ya. Tetapi bergantung pada orang yang memiliki dendam itu sendiri.

Apabila hati tidak segera dibebaskan daripada rasa dendam, sakitnya tetap terasa walaupun waktu berubah.

Apabila orang berbuat jahat kepada kita, kita boleh mengambil jalan dengan urutan cara berikut:

Kita tidak membalas
Kita balas dengan cara setimpal
Kita bersabar dengan keburukan yang dilakukan oleh orang kepada kita
Antara akhlak Islam adalah apabila orang lain memperlakukan kita dengan buruk, kita membalasnya dengan berbuat baik, tidak dengan keburukan juga.

Namun, pada saat orang berbuat jahat kepada kita, biasanya tiada yang lain yang akan kita fikirkan kecuali bagaimana membalasnya dengan kejahatan juga.

Kadangkala kejahatan sehasta dibalas dengan keburukan beberapa hasta

Contohnya, kita difitnah mencuri wang pejabat. Lalu, tindakan kita adalah membalas keburukannya dengan cara menyebarkan keburukan diri orang itu.

Tentunya kita belum merasa puas. Kita pun berteriak memarahi orang itu, ditambah keinginan memukul, menendang, ataupun tindakan lain yang lebih ekstrem.

Jujur pada diri sendiri. Kita sering tidak sedar pembalasan kita sudah melampaui batas. Kita membalas keburukan dengan cara yang lebih buruk.

Sekali kita dimarahi, kita membalas dengan berkali – kali memarahi. Sekali kita ditampar, kita membalasnya dengan menampar berkali – kali.

Rasanya – rasanya, kita masih juga belum puas. Kita ingin menamparnya lagi, kita ingin menyakitinya dengan cara yang lebih sakit dan lebih sakit lagi.

Membalas keburukan dengan keburukan adalah kehinaan atas kehinaan. Darjat orang yang demikian adalah rendah, sama sahaja seperti membalas kedengkian dengan kedengkian.

Perkara yang melatari perkara itu adalah dendam dan bukan menegakkan keadilan.

Membalas keburukan dengan keburukan memang dapat membahagiakan hawa nafsu, Tetapi membalas keburukan dengan kebaikan adalah kemenangan manusia dihadapan manusia lain dan di hadapan Allah. 

Bersabar, bersabar dan bersabarlah..

Percayalah setiap apa yang berlaku pasti ada hikmah yang ingin Allah tunjukkan kepada kita.

Apa yang perlu buat adalah sabar dan yakin bahawa semua itu akan datang pada kita, tepat pada masanya.

“Apabila kamu membalas kejahatan, kamu perlu membalas kejahatan yang sama seperti yang ditimpakan kepada kamu dan apabila kamu bersabar, tindakan yang demikian itu adalah lebih baik untuk orang yang bersabar”  [ An-Nahl ayat 126 ]

AIR MATA LELAKI 

AIR MATA LELAKI 

Apa yang terjadi jika lelaki menangis? Apa arti dari tangisan sang lelaki? Lelaki yang dikenal dengan kegagahannya, tidak-cengeng, ternyata harus diakui, lelaki juga boleh menangis, lelaki juga bersedih, dan sungguh benar, jika air mata lelaki lebih jujur daripada wanita. 

Mengapa lebih jujur? Air mata lelaki lebih berharga daripada air mata wanita kerana apabila lelaki menangis, itu bermakna dia sangat sayangkan wanita yang telah pergi dari hidupnya dan apabila lelaki menangis, lelaki itu memang maksudkannya.

Sayangnya, air mata lelaki selalu tersembunyi, ia akan terlihat tetap tersenyum di hadapan orang. Adakah lelaki juga menangis kerana CINTA sama seperti wanita? 

Walau sekeras mana pun hati lelaki ia akan mengalirkan air mata apabila hatinya dilukai.. Namun kaum wanita janganlah mengambil kesempatan di atas pengorbanan yang dilakukan lelaki untukmu itu.. Dan jika lelaki itu tidak mampu membuat kamu bahagia, segeralah kamu melepaskan dia berlalu pergi..

Sebenarnya kepada lelaki di luar sana sepatutnya berterima kasih kepada ALLAH kerana memberi peluang mengalirkan air mata yang amat berharga kerana air mata itu boleh menjadi penawar di dalam kehidupan. 

Tetapi tahukah anda, ada beberapa sebab yang dikatakan menjadi puncak gugurnya air mata seorang lelaki. Antara sebab-sebabnya ialah :
1. Kehilangan orang yang dicintai
Orang yang dicintai tidak semestinya kekasih, tetapi ahli keluarga dan juga sahabat-sahabat yang terdekat dengan dirinya. Hati siapa yang tidak sedih bila kehilangan seseorang yang bermakna dalam hidup kita kan?

2. Membuat orang tuanya bangga
Baik lelaki mahupun wanita, pasti berkeinginan membuat orang tuanya bangga. Tapi bagi lelaki, ada perasaan emosional tersendiri yang lebih kuat apabila melihat kebahagiaan di mata orang tuanya. 

3. Melihat orang yang disayangi sengsara
Lelaki mudah menjadi lemah apabila melihat orang yang disayanginya sengsara. Mereka boleh mengalirkan air mata kalau melihat orang tuanya atau ahli keluarganya terlantar di hospital. Kegagalan menyelamatkan orang-orang tercinta dari situasi buruk, boleh membuat mereka kecewa dengan diri sendiri dan akhirnya timbul kesedihan yang mendalam.

4. Mengecewakan orang yang terdekat dengannya
Bagi sesetengah lelaki atau wanita, merasa sedih adalah perkara normal setelah mengecewakan orang yang disayangi. Biarpun lelaki yang pada luarannya nampak macho, namun mereka tetap mempunyai perasaan seperti manusia lain.

5. Kematian hewan kesayangan
Hewan peliharaan biasanya dianggap seperti teman baik atau ahli keluarganya sendiri kerana hewan itulah yang sentiasa berada dengannya walaupun hewan tersebut tidak mampu bercakap. Hubungan antara hewan kesayangan dan tuannya boleh menjadi sangat rapat, jika dia sudah merawatnya sejak kecil atau banyak menghabiskan masa bersama.

6. Ketika lamarannya diterima
Tidak ada jawapan lain yang diinginkan lelaki selain kata: “ya, aku bersedia” ketika dia melamar kekasihnya. Air mata lelaki tidak hanya keluar pada saat sedih saja, tetapi juga saat dia merasa kebahagiaan yang luar biasa. Salah satunya adalah menikahi wanita yang dicintainya!

7. Dicampak/ditinggalkan oleh kekasih yang sangat dicintainya
Ditinggalkan kekasih yang sangat dicintai kerana kehadiran orang ketiga akan membuatkan harga dirinya turun mendadak. Egonya akan tersentak dan hatinya terguris bagaikan dihiris sembilu! Pada peringkat kekecewaan dan sakit hati yang sangat dalam, lelaki biasanya tidak akan mampu untuk menahan air matanya lagi.

8. Saat menikah

Walaupun lebih ramai wanita yang menangis saat mengucap janji suci ketika saat pernikahan, lelaki juga boleh menitiskan air mata di salah satu saat paling penting dalam hidupnya ini. Ada ketegangan dan rasa emosional tersendiri ketika seseorang akan melangkah ke dunia baru dalam hidupnya.

9. Saat kelahiran anak pertama
Bukan semua lelaki sanggup menyaksikan sendiri proses kelahiran anak pertama. Bagi mereka yang tidak sanggup melihat, mereka adalah antara orang yang rugi kerana saat itulah yang sebenarnya sangat bererti buat pasangan itu dan diri lelaki itu sendiri.

10. Kehilangan barang yang dibeli dari hasil titik peluhnya sendiri.
Bukan senang untuk lelaki mengumpul duit dan beli sesuatu dengan hasil titik peluhnya sendiri. Mereka mungkin akan mengalirkan air mata tanpa orang sekeliling sadari.

Hidup Adalah Pilihan

Hidup Adalah Pilihan

Mau putih atau hitam, kiri atau kanan, baik atau buruk, kikir atau dermawan, semuanya adalah pilihan kita masing-masing. Kita yang menentukan hidup kita masing-maisng, kemana akan kita bawa. 

Adakalanya kita menyalahkan orang lain, menyalahkan orangtua, menyalahkan lingkungan tempat kita hidup, menyalahkan semua hal yang menyebabkan kita salah memilih jalan dalam kehidupan ini. Padahal, tidak ada yang lebih tahu dan peduli pada hidup kita melainkan diri kita sendiri. Orang lain hanya mampu tertawa dan berkomentar dan berkomentar, selebihnya kita yang menjalani semuanya.

Ada kalanya, kita memang harus mendengar masukan dan kritikan, namuan ada kalanya juga kita harus mampu berdiri tegak dengan mengambil keputusan diri sendiri. Dan hanya diri kita sendiri yang mengetahui segala sisi yang ada dalam diri. baikkah kita, burukkah kita, bohongkah kita, jujurkah kita, hanya diri kita sendiri yang tahu.

Hidup adalah pilihan kita sendiri. Karena kita memiliki akal dan pikiran untuk memilih, bagaimana kehidupan ini kita bawa dan dijalankan. Jadi, jangan lagi ada dusta diantara kita dengan menyalahkan orang lain. Karena semua perubahan itu ada di tangan kita. Apakah mau atau tidak? Hanya kita sendiri yang memilih.

Perzinahan  MLM (Muti level marketing) 

Perzinahan  MLM (Muti level marketing) 

Selama ini kita menengenal MLM bisnis, atau MLM Pahala dan yang lainnya. Ternyata MLM bisa juga terjadi pada perzinahan, akibat perzinahan yang dilakukan oleh dua sejoli yang tidak sah, maka perzinahan bisa merambat sampai anak cucu dan seterusnya jika tidak memperhatikan kaidah agama.

Kasusnya seperti ini:

Ketika kedua pasangan berzina kemudian menghasilkan anak wanita hasil zina, maka anak wanita tersebut bukanlah anak dari bapak biologisnya (bapak yang berzina). Walaupun kedua pasangan yang berzina tersebut akhirnya menikah.Seringnya  kedua pasangan zina terpaksa menikah atau dipaksa jika mereka tidak berniat menggugurkan kandungannya agar tidak menanggung malu.

Anak hasil zina tidak dinasabkan kepada bapaknya secara syar’i.

dari Abdullah bin Amr bin Ash, beliau mengatakan,

قَضَى النبي صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّ مَنْ كَانَ مِنْ أَمَةٍ لَمْ يَمْلِكْهَا ، أَوْ مِنْ حُرَّةٍ عَاهَرَ بِهَا فَإِنَّهُ لا يَلْحَقُ بِهِ وَلا يَرِثُ

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memberi keputusan bahwa anak dari hasil hubungan dengan budak yang tidak dia miliki, atau hasil zina dengan wanita merdeka. maka tidak dinasabkan ke bapak biologisnya dan tidak mewarisinya.” HR. Ahmad, Abu Daud.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

الْوَلَدُ لِلْفِرَاشِ ، وَلِلْعَاهِرِ الْحَجَرُ

“Anak itu dinasabkan kepada suami yang sah sedangkan laki-laki yang berzina itu tidak dapat apa-apa” HR Bukhari no 6760 dan Muslim no 1457 dari Aisyah
  
Anak zina dinasabkan kepada Ibunya.. Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,

ولد زنا لأهل أمه من كانوا حرة أو أمة

“Untuk keluarga ibunya yang masih ada, baik dia wanita merdeka maupun budak.” HR. Abu Dawud

Bapak biologis (yang berzina) tidak boleh menjadi wali bagi anak wanitanya (hasil zina)

Tidak boleh bagi bapak yang berzina menjadi wali bagi anak wanita hasil zina. Tidak boleh mengaku-ngaku bapak dan anak secara syariat. Karena ancamannya adalah pengharaman surga.

Nabishallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

من ادعى إلى غير أبيه وهو يعلم أنه غير أبيه فالجنة عليه حرام

“Siapa yang mengaku anak seseorang, sementara dia tahu bahwa itu bukan bapaknya maka surga haram untuknya.”  HR. Bukhari no. 6385

Maka wali bagi anak wanita tersebut adalah pemerintah dalam hal ini di negara kita adalah KUA.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

فَالسُّلْطَانُ وَلِىُّ مَنْ لاَ وَلِىَّ لَهُ

“Penguasa adalah wali nikah bagi perempuan yang tidak memiliki wali nikah”  HR Abu Daud no 2083

Maka jika sang bapak yang berzina nekat menjadi wali dan menikahkan anak wanita hasil zinanya, maka pernikahan tersebut tidak sah. Sang anak wanitapun tidak tahu jika pernikahannya tidak sah. dan jika mereka berhubungan badan maka statusnya adalah perzinahan, jika lahir anak lagi, terutama anak wanita, maka statusnya anak zina juga. Begitu seterusnya jika bapaknya nekat menjadi wali menikahkan anak perempuanya, mirip seperti MLM.

Maka solusinya bisa:

1.sang bapak dan ibu yang dahulunya berzina menjelaskan baik-baik kepada anak wanitanya. Memang berat tetapi itulah hasil dosa yang memang ia harus tanggung agar selamat siksa akhirat.

2.sang bapak mengatur cara agar ketika anak wanitanya menikah ia terkesan pergi ke suatu tempat karena ada urusan, sehingga bisa mewakilkan wali kepada pemerintah yaitu KUA.

Demianlah betapa bahaya dosa berzina yang kita telah sama-sama ketahui. Semoga Allah menjaga kita. Amin

Alhamdulillahilladzi bi ni’matihi tatimmush shalihaat, wa shallallahu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi wa shahbihi wa sallam

"SURODIRO JOYONINGRAT, LEBUR DENING PANGASTUTI"

Kata-kata "SURO DIRO JOYONINGRAT LEBUR DENING PANGASTUTI" itu bersal dari tembang kinanthi ronggo warsito: Jagra angkara winangun ...